
Cara mengatasi plafon bocor di rumah wajib kamu ketahui, terutama saat musim hujan tiba.
Selain mengganggu kenyamanan, kebocoran pada plafon juga bisa menyebabkan kerusakan lebih lanjut.
Paling parah, plafon bisa roboh dan menyebabkan masalah luka serius pada penghuni rumah.
Melalui artikel ini, kamu bisa mengetahui solusi plafon bocor yang efektif. Berikut langkah-langkahnya.
1. Identifikasi Sumber Kebocoran

Saat melihat ada kebocoran pada plafon, kamu harus mengidentifikasi sumber kebocorannya terlebih dahulu.
Kebocorannya bisa berasal dari atap, genteng pecah, sambungan pipa, atau bahkan dari peralatan seperti AC.
Setelah menemukan sumber kebocorannya, tandai menggunakan pita titik-titik yang mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan, seperti noda air atau perubahan warna.
Baca juga: Perlu Dicatat, Ini 10 Desain Plafon Minimalis yang Tren
2. Minimalkan Kerusakan

Jika plafon bocor itu sampai menyebabkan air menetes, sebaiknya tempatkan wadah atau ember agar tetesannya tidak merusak lantai dan perabotan.
Bila perlu, pindahkan perabotan atau barang-barang yang rentan terhadap air agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut.
Lalu, matikan aliran air jika sumber kebocorannya berkaitan dengan pipa agar tak terjadi kebocoran lebih besar.
Baca juga: 9 Jenis Plafon beserta Kelebihan dan Kekurangannya
3. Perbaiki Sumber Kebocoran

Setelah memeriksa secara menyeluruh, mungkin kamu akan menemukan sumber kebocoran pada plafonnya.
Apabila ada genteng pecah, sebaiknya langsung ganti dengan genteng yang baru, dengan ukuran dan material yang sama.
Periksa juga talang dan saluran air. Jika tersumbat, bisa menyebabkan air yang menumpuk lalu luber sampai ke bagian bawah dan ke plafon.
Terkadang, kebocoran pada plafon juga bisa disebabkan oleh pipa yang bocor atau masalah pada kondensor AC.
Jadi, pastikan semua instalasi itu dalam keadaan baik.
Baca juga: 6 Rekomendasi Lampu Plafon LED agar Ruangan Lebih Cantik
4. Perbaiki Plafon yang Rusak

Apabila hujan sudah reda, saatnya membersihkan noda dan area yang lembap di plafon untuk mencegah timbulnya jamur.
Untuk plafon gypsum, kamu bisa melapisinya dengan cat waterproof atau anti lembap.
Sementara jika terlanjur berjamur, kamu dapat melapisi plafonnya terlebih dahulu dengan dempul.
Baru setelah dempul kering, setelah kurang lebih 24 jam, kamu bisa melapisinya dengan cat waterproof.
Baca juga: Mengenal Plafon Drop Ceiling: Pengertian, Karakteristik, Desain
5. Untuk Pencegahan dalam Jangka Panjang

Ada tiga cara untuk melakukan pencegahan agar tak terjadi plafon bocor lagi di kemudian hari.
- Membersihkan talang air secara berkala, seperti dua bulan sekali, agar tak tersumbat daun dan kotoran.
- Melapisi plafon dengan cat waterproof atau cat tembok anti lembap agar mengurangi penetrasi air.
- Menjelang masuknya musim hujan, lakukan pemeriksaan rutin pada atap dan plafon agar bisa mendeteksi adanya kerusakan sejak dini.
Baca juga: 5 Model Plafon Rumah Sederhana dan Murah Terbaru
6. Pertimbangkan Bantuan Ahli
Jika kerusakan pada plafon atau atap cukup parah, sebaiknya hubungi tukang profesional atau kontraktor bangunan yang berpengalaman agar perbaikan dapat dilakukan dengan tepat dan menghindari kerusakan lebih lanjut.
***
Sampai sini, kamu sudah mengetahui beberapa cara menambal plafon bocor dan mengatasi kebocoran muncul lagi dalam jangka panjang.
Pastikan untuk selalu memantau kondisi atap dan plafon secara rutin, terutama pada musim hujan, untuk menjaga kenyamanan dan keamanan hunian.