Tips Memilih Mini Bar yang Tepat untuk Dapur Minimalis

13 Jul 2020 - Dyah Siwi Tridya

Tips Memilih Mini Bar yang Tepat untuk Dapur Minimalis

foto: Pexels

Konsep minimalis semakin populer baik diterapkan di rumah tapak ataupun di apartemen. 

Karena perawatannya mudah dan harga yang murah, banyak orang memilih konsep ini. 

Tapi, rumah dengan desain minimalis memaksa sebagian ruangan harus digabungkan. 

Seperti area dapur dan meja makan, karena ruangan tidak terlalu besar. 

Jika ditambahkan meja makan akan membuat ruangan tampak padat dan memakan tempat.

Sebagai solusinya, penggunaan mini bar di area dapur bisa mengatasi keterbatasan ruangan.

Selain itu, adanya mini bar juga sebagai pembatas area dapur dengan ruang keluarga tanpa terlihat sempit dan sumpek.

Tapi tak semua mini bar bisa digunakan di dapur, kamu harus perhatikan desain, ukuran dan material yang digunakan. 

Tujuannya agar dapur dapat terlihat lebih luas dan rapi di konsep minimalis sekalipun.

Jenis-Jenis Mini Bar


foto: minhacasa

Bar mini tidak hanya untuk dapur minimalis, ada beberapa jenis bar yang biasa digunakan baik di ruang publik.

Straight Bar


foto: rosemountkitchens

Straight bar adalah jenis bar yang memanjang dan dapat disesuaikan dengan luas area yang ingin dipasang. 

Bar ini memiliki banyak rak di belakang meja bar. 

Sebagai tempat penyimpanan barang-barang seperti minuman, piring, gelas dan perabotan lainnya

Baca juga:

9 Perlengkapan Dapur Modern, Alat Masak Wajib Keluarga Milenial

Corner Bar


foto: Foter

Corner Bar atau bisa disebut bar sudut, karena memang letaknya di sudut ruangan. 

Bar jenis ini merupakan hasil modifikasi yang dibuat menyudut ketimbang harus menempel memanjang di sepanjang dinding. 

Ukuran bar ini lebih kecil dibandingkan jenis bar lainnya, sehingga dari segi fungsional masih sangat kurang. 

Terkadang hanya digunakan untuk dekorasi ruangan saja.

Folding Bar


foto: minhacasa

Folding bar atau bar lipat adalah jenis bar yang paling banyak digunakan. 

Bar ini menjadi solusi tepat karena bisa diatur memanjang saat ada pesta atau berkumpul dengan teman. Dan sisi lainya bisa dilipat ketika tidak digunakan, sehingga tidak memakan tempat.

L – Shaped Bar


foto: home-designing

Bar dengan bentuk huruf L ini banyak diterapkan di rumah-rumah minimalis atau rumah sempit

Bar mini ini membagi dua area yaitu area basah yang lebih pendek untuk mencuci. 

Dan area yang panjang untuk kompor, penyimpanan dan meja makan. 

Pemilihan mini bar jenis ini sangat tepat dan ringkas memenuhi sudut ruangan. 

Jenis Material yang Tepat untuk Mini Bar

Banyak jenis material yang dibuat untuk kitchen set mini bar.

Mulai dari material kayu seperti kayu keras yang mahal (kayu jati dan kayu oak). Ada juga yang menggunakan kayu lunak seperti kayu pinus. 

Tapi selain kayu, ada banyak material lain yang bisa digunakan untuk membuat mini bar.

Kamu harus tahu kelebihan dan kekurangan dari material tersebut mulai dari daya tahan, kenyamanan, kekuatan hingga perawatannya.

Jadi, jangan sembarang memilih dan memasang mini bar tanpa tahu material apa yang dipakai ya!

Material Kayu

Penggunaan material kayu pada mini bar memang menghasilkan tampilan yang mewah, hangat dan nyaman. 

Selain itu juga memiliki daya tahan yang kuat selama bertahun-tahun.

Walaupun memiliki kelebihan, perawatan material kayu sangat merepotkan. 

Mulai dari pelapisan antiair yang harus rutin dilakukan agar kayu tidak cepat lapuk.

Untuk harga tergantung kualitas kayu digunakan, semakin bagus kayu semakin mahal harganya.

Aluminium

Sekarang ini sudah banyak mini bar yang menggunakan material aluminium. 

Alasanya selain harga yang murah, material ini memiliki perawatan yang mudah dan tangguh.

Tapi sayangnya sangat rentan terhadap angin dan air jika terlalu sering terekspos. 

Beton

Penggunaan material beton pasti tidak lepas dari konsep industrial, karena material mudah di dapat dan murah. 

Dan juga sangat kuat dan perawatannya yang mudah.

Akan tetapi bobotnya yang berat membuat tampilan mini bar tak seimbang.

Kaca

Dengan menggunakan material kaca pada mini bar, akan membuat dapur lebih bersih dan mudah dirawat.

Sayangnya penggunaan material kaca akan membuat kamu harus ekstra hati-hati. 

Karena bisa terjadi keretakan dan lecet pada kaca karena goresan dari benda tajam.

Pilih Ukuran Mini Bar yang Sesuai dengan Konsep Minimalis

Setelah mengenal berbagai jenis bar dan material yang digunakan. 

Aspek yang tidak kalah penting adalah menentukan ukuran bar mini agar tampilannya seimbang.

Sebaiknya perhatikan ukuran dan tata letak mini bar agar tidak mengganggu saat aktivitas di dapur.

Untuk tinggi mini bar dapur minimalis biasanya berukuran 40 sampai 42 inci.

Kamu bisa menghitung ukuran mini bar yang ingin dipasang, caranya bisa simak tips berikut ini: 

  1. Lakukan pengukuran pada area dapur menggunakan meteran, penggaris, ataupun selotip sebagai penanda. Hal ini dilakukan untuk tahu mini bar apa yang sesuai dan ideal. Ini juga dilakukan untuk memilih ukuran kursi yang sesuai.

  2. Pastikan area mini bar dengan ruangan lain memiliki jarak untuk aktivitas atau lalu lalang di area tersebut. Sehingga mudah bergerak ke mana saja.

  3. Pilih jenis dan material yang sesuai dengan selera.

  4. Perhatikan juga ruang mini bar memiliki ruang penyimpanan yang cukup, agar meja mini bar terlihat rapi dan bersih 

Nah, itu dia panduan untuk memilih mini bar yang tepat dan dapat menjadi solusi mengatasi ruang meja makan yang besar di area sempit.

Baca juga:

10 Inspirasi Desain Dapur Sempit, Memasak Jadi Super Praktis!

Kamu bisa juga cari referensi dekorasi, tips dan trik untuk membuat hunian lebih nyaman di Panduan 99 Indonesia.

Author:

Dyah Siwi Tridya