4 Desain Rumah Anti Banjir yang Bisa Jadi Inspirasi

8 Sep 2020 - Ferry Fadhlurrahman

4 Desain Rumah Anti Banjir yang Bisa Jadi Inspirasi

foto: Casa Indonesia

Sebagai negara tropis, Indonesia mempunyai curah hujan yang sangat tinggi. Ini juga membuat resiko banjir di berbagai kota semakin tinggi. 


Karena itulah pentingnya mempunyai rumah anti banjir.


Tapi tidak banyak orang yang tahu seperti apa rumah anti banjir yang ideal. 


Beberapa orang banyak yang mendesain dengan membangun pondasi lebih tinggi atau membangun tembok untuk menangkal air masuk ke dalam rumah.


Tapi tidak selamanya kita harus mengakali dengan cara-cara sederhana seperti itu. 


Ada juga rumah yang memang didesain untuk dapat beradaptasi dengan keadaan banjir. 


Jadi meskipun sedang terjadi banjir di sekitar rumah, penghuni masih tetap aman.


Nah, beberapa rumah yang akan dijelaskan di bawah ini merupakan hunian yang memang didesain secara khusus untuk dapat beradaptasi dalam keadaan banjir. 


Beberapa bahkan dibangun dengan struktur bangunan yang sederhana dan tanpa menggunakan bahan-bahan yang mahal. 


Seperti apa saja desain dan bentuk rumah-rumah tersebut? berikut penjelasannya.

House in Yamasaki


Foto: Tato Architects

Rumah anti banjir pertama bernama House in Yamasaki yang dirancang oleh Tato Architects. 


Ini merupakan salah satu desain hunian anti banjir yang bisa menjadi inspirasi untuk rumah Anda. 


Rumah seluas 119,11 meter persegi ini memiliki konstruksi beton setinggi 1,8 meter, dengan rongga-rongga pada lantai bawah. 


Bagian bawah rumah menjadi ‘ruangan’ untuk air banjir. Dengan demikian, ketika banjir melanda dapat mengurangi tekanan air yang menerpa dinding hunian.


Ini sepertinya cocok untuk di Indonesia. Mengingat kebanyakan banjir di Indonesia terjadi karena curah hujan yang tinggi. 

Blooming Bamboo House


Foto: Doan Thanh Ha

Tidak jauh dari Indonesia, H&P Partners membangun Blooming Bamboo House di Hanoi Vietnam. 


Rumah yang dibangun sepenuhnya menggunakan bambu ini sangat mirip dengan desain rumah panggung dengan tinggi yang cukup untuk menghalau air. 


Dibangun seluas 44 meter persegi di Hanoi, Vietnam, rumah bambu ini mampu bertahan dengan kondisi banjir hingga 1,5 hingga 3 meter. Hampir seluruh ruangan dilapisi oleh nilon dan polycarbonate sheet sebagai penahan air masuk ke dalam rumah.

Amphibious House


Foto: Casa Indonesia

Dirancang oleh firma arsitektur Baca Architects, proyek hunian dengan nama Amphibious House ini didesain untuk bisa mengapung di atas luapan air danau. 


Rumah minimalis modern ini dibangun di atas pondasi yang sepadan dengan permukaan Sungai Thames, Inggris. 


Meski demikian pondasinya dirancang terpisah, sehingga ketika sungai meluap, strukturnya dapat mengambang di atas permukaan air.


Untuk material bangunannya, bagian atas hunian terbuat dari kayu ringan, sedangkan bagian bawahnya menggunakan concrete hull


Hunian dengan desain inovatif ini telah terbukti bisa bertahan ketika banjir mencapai tinggi 2,5 meter.


Ini tampaknya cocok untuk mereka yang tinggal di dekat bantaran sungai atau kawasan pesisir. 


Jadi ketika permukaan air sudah mulai naik, Anda dan keluarga masih bisa tetap di dalam rumah tanpa khawatir ruma akan kemasukan air. 

Rumah Panggung


Foto: Google Images

Desain rumah terakhir adalah salah satu yang sebenarnya banyak ditemui di Indonesia. 


Beberapa rumah tradisional Indonesia sebenarnya memiliki desain yang anti banjir. 


Contohnya, rumah panggung yang biasa ditemui di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. 


Bahkan di beberapa daerah tersebut masih banyak rumah yang memang dibangun dengan panggung yang menjulang hingga 15 meter. Mengingat resiko banjir masih cukup tinggi di kawasan-kawasan tersebut. 


Hunian macam ini bebas banjir karena posisinya yang tinggi berkat pondasi berupa tiang-tiang yang terbuat dari kayu. 


Untuk pertahanan yang lebih maksimal, pakar menyarankan menggunakan beton sebagai pondasi, agar kuat diterpa arus yang deras.


Itulah empat desain rumah anti banjir yang bisa dijadikan inspirasi untuk hunian Anda. 


Beberapa tampaknya cocok untuk kawasan di dekat sungai dan ada pula yang cocok untuk mengantisipasi curah hujan deras.


Apapun pilihannya, pastikan desain ini dapat memenuhi kebutuhan Anda dan keluarga ya. Semoga informasi ini bermanfaat.

Author:

Ferry Fadhlurrahman