+ Pasang Iklan Gratis
/

Kabupaten Gresik: Perpaduan Alam, Sejarah, dan Budaya

Kabupaten Gresik di Provinsi Jawa Timur memiliki pesona yang tak kalah menarik dengan kota atau kabupaten besar lainnya di Indonesia. Mulai dari peninggalan sejarah kerajaan Islam hingga kolonialisme, sampai pesona alam yang memukau ada di sini. Lokasinya strategis, dekat dari Kota Surabaya. Wisatawan tidak perlu khawatir akan akses transportasi maupun fasilitas umum lainnya.

Banner 1
Banner 2
Banner 3
Banner 4

Sekilas Tentang Kabupaten Gresik

Kabupaten Gresik di Jawa Timur tak hanya mencakup dataran Pulau Jawa, kabupaten ini juga mencakup Pulau Bawean yang berada di 150 kilometer lepas Laut Jawa. Ibukotanya ada di Kecamatan Gresik.

Luas wilayah Kabupaten Gresik adalah sekitar 1.191 km2 dengan penduduk sejumlah 1.304.203 jiwa pada 2023 menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik.

Secara geografis, Kabupaten Gresik berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Selat Madura di timur, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Surabaya di selatan, lalu Kabupaten Lamongan di barat.

Lokasi Kabupaten Gresik hanya terpaut 18 kilometer dari Ibukota Jawa Timur, yaitu Kota Surabaya. Hal ini membuat akses transportasi sangat mudah ditemukan.

Kabupaten Gresik terdiri dari 18 kecamatan, dengan Kecamatan Sangkapura sebagai kecamatan terluas dan Kecamatan Gresik sebagai kecamatan terkecil.

Salah satu fakta menarik Kabupaten Gresik adalah hampir sepertiga wilayahnya merupakan wilayah pesisir pantai.

peta wilayah kabupaten gresik.jpg


(Photos: Google Maps, Hendra Firmansyah; Nur Fatah; Khoiron Alkawakib; Okva Liana)

Icon 0

Sempat Bernama ‘Kabupaten Surabaya’

Sebelum akhirnya berubah nama menjadi Kabupaten Gresik, wilayah ini sempat dipanggil Kabupaten Surabaya.

Icon 1

Pabrik Semen Pertama di Indonesia

Salah satu perusahaan semen terbesar di Indonesia ternyata pertama kali berdiri di Kabupaten Gresik, lho! Semen Gresik namanya, berdiri pada 1953.

Icon 2

'Gunung di Tepi Pantai'

Dalam buku The History of Java oleh Thomas Stamford Raffles disebutkan bahwa Gresik berasal dari padanan kata giri gisik yang berarti gunung di tepi pantai. Kabupaten ini juga sempat dikenal sebagai Jaratan oleh pelayar Belanda.

Icon 3

Pulau Bawean

Kabupaten Gresik memiliki satu pulau kecil yang ada di Laut Jawa. Biarpun tidak terlalu luas, pengunjung bisa bersantai dan menikmati segarnya kelapa di Pulau Bawean.

Banner

Sejarah Singkat Kabupaten Gresik

Ada alasan mengapa Kabupaten Gresik mendapat julukan Kota Santri dan Kota Walisongo.

Faktanya, Gresik merupakan tempat berdirinya kerajaan Islam pertama di Jawa, yaitu Giri Kedaton yang didirikan oleh Sunan Giri pada abad ke-15.

Perkembangan peradaban Islam di Gresik cukup pesat. Hal ini terjadi berkat lokasinya yang strategis, berada dekat dengan Laut Jawa, banyak pedagang dari Arab, Cina, dan negara lainnya yang datang ke Gresik.

Kemudian peradaban Islam diperkenalkan ke Gresik oleh Maulana Malik Ibrahim dan Siti Fatimah binti Maimum pada sekitar abad ke-11.

Tak heran, di setiap sudutnya, pelancong dapat menemukan makam para sunan. Contohnya seperti Makam Sunan Giri  dan Syekh Maulana Malik Ibrahim yang selalu dipadati oleh ribuan peziarah setiap tahunnya.

Mengutip dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Gresik, pada masa kolonialisme, Portugis lah yang lebih dulu datang ke Gresik dibandingkan Belanda atau Jepang.

Belanda baru datang ke Gresik pada 1598 masehi dan selama 197 tahun, Gresik dikuasai oleh VOC sebagai pusat perdagangan rempah, minyak, produksi senjata, dan pelabuhan.

Saat masa awal kemerdekaan, Kabupaten Gresik statusnya masih bersifat kawedanan atau distrik dengan nama Kabupaten Surabaya dan masih masuk bagian Kota Surabaya.

