Wisata Goa Belanda Bandung: Lokasi, Keunikan, Tiket Masuk, hingga Jam Buka
Taman Hutan Raya Juanda, Ciburial, Kec. Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40198


Sejarah Goa Belanda Bandung
Gua Belanda terletak di kawasan Dago Pakar, Bandung. Dibangun pada 1941, gua ini awalnya digunakan sebagai terowongan untuk mengalirkan air Sungai Cikapundung ke PLTA Bengkok. Namun, fungsi gua diubah oleh Belanda menjadi pusat komunikasi.
Gua ini memiliki panjang 144 meter dan lebar 1,8 meter. Proses pembuatannya dilakukan dengan menggali bukit, membentuk lorong sepanjang lebih dari 100 meter.
Di dalam Goa Belanda Bandung, terdapat 15 lorong dan 3 koridor dengan fungsi yang berbeda-beda. Koridor pertama digunakan untuk saluran air, koridor kedua sebagai lubang angin, dan koridor ketiga sebagai tempat penyimpanan.
Selain berfungsi sebagai pusat komunikasi, Gua Belanda juga digunakan sebagai tempat penyimpanan makanan dan minuman pada masa pendudukan Jepang. Tidak jauh dari Gua Belanda, memang terdapat Gua Jepang yang masih alami.
Kini, Gua Belanda menjadi salah satu tujuan wisata populer di Bandung. Pengunjung dapat menjelajahi gua sambil menikmati pemandangan alam di sekitarnya.
(Foto: jabarekspres.com, indonesiatraveler.id, rri.co.id)
Peninggalan Sejarah Kolonial Belanda
Selain jalan-jalan, mengunjungi goa ini sangat menarik untuk memberikan pengalaman edukatif tentang masa penjajahan Belanda di Indonesia.
Lokasi Menarik di Tengah Hutan
Terletak di kawasan Tahura Djuanda, Goa Belanda dikelilingi oleh hutan alami yang asri, udara sejuk, dan jalur trekking yang menantang.
Kombinasi Wisata Sejarah dan Alam
Tidak hanya menjelajahi Goa Belanda, pengunjung bisa menikmati keindahan alam Tahura Djuanda, seperti air terjun dan spot foto yang instagramable.
Akses Mudah
Hanya berjarak sekitar 7 km dari pusat Kota Bandung, Goa Belanda mudah dijangkau dan cocok untuk wisatawan yang ingin berlibur tanpa harus jauh dari kota.
Lokasi Goa Belanda Bandung
Goa Belanda terletak di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Tahura Djuanda), Bandung, Jawa Barat.
Lokasi tepatnya berada di Jalan Ir. H. Djuanda No. 99, Dago Pakar, Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kota Bandung.
Goa Belanda merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang sering dikunjungi bersama Goa Jepang dan objek wisata alam lainnya di Tahura Djuanda.

Tiket Masuk Goa Belanda Bandung
Harga tiket masuk ke Tahura Djuanda sangat terjangkau, sekitar Rp15.000-Rp30.000 per orang.
Namun, harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Untuk itu, pastikan Anda mengecek informasi terbarunya.
Aktivitas di Goa Belanda Bandung
Menjelajahi Gua
Aktivitas utama yang bisa dilakukan di Gua Belanda adalah menjelajahi lorong-lorong gua yang panjang dan gelap.
Pengunjung dapat merasakan sensasi petualangan yang unik sambil mengagumi arsitektur gua yang alami.
Belajar Sejarah
Gua Belanda bukan hanya sekadar gua biasa, tetapi juga memiliki nilai sejarah yang tinggi.
Pengunjung dapat belajar tentang sejarah pembangunan gua, fungsi gua pada masa lalu, dan bagaimana gua ini digunakan oleh Belanda dan Jepang pada masa penjajahan.
Menikmati Pemandangan Alam
Selain menjelajahi gua, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan alam yang indah di sekitar gua.
Kawasan Dago Pakar terkenal dengan keindahan alamnya yang asri dan udara yang sejuk.
Berfoto
Gua Belanda dan kawasan sekitarnya menawarkan banyak spot menarik untuk berfoto.
Pengunjung dapat mengabadikan momen-momen indah selama mengunjungi gua ini.
Piknik
Di sekitar Gua Belanda terdapat area piknik yang bisa digunakan untuk bersantai bersama keluarga atau teman-teman.
Pengunjung dapat menikmati makanan dan minuman sambil menikmati suasana alam yang tenang.
