Ulasan Gunung Batur: Daya Tarik dan Lokasi
Desa Batur, Kintamani, Bangli, Bali


Tentang Gunung Batur
Gunung Batur adalah gunung berapi aktif yang berada di kawasan Kintamani, Bali.
Ketinggian gunung ini mencapai 1717 meter di atas permukaan laut.
Berada dalam kaldera besar yang juga mencakup Danau Batur, Gunung Batur menawarkan pemandangan yang indah.
Perpaduan antara gunung dan danau tersebut membuatnya menjadi salah satu destinasi wisata populer.
Misalnya, di sekitar kawasan Gunung Batur, terdapat sejumlah villa dan kafe yang kerap ramai dikunjungi wisatawan.
Tak hanya sebagai tempat wisata, Gunung Batur juga memiliki nilai budaya tinggi, karena ada Pura Ulun Danu Batur dan desa Bali Aga, serta telah ditetapkan sebagai bagian dari Global Geopark Network oleh UNESCO sejak tahun 2012.
Sumber foto cover: Atourin, Wisatabalipeinda.com, Guidegunungbatur.com.
Diakui Dunia
Karena keunikan geologisnya, kawasan Kaldera Gunung telah diakui oleh UNESCO sebagai bagian dari Global Geoparks Network.
Panorama Indah
Terdapat dua kaldera besar serta Danau Batur di antara Gunung Batur. Menyajikan panorama yang indah dan unik.
Pemandangan Sunrise
Kawasan Gunung Batur bisa dijadikan spot untuk trekking lalu melihat pemandangan matahari terbit (sunrise) yang memukau.
Video Gunung Batur
Sumber video: Leonardo Edwin
Daya Tarik Gunung Batur
1. Trekking & Sunrise dari Puncak
Kamu bisa menjadikan kawasan Gunung Batur sebagai lokasi trekking.
Biasanya, pendakiannya dimulai pada dini hari, sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 pagi.
Jalurnya menantang, namun menawarkan panorama matahari terbit yang spektakuler, pemandangan Danau Batur, Gunung Agung, dan bisa sampai terlihat Lombok.
2. Panorama Kaldera & Danau Batur
Gunung Batur berada di kaldera luas. Di kawasannya, terdapat juga danau bertipe vulkanik di ketinggian sekitar 1.030 mdpl.
Danau tersebut memiliki lanskap dramatis dan air yang berwarna biru kehijauan.
3. Pemandian Air Panas (Hot Springs)
Wisatawan bisa menikmati relaksasi di kolam air panas alami di Toya Bungkah/Toya Devasya.
Kolamnya kaya akan mineral dan bersuhu hangat. Cocok dikunjungi setelah aktivitas.
4. Geopark & Museum Edukasi
Terdapat museum Geopark Batur yang menyajikan tur edukatif yang menjelaskan sejarah vulkanik dan formasi batuan.
5. Pura Ulun Danu Batur & Desa Adat
Jika ingin melakukan wisata religi dan budaya, bisa datang ke Pura Ulun Danu Batur dan Desa Adat.
Kunjungan tersebut bisa menambah wisatawan menambah dimensi budaya dan spiritualitas.
6. Wisata Jeep, Kayak, dan Sepeda Gunung
Selain trekking, kamu juga bisa memilih tour Jeep lava, kayak di danau, atau bersepeda gunung.
Nantinya, treknya akan melalui jalur pedesaan dan lava bekas letusan.
Lokasi dan Aksesibilitas Gunung Batur
Lokasi Gunung Batur berada di Desa Batur, Kintamani, Bangli, Bali, atau sekitar 75 km Utara Denpasar.
Cara paling praktis untuk bisa ke gunung tersebut adalah dengan menyewa mobil atau motor dari Denpasar atau Ubud.
Biaya untuk kendaraan itu adalah mobil sewaan + sopir Rp300–700 rb/hari, motor Rp50–150 rb/hari.
Selain itu, akses transportasi lainnya adalah Perama Tour dari Kuta, Sanur, Ubud ke Kintamani, dengan tarif sekitar Rp100–150 ribu per orang.
Waktu Operasional
| Senin | 00:01 - 23:59 | |
| Selasa | 00:01 - 23:59 | |
| Rabu | 00:01 - 23:59 | |
| Kamis | 00:01 - 23:59 | |
| Jumat | 00:01 - 23:59 | |
| Sabtu | 00:01 - 23:59 | |
| Minggu | 00:01 - 23:59 |
Tempat Lain di Sekitar
Ulasan
Pemandangannya luar biasa
Pemandangannya sungguh luar biasa dan tak bisa dipercaya. Tapi jumlah orang di sana terlalu banyak. Ada banyak jeep dan motor yang mengangkut orang ke atas, sementara kamu mendaki gunung dengan berjalan kaki, kamu malah menghirup semua gas buangan dari kendaraan mereka — benar-benar tidak nyaman! Terlalu ramai dan terasa sangat turistik.
Suasananya tenang
Matahari terbitnya benar-benar memukau! Pendakiannya sepadan dengan setiap langkah—menyaksikan cahaya pertama menyebar di atas pegunungan adalah pengalaman yang tak terlupakan. Suasana tenang, pemandangan indah, dan sangat direkomendasikan untuk kamu yang suka bangun pagi.
Jalurnya mudah
Saya mulai mendaki pukul 04.40 pagi dan mencapai puncak pada pukul 05.40. Jalurnya mudah dan cocok untuk pemula. Pemandangannya keren, dan dari sana kamu bisa melihat Gunung Abang dan Gunung Agung.
Sangat layak dicoba
Saya sangat menikmati pengalaman ini. Ya, memang banyak jeep dan orang, tapi tetap sangat layak dicoba sebagai pengalaman sekali seumur hidup. Makanan untuk sarapan di sana biasa saja (2 potong roti dan 1 telur) seharga 50 ribu, jadi saya ambil 2 porsi karena kami berangkat dari rumah jam 02.50 pagi. Pemandu kami mengambil foto-foto yang keren banget — pastikan turmu sudah termasuk layanan foto karena para lokal tahu spot dan sudut terbaik. Kami tiba jam 4 pagi, tinggal sampai 6.30, lalu lanjut ke area lava hitam. Mataharinya sih nggak terlalu mengesankan 😅 tapi tetap jadi pengalaman yang menyenangkan.



