Curug Cigamea: Air Terjun Asri dengan Akses Mudah dan Pemandangan Indah
Jl. Curug Cigamea, Gn. Picung, Kec. Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810.


Tentang Curug Cigamea
Curug Cigamea Bogor adalah salah satu air terjun yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, tepatnya di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan.
Dikenal sebagai salah satu curug yang mudah diakses, destinasi ini sering menjadi pilihan wisatawan yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus pergi terlalu jauh dari Jakarta.
Dengan lingkungan berbatu yang berpadu dengan air jernih mengalir deras, Curug Cigamea Gunung Salak menawarkan panorama khas pegunungan yang masih asri.
Jalur menuju lokasi cukup menantang dengan jalan setapak yang menurun dan dikelilingi pepohonan rindang, menciptakan pengalaman trekking ringan sebelum mencapai air terjun.
Perjalanan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi kamu yang menyukai aktivitas alam.
Tidak hanya soal pemandangan, curug ini juga memiliki dua aliran air terjun dengan karakter berbeda.
Satu air terjun memiliki debit air lebih deras dengan tebing curam, sementara yang lain lebih landai dan cocok untuk bermain air.
Kombinasi ini menjadikan Wisata Curug Cigamea Bogor pilihan menarik bagi kamu yang menyukai wisata alam dan mencari ketenangan sekaligus tantangan dalam satu tempat.
Sebagai salah satu curug yang cukup populer di Bogor, air terjun ini sering disebut sebagai hidden gem karena letaknya yang masih dikelilingi hutan lebat dan jauh dari keramaian kota.
Bagi kamu yang ingin merasakan udara segar serta suasana alami khas pegunungan, tempat ini menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.
(Foto: @tubagus_key dan @intan_juliawaty via @bogorkotahijau, dan @iwanrafli_2/Instagram)
Asri dan Menyegarkan
Menawarkan suasana alami dengan air yang jernih dan sangat dingin, seperti air es yang menyegarkan tubuh. Udara pegunungan yang sejuk semakin menambah kenyamanan.
Akses Mudah dengan Fasilitas Parkir
Lokasinya berada tak jauh dari jalan raya, sehingga mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi. Area parkir tersedia tepat di dekat pintu masuk.
Dua Air Terjun
Curug ini memiliki dua air terjun yang masing-masing memiliki karakteristik unik. Debit air yang deras dan kolam alami dengan warna hijau jernih menjadikannya daya tarik tersendiri.
Masih Alami
Banyak monyet liar yang hidup di sekitar curug, menambah kesan alami tempat ini. Meskipun ramai pengunjung, suasana tetap nyaman.
Curug Cigamea Masih Rame?
Sumber: Zona Bogor/YouTube

Daya Tarik dan Aktivitas di Curug Cigamea
Dua Air Terjun dengan Karakteristik Berbeda
Air Terjun Curug Cigamea memiliki keunikan yang jarang ditemukan di tempat lain, yaitu dua air terjun dalam satu lokasi.
Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga memberikan pengalaman yang lengkap.
Air terjun pertama memiliki ketinggian sekitar 50 meter dengan debit air yang cukup deras. Di bawahnya terdapat kolam kecil dengan bebatuan berwarna hitam dan curam.
Air terjun kedua lebih pendek, sekitar 30 meter, tetapi memiliki kolam yang lebih luas sehingga cocok untuk bermain air atau berenang.
Kedua air terjun ini sering disebut sebagai curug kembar karena berada dalam satu kawasan, meskipun tidak berdampingan langsung.
Jalur Trekking yang Mudah Ditempuh
Akses menuju Curug Cigamea Pamijahan relatif mudah dibandingkan dengan curug lain di kawasan Bogor.
Jalur trekking yang harus ditempuh sepanjang 850 meter dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 hingga 45 menit.
Jalanan menuju lokasi tidak terlalu terjal dan cenderung aman, bahkan ketika musim hujan karena tidak terlalu licin.
Keindahan Alam Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Air Terjun Cigamea Curug Bogor berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, yang terkenal dengan hutan hujan tropisnya.
Sepanjang perjalanan menuju curug, kamu akan disuguhi pemandangan hutan yang rimbun dan udara yang segar.
Suasana ini menjadikannya sebagai tempat yang tepat bagi kamu yang ingin menjauh sejenak dari hiruk-pikuk kota.
Melihat Satwa Liar
Salah satu hal menarik lainnya adalah keberadaan satwa liar yang hidup di sekitar kawasan ini. Kera ekor panjang sering terlihat di pepohonan atau di sekitar jalur trekking.
Selain itu, burung gagak juga sering terlihat mencari makanan di sekitar lokasi curug.
Cerita Mitos yang Masih Hidup
Selain keindahannya, Curug Cigamea Gunung Bunder Bogor juga dikenal dengan berbagai cerita mitos yang beredar di masyarakat.
Salah satu cerita yang cukup terkenal adalah tentang keberadaan kerajaan kera di masa lalu.
Konon, curug ini sering dijadikan lokasi ritual bagi orang-orang yang mencari kekayaan atau jabatan.
Mitos ini semakin menarik karena adanya kera-kera besar yang dipercaya memiliki hubungan dengan ritual tersebut.
Tempat yang Cocok untuk Berkemah dan Mendaki
Di sekitar curug terdapat bumi perkemahan yang sering digunakan oleh wisatawan yang ingin menikmati suasana alam lebih lama.
Selain itu, jalur pendakian menuju Kawah Ratu juga dapat diakses dari area ini, sehingga tempat ini menjadi titik awal bagi para pendaki yang ingin menjelajahi kawasan Gunung Salak.
(Foto: @scottypass/Instagram)
Waktu Operasional
| Senin | 06:30 - 17:00 | |
| Selasa | 06:30 - 17:00 | |
| Rabu | 06:30 - 17:00 | |
| Kamis | 06:30 - 17:00 | |
| Jumat | 06:30 - 17:00 | |
| Sabtu | 06:30 - 17:00 | |
| Minggu | 06:30 - 17:00 |
Tempat Lain di Sekitar

Jalan Menuju Curug Cigamea
Dari Jakarta
Perjalanan bisa dimulai dari Jakarta menuju Bogor melalui Tol Jagorawi. Setelah keluar di Bogor, lanjutkan perjalanan menuju Cibatok dan mengikuti jalan ke arah Gunung Salak Endah.
Dari Bogor
Jika berangkat dari pusat kota Bogor, pengunjung bisa mengambil jalur menuju Dramaga – Ciampea – Cibatok – Gunung Salak Endah.
Dari gerbang masuk kawasan wisata Gunung Salak Endah, perjalanan dilanjutkan menuju Curug Cigamea.
Transportasi Umum
Alternatif lain adalah menggunakan angkutan umum dari Terminal Baranangsiang menuju Cibatok.
Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan ojek atau kendaraan sewaan hingga ke lokasi.
Trekking Menuju Curug
Setelah tiba di area parkir Curug Cigamea, pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 850 meter.
Trekking dimulai dari pintu masuk kawasan wisata dengan jalur berupa tangga berbatu dan jalan setapak yang sudah tertata dengan baik.
Rute ini cukup landai dan tidak terlalu terjal, sehingga bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 hingga 45 menit.
Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan hutan yang rimbun dan udara sejuk khas pegunungan.
Suara gemericik air yang semakin terdengar jelas menandakan bahwa air terjun sudah semakin dekat.
(Foto: @armand_sagaph/Instagram)
Fasilitas
- Area parkir
- Toilet
- Mushola

Harga Tiket Curug Cigamea
| Kategori | Biaya |
| Harga tiket masuk | Rp10.000 per orang |
| Biaya parkir motor | Rp5.000 |
| Biaya parkir mobil | Rp10.000 |
Harga, jadwal, dan informasi lainnya dapat berubah sewaktu-waktu.
(Foto: @edwins03_/Instagram)
Ulasan
Liburan Murah Meriah
Tempatnya bagus aii terjunnya luar biasa masih asri dan air ya dingiiinn bgt kaya air es.... Liburan murah meriah
Pemandangannya Indah
Alhamdulillah bisa main ke sana, sblm ke curuk bermalam di sana di penginapan.. air nya dingin, sampai menusuk tulang, pemandangan nya indah hanya saja sayang bnyk yg terlantar tempat2 makan juga sepi dan bnyk yg rusak dan kotor ...padahal bagus air terjun nya kenapa tidak terurus ya.. pedagang sekitar juga sepi, perlu bnyk promosi dan penarik supaya byk pengunjung yg masuk..
Curug Bagus, Asri, Bersih
Curug nya bagusss, bersih, masih asri bgt banyak monyet nyaa. Tapi sayang bangett masih banyak pungli😣 disana ada sewa foto jg kakek kakek baikkk bgtt, sehat sehat kek✨👍🏻
Nyaman dan Bersih
Salam satu aspal: "COMUNITY OF SAWANGAN 03 DEPOK" Airnya bnar" dingin nyaman & bersih. Tpi tolong saran saya parkiran motor harus tetap dijaga & harus benar" diawasi oleh pengurusnya, jgn ditinggl sebelum pengunjung selesai pulang, supaya yg berkunjung nyaman dan tidak was was dgn kendaraannya. Terima kasih
Akses Mudah
Curug Cigamea, akses sangat amat mudah, parkiran (Motor/Mobil) persis disebelah jalan raya, akan tetapi jalan atau trekking menuju curugnya yang lumayan jauh dan melelahkan, meskipun sudah tersedia anak tangga. Akan tetapi setelah sampai anda akan terbayar dengan keindahan curugnya. Tersapat 2 curug dalam satu area. Air hijau bukan editan sewaktu saya datang airnya berwarna hijau. Kondisi curug sangat ramai karena lokasinya yang mudah dijangkau.