Mengunjungi Tempat Wisata Terdekat
Gua Belanda terletak tidak jauh dari tempat wisata populer lainnya di Bandung, seperti seperti Curug Dago.
Pengunjung dapat mengunjungi tempat-tempat wisata ini setelah menjelajahi Gua Belanda.
Cara Menuju Goa Belanda Bandung
Untuk menuju Goa Belanda Bandung, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda tempuh:
Kendaraan Pribadi
Dari pusat Kota Bandung, ikuti Jalan Ir. H. Djuanda menuju kawasan Tahura Djuanda. Goa Belanda terletak di dalam kawasan Tahura, sekitar 7 km dari pusat kota. Perjalanan memakan waktu sekitar 20-30 menit tergantung kondisi lalu lintas.
Transportasi Umum
Jika naik transportasi umum, Anda dapat naik angkutan umum dengan rute Dago-Stasiun Hall dan turun di terminal Dago. Dari sana, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan ojek online atau berjalan kaki sekitar 2 km menuju pintu masuk Tahura Djuanda.
Tips Mengunjungi Goa Belanda
Datang Awal Waktu
Tips pertama adalah mengunjungi Goa Belanda pada pagi hari atau sore hari saat cuaca tidak terlalu panas.
Hindari mengunjungi gua pada musim hujan karena jalan menuju gua bisa menjadi licin dan berbahaya.
Gunakan Pakaian yang Nyaman
Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat karena suhu di dalam gua bisa cukup lembap.
Selain itu, pakai celana dan baju lengan panjang untuk melindungi diri dari goresan atau gigitan serangga.
Gunakan Alas Kaki yang Tepat
Gunakan sepatu yang nyaman. Hindari menggunakan sandal licin atau sepatu hak tinggi.
Bawa Perlengkapan yang Diperlukan
Bawa senter atau headlamp untuk penerangan di dalam gua yang gelap. Jika tidak bawa, jangan khawatir karena ada penyewaan senter oleh masyarakat setempat.
Bawa air minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi dan obat-obatan pribadi jika diperlukan.
Jaga Kebersihan dan Kelestarian Lingkungan
Jaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar Goa Belanda.
Jangan merusak, mencorat-coret, atau mencemari lingkungan dengan cara apa pun.
Bersikap Sopan
Bersikap sopan saat berada di dalam Goa Belanda.
Dengan bersikap sopan, pengunjung menunjukkan rasa hormat terhadap peninggalan sejarah dan peristiwa yang terjadi di tempat tersebut.
Waktu Operasional
| Senin | 06:45 - 17:00 | |
| Selasa | 06:45 - 17:00 | |
| Rabu | 06:45 - 17:00 | |
| Kamis | 06:45 - 17:00 | |
| Jumat | 06:45 - 17:00 | |
| Sabtu | 06:45 - 17:00 | |
| Minggu | 06:45 - 17:00 |
Tempat Lain di Sekitar
Ulasan
Tempat untuk Olahraga Jalan
Tempat yang enak untuk olahraga jalan, sepeda, berolahraga sambil melihat situs peninggalan Belanda. Disini juga tersedia tempat untuk makanan dan minuman ringan untuk melepaskan lelah, ada live musik yang di iringi angklung dan lagu yang dibawakan lagu lagu yang hits untuk di nikmati. Ada 3 pintu masuk yang bisa di pilih pengunjung, ada Curug juga, sayang sekali saya tidak mengunjungi curug/ air terjun tapi saya tidak mengunjunginya.
Bagus dan Bersih
Goa Belanda berada di taman hutan raya bandung, tempatnya bagus bersih di depan pintu goa terdapat banyak monyet yang berkeliaran sekitar hutan, kalo mau masuk ke goa Belanda bisa sewa senter dan tour guide di depan pintu masuk goa
Pemandangan Indah
Jalan jauh ga jadi masalah sebab disekeliling banyak pohon jadi pemandangan nya super indah dan tentram. Kayak ga nyangka aja ditengah kota masih ada hutan asri. Didalam gua gelap banget. Dimulut gua biasanya ditawari untuk beli senter. Tapi pakai senter handphone jug cukup, cuman emang beda aja jarak pandangnya dibanding senter yang betulan senter. Recomended!
Banyak Tempat Istirahat
Berbagai usia bisa kesana .. banyak yg buka warung ut sekedar istirahat .. hiburan bnyak monyet jg yg ke jln.