Gunung Manglayang: Daya Tarik, Jalur Pendakian, Tiket Masuk, hingga Tips Pendakian
Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang



Tentang Gunung Manglayang
Gunung Manglayang adalah salah satu gunung yang terletak di antara Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Letaknya yang tidak jauh dari Kota Bandung membuat Gunung Manglayang menjadi pilihan menarik bagi para pendaki atau pencinta alam yang berangkat dari Bandung dan sekitarnya.
Apalagi, ketinggian Gunung Manglayang yang sekitar 1.818 meter di atas permukaan laut (mdpl) dinilai relatif dangkal sehingga cocok untuk para pendaki pemula hingga menengah.
Alasannya, trek pendakian Gunung Manglayang cukup singkat dan medannya sangat bersahabat tergantung rute pendakian yang dipilih.
Menariknya, gunung yang berada dalam jajaran Pegunungan Bandung Utara ini merupakan bagian dari kawasan konservasi hutan yang masih cukup terjaga.
Selain pemandangan alamnya yang memukau, Gunung Manglayang juga menyimpan nilai historis dan spiritual bagi masyarakat sekitar.
(Foto: YouTube Panji Buana, YouTube ARBA, Instagram.com/infojawabarat)
Lokasi Dekat Kota Bandung
Berjarak sekitar 30–45 menit dari pusat Kota Bandung, gunung ini menjadikan destinasi yang sangat mudah diakses.
Panorama Alam yang Menawan
Di puncaknya, pendaki disuguhi pemandangan Kota Bandung dan gunung-gunung lain di sekitarnya, seperti Gunung Tampomas dan Gunung Geulis yang menawan.
Waktu Pendakian Singkat
Dengan waktu tempuh rata-rata 2-3 jam untuk mencapai puncak, Gunung Manglayang ideal untuk pendakian sehari (tektok).
Cocok untuk Pendaki Pemula
Meskipun sebagian trek cukup terjal, jalur pendakian Gunung Manglayang relatif pendek sehingga cocok bagi pendaki pemula.
Daya Tarik Gunung Manglayang
Hutan Pinus Batu Kuda
Daya tarik Gunung Manglayang adalah keberadaan hutan pinus yang terletak di kaki gunung.
Hutan pinus tersebut ada di dalam kawasan Bumi Perkemahan Batu Kuda Manglayang.
Tempat ini sangat populer untuk kegiatan berkemah dan rekreasi keluarga.
Udaranya sejuk dengan suasana tenang menjadikan kawasan Batukuda sering jadi tempat titik kumpul sebelum mendaki Gunung Manglayang.
Spot Sunrise dan Sunset

Dari puncak Gunung Manglayang, kamu bisa menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam yang memesona.
Namun, fenonema sunrise dan sunset hanya bisa dilihat ketika cuaca sedang bersahabat.
Suasana Mistis
Masyarakat sekitar meyakini bahwa Gunung Manglayang memiliki aura spiritual.
Bahkan, salah satu gunung di Bandung ini sering dikaitkan dengan cerita rakyat.
Hal tersebut menambah nuansa mistis bagi kamu yang menyukai petualangan dengan nilai historis dan budaya.
Keanekaragaman Hayati
Meskipun tidak seterkenal kawasan konservasi besar, Gunung Manglayang memiliki ekosistem yang kaya.
Di Gunung Manglayang kerap dijumpai berbagai jenis burung, serangga, dan flora endemik pegunungan.
Jalur Pendakian Gunung Manglayang dan Tiket Masuk
Jalur Batu Kuda
Batu Kuda adalah salah satu jalur pendakian Gunung Manglayang yang paling sering digunakan.
Alasannya, jalur tersebut menawarkan akses yang mudah dan medannya bersahabat daripada jalur lainnya.
Perjalanan dari basecamp ke puncak Manglayang memakan waktu sekitar 2–3 jam dengan trek pendakian yang relatif pendek.
Sepanjang jalur, kamu akan melewati hutan pinus, semak belukar, dan tanah berakar.
- Tiket masuk: Rp7.500 per orang
Jalur Barubeureum