Nama dan kegiatan pemerintahan di wilayah ini pun berubah saat PP No. 38 Tahun 1973 dikeluarkan. Hingga kini, kabupaten ini pun dikenal dengan Kabupaten Gresik.

 

(Foto: Google Maps, Sunan 23)

Banner

Pesona Wisata yang Menawan di Kabupaten Gresik

Selain wisata religi dengan menyambangi makam para sunan, Gresik juga memiliki sejumlah destinasi wisata menarik.

Di bagian pesisir, ada Pantai Dalegan yang menawarkan pemandangan memukau Laut Jawa. Lokasinya ada di Kecamatan Panceng, sekitar 40 kilometer dari ibukota kabupaten.

Ombak di Pantai Dalegan relatif tenang, pengunjung bisa bermain pasir atau menyewa pelampung di bibir pantai.

Pelancong bisa juga mengunjungi Pulau Bawean yang eksotis dengan menaiki kapal di Pelabuhan Gresik atau dengan pesawat.

Di pulau eksotis ini, wisatawan bisa diving dan melihat keindahan terumbu karang, makan diantara hamparan sawah atau di pinggir danau, berfoto dekat air terjun, dan melihat hijaunya bukit. Di beberapa tempat pun pengunjung bisa mempelajari pembuatan La’ang dan anyaman Tikar Pandan khas Bawean.

Untuk mengitari pulau ini dengan kendaraan seperti motor atau mobil diperlukan waktu sekitar dua jam.

Ya, walaupun berada jauh dari ibukota kabupaten, Pulau Bawean sudah memiliki fasilitas penginapan dan infrastruktur yang cukup baik untuk pariwisata.


(Foto: Google Maps, Zaiyadi AR)

Tempat Wisata di Kabupaten Gresik

Petualangan Kuliner yang Tak Terlupakan

Budaya Kabupaten Gresik tak cuma ada di wisata alam atau bangunan bersejarahnya, namun juga tersaji dalam sepiring makanan lezat.

Ketika berkunjung ke Gresik, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi dunia kulinernya yang kaya dan beragam.

Rekomendasi kuliner khas Kabupaten Gresik yang pertama ada nasi krawu. Makanan ini merupakan hidangan favorit warga lokal dan wisatawan. Sepiring nasi putih disajikan dengan sambal dan lauk pauk daging yang kaya dengan bumbu rempah.

Bagi yang mencari makanan sehat, sego romo bisa jadi pilihan yang tepat. Nama makanan ini diambil dari Desa Romo di Kecamatan Manyar dan ada sejarah menyentuh dibaliknya.

Cerita yang beredar menyebutkan bahwa di Desa Romo ada warga yang hidup dalam kekurangan dan menceritakan hidupnya pada salah satu Sembilan Wali. Wali tersebut menitahkan warga ini untuk menjual sego romo.

Lalu, bagi pecinta makanan laut, Kabupaten Gresik memiliki hidangan khas bernama bonggolan.

Bonggolan terbuat dari ikan laut yang dihaluskan dan dicampur dengan bumbu-bumbu khas. Rasanya yang gurih dan sedikit pedas membuat bonggolan sangat cocok disantap bersama nasi hangat. Wajib dicoba!

Dengan kekayaan kulinernya, Gresik tidak hanya menawarkan pengalaman wisata yang menyenangkan, tetapi juga kesempatan untuk mengenal lebih dekat budaya dan masyarakatnya.

Jual Properti di Kabupaten Gresik

Lihat Semua

Sewa Properti di Kabupaten Gresik

Lihat Semua

Pertanyaan Seputar Kabupaten Gresik

Gresik terkenal dengan apa?

Kabupaten Gresik terkenal sebagai Kota Santri atau Kota Wali. Hal ini dikarenakan sejarahnya yang menjadi pusat persebaran agama Islam.

Apakah Gresik termasuk Surabaya?

Walaupun Kabupaten Gresik sempat dinamakan Kabupaten Surabaya dan termasuk wilayah Kota Surabaya, sejak 1973 Gresik sudah bukan menjadi bagian dari Kota Surabaya.

Berapa jumlah kecamatan di Kabupaten Gresik?

Ada 18 kecamatan di Kabupaten Gresik, yaitu:
1. Gresik   
2. Kebomas   
3. Sidayu   
4. Driyorejo   
5. Dukun   
6. Benjeng   
7. Panceng   
8. Wringinanom  
9. Balongpanggang  
10. Kedamean
11. Menganti
12. Cerme
13. Duduksampeyan
14. Tambak
15. Bungah
16. Ujungpangkah
17. Manyar
18. Sangkapura

Apa saja kecamatan terpadat di Kabupaten Gresik?

Kecamatan Menganti, Kecamatan Manyar, dan Kecamatan Kebomas dihuni oleh 362 ribu penduduk Kabupaten Gresik.