
Bosan dengan material pagar yang itu-itu saja? Jika iya, kamu bisa menggunakan pagar baja ringan saat membangun sebuah hunian.
Material ini memang sedang tren digunakan dalam dunia konstruksi.
Bukan hanya itu, baja ringan bahkan digunakan untuk berbagai macam keperluan, misalnya membuat pintu garasi, talang air, kanopi, hingga rangka atap rumah.
Bahan baja ringan dianggap memiliki sejumlah kelebihan dibanding material lainnya.
Kelebihan-kelebihan tersebut jugalah yang menjadi daya tarik orang-orang menggunakan material satu ini.
Jika berminat mengaplikasikan pagar baja ringan, berikut inspirasi desain beserta kelebihan dan kekurangannya yang patut diketahui.
Inspirasi Model Pagar Baja Ringan untuk Rumah
1. Pagar Minimalis
Jika kamu memiliki desain rumah minimalis, pagar berbahan baja ringan seperti gambar di atas cocok untuk diaplikasikan.
Seperti namanya, model pagar dengan material baja ringan minimalis memiliki bentuk sederhana tanpa banyak elemen atau atribut tambahan.
Warna yang digunakan pun putih karena cocok untuk segala jenis rumah, mulai dari rumah tipe 36, rumah modern, hingga hunian dengan halaman luas.
2. Pagar Motif Kayu
Foto: kanggo.id
Pagar motif kayu bisa kamu pakai untuk mengusung tampilan yang alami dan lebih menarik.
Bila dilihat dari segi lingkungan, pagar kayu cocok digunakan pada tempat beriklim hangat dan kering seperti Indonesia.
Sehingga kondisi tersebut membuat pagar lebih awet dan mudah secara perawatan.
Agar terlihat indah, gunakanlah jenis kayu cemara, cedar, jati, dan mahoni.
Tertarik membeli rumah desain alami dengan dominasi kayu? Ada Springhill Yume Lagoon yang kami rekomendasikan.
3. Pagar Geser
Pagar baja ringan geser atau sliding gate bisa dijadikan salah satu desain yang hemat tempat.
Jenis pagar ini pun mudah dibuka dan cukup enteng untuk digeser, sehingga tidak memerlukan banyak tenaga untuk membuka pagar.
Kamu bisa menggunakan material baja untuk model pagar geser dengan desain modern, seperti gambar di atas.
Warna hitam pun bisa menjadi pilihan terbaik, agar tampilannya lebih trendi dan tidak lekang oleh zaman.
4. Pagar Taso
Meski digunakan untuk struktur atap, tetapi taso cukup sering dipakai sebagai pagar untuk menjaga keamanan rumah.
Jenis baja ringan ini telah menggunakan teknologi terbaru dengan menerapkan konstruksi baja yang kuat tetapi tetap ringan.
Sebab materialnya terbuat dari bahan atap galvalume, yaitu material baja dengan pelapisan unsur karbon, aluminium, dan zinc yang tahan terhadap korosi.
5. Pagar Spandek
Pagar spandek membuat tampilan rumah semakin minimalis dan clean.
Tak hanya digunakan pada desain rumah minimalis, jenis pagar ini cocok untuk diterapkan pada berbagai desain hunian lainnya.
Akan semakin menarik bila pagar ditambahkan elemen dekorasi, seperti lampu hias, tanaman rambat, dan aksesoris pagar.
Demikian inspirasi desain pagar baja ringan yang menarik kamu ketahui.
Semoga bermanfaat!