Jalur pendakian Gunung Manglayang melalui Barubeureum dinilai lebih menantang dibandingkan dengan Batu Kuda.
Rute Barubeureum menawarkan medan yang cukup terjal sehingga menuntut stamina yang prima.
Oleh karena itu, rute ini cocok bagi pendaki yang ingin merasakan sensasi berbeda dan suasana yang lebih sepi.
Kamu bisa melalui kawasan Bumi Perkemahan Kiarapayung Jika berencana mendaki via Barubeureum.
Di awal pendakian jalur ini, terdapat sumber air yang bisa kamu ambil untuk bekal selama pendakian.
- Tiket masuk: gratis
Jalur Palintang
Berlokasi di Ujungberung, jalur Palintang masih kurang populer di kalangan pendaki.
Padahal, jalur ini menawarkan daya tarik tersendiri dan cocok untuk pendaki yang ingin suasana lebih tenang.
Hanya saja, jalur pendakian Gunung Manglayang yang satu ini tidak dilengkapi pos atau shelter resmi karena jaraknya yang pendek.
- Tiket masuk: gratis

Puncak Gunung Manglayang
Puncak Manglayang (Puncak Utama)
Puncak Gunung Manglayang terdiri dari dua puncak, yaitu Puncak Manglayang (puncak utama) dan Puncak Bayangan.
Untuk puncak utama, dikelilingi oleh vegetasi hutan tropis yang cukup rimbun sehingga memberikan suasana sejuk dan teduh.
Namun, area puncaknya kurang menarik bagia sebagian pendaki karena pemandangan di puncak tertutup oleh pepohonan.
Dari jalur Batu Kuda, kamu membutuhkan waktu sekitar 1,5–2 jam untuk mencapai puncak ini melalui jalur yang cukup terjal dengan akar pohon dan bebatuan.
Jalur tersebut melewati Pos 1 Batu Lawang, Pos 2 Batu Tumpeng, dan Pos 3 Batu Keraton sebelum sampai ke puncak.
Puncak Bayangan
Inilah puncak Gunung Manglayang yang menawarkan suasana lebih menarik daripada puncak utama.
Alasannya, puncak bayangan memiliki area yang lebih terbuka dibandingkankan dengan puncak Manglayang.
Namun, luas puncak bayangan relatif kecil karena hanya cukup untuk 4–5 tenda.
Oleh karena itu, puncak ini lebih cocok bagi kamu yang ingin berburu sunset atau sunrise saat summit.
Dari puncak bayangan, pendaki dapat menikmati pemandangan Kota Bandung, negeri di atas awan, dan gunung-gunung di sekitarnya, seperti Gunung Geulis, Gunung Tampomas, hingga Gunung Kareumbi.
Cara Menuju ke Gunung Manglayang
Dari Bandung
Jika menggunakan kendaaran pribadi, kamu bisa mengambil arah menuju Cibiru atau Ujungberung.
Setelah itu, lanjutkan perjalanan ke arah Cileunyi dan masuk ke Jalan Cibiru Wetan hingga menemukan petunjuk arah menuju Batu Kuda.
Sementara itu, jika menggunakan transportasi umum, kamu bisa naik angkutan umum (angkot) ke menuju ke Cileunyi.
Kemudian, lanjutkan perjalanan menggunakan ojek menuju Batu Kuda.
Dari Luar Bandung
Jika berangkat dari luar kota, kamu bisa turun di Stasiun Bandung atau Terminal Leuwipanjang.
Kemudian, lanjutkan perjalanan menuju Cileunyi (jika via Batu Kuda) atau Unpad Jatinangor (via Barubereum) menggunakan Damri.
Jika menggunakan mobil, kamu bisa keluar Tol Cileunyi lalu mengambil jalur menuju Cibiru.
Tips Mendaki Gunung Manglayang
Persiapkan Fisik
Tips pertama mendaki Gunung Manglayang adalah persiapan fisik dan mental.
Meskipun medannya tidak terlalu berat, penting untuk menjaga kondisi fisik untuk menghindari risiko.