Konsep Split Level Hadirkan Hunian Maksimal di Lahan Minimal

22 Jul 2020 - Dyah Siwi Tridya

Konsep Split Level Hadirkan Hunian Maksimal di Lahan Minimal

foto: narukuma

Menciptakan ruang dan memanfaatkannya secara maksimal merupakan tantangan terbesar bagi rumah di perkotaan.

Terletak di lingkungan kota yang padat dan lahan terbatas memaksa orang untuk mencari solusi dari masalah ini.

Pendekatan konsep apartemen bisa menjadi 1001 cara memecahkan masalah ini.

Bangunan vertikal dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menciptakan rumah modern yang sempurna.

Salah satu cara yang tepat adalah dengan menerapkan konsep split level yang membagi ruangan menjadi tingkatan yang berbeda.

Nah, mau tau apa itu split level-home dan hal menarik lainnya?

Yuk, simak penjelasan di bawah ini.

Apa Itu Split Level?


foto: narukuma

Split level mulai populer pada tahun 1970-an dengan sebutan rumah tiga tingkat. 

Untuk pemisah ruangan, terdapat dua set tangga pendek yang memisahkan kamar tidur dengan ruang bawah. 

Jadi, sederhananya split level membuat rumah memiliki beberapa tingkatan dan memisahkan serta membagi area sesuai kebutuhan pemilik.

Jumlah level pada konsep ini bervariasi. 

Untuk split level standar memiliki 3 sampai 4 level. Sementara split level bertumpuk memiliki lima sampai tujuh tingkat.

Karakteristik Split Level


foto: pinterest

Cukup mudah untuk mengenali konsep split level pada desain arsitektur, antara lain: 

  • Atap lebih rendah

  • Orientasi horisontal, persegi panjang, atau berbentuk L

  • Fasad asimetris

  • Penggunan jendela gantung ganda dan jendela besar

  • Pintu kaca geser

  • Garasi terintegrasi dengan rumah

  • Memiliki sisi split atau back-split

  • Beberapa loteng dengan ruang penyimpanan

  • Dapur level bawah, lokasi bagus untuk ruang keluarga

  • Ruang tamu besar dengan ruang makan formal

  • Bahan alami, termasuk lantai kayu, kayu dan eksterior bata

  • Dekorasi minimal terbatas pada penopang atap teras dan braket, daun jendela

Keunggulan Menggunakan Split Level

  • Cocok untuk Rumah Sempit di Lahan Terbatas

Penerapan konsep split level sangat efisien dalam menciptakan area multifungsi bagi rumah berukuran kecil dan keterbatasan lahan.

Selain mengatasi masalah rumah sempit, tampilan dalam rumah akan terlihat lebih lapang dan luas tanpa sekat yang mengganggu.

  • Menyediakan Area Privat bagi Anggota Keluarga


foto: archdaily

Fitur split level dapat memberikan kemudahan bagi keluarga yang memiliki banyak anak.

Karena anak akan tumbuh besar dan pada akhirnya menginginkan privasi. Dalam hal ini, penerapan split level bisa jadi solusi.

  • Hemat Ruang

Kelebihan memilih konsep ini adalah tidak perlu pusing untuk menempatkan ruangan dalam satu area.

Karena perbedaan level, akan memudahkan Anda mendesain ruangan yang tepat.

Contohnya saja, area dapur berada di tingkat paling bawah dan pintu masuk sejajar pada level kedua.

Hal ini meminimalisir penumpukan fungsi area pada level yang sama.

  • Perpaduan Open Plan Concept

Dalam konsep ruang terbuka, biasanya untuk memisahkan area satu dengan lainnya menggunakan kaca, tangga, warna atau furnitur.

Jika dipadukan dengan split level maka akan tercipta ruangan yang terlihat luas dan lapang.

  • Perawatan yang Mudah

Tak perlu repot dalam merawat dan membersihkan hunian dengan konsep ini.

Karena memiliki ketinggian berbeda yang dipisahkan oleh tangga, Anda dapat dengan mudah membersihkan setiap sudut ruangan sesuai level.

Kerugian Menerapkan Split Level


foto: narukuma

  • Atap dan langit-langit yang rendah

Penggunaan split level dengan tingkatan yang banyak dan sempit akan membuat langit-langit menjadi lebih rendah.

Hal inilah yang menyebabkan konstruksi dan perencanaan split level kurang menarik.

Bahkan dalam beberapa penerapan split level bisa membuat rumah menjadi sempit, gelap dan tidak fungsional.

  • Rawan untuk Lansia dan Anak-anak

Split level dapat mengganggu mobilitas lansia menuju area-area penting seperti dapur, ruang makan dan kamar tidur.

Selain itu memiliki anak-anak yang aktif dan suka berlari kesana kemari akan membahayakan jika mereka bermain di area tangga.

Sebaiknya dipikirkan kembali untuk menerapkan split level bagi keluarga dengan lansia dan anak-anak.

  • Biaya Mahal

Memiliki banyak keunggulan dalam pemanfaatan dan pemisah ruangan, nyatanya konsep split level memiliki biaya konstruksi yang lebih mahal, karena harus mempertimbangkan beberapa hal.

Sebelum memilih split level ada baiknya konsultasikan dahulu dengan ahli ya!

Tujuannya untuk mendapatkan konsep split level yang sempurna, fungsional, dan nyaman sesuai dengan kebutuhan. 

Baca juga:

Cara Mudah Punya Rumah Minimalis

Author:

Dyah Siwi Tridya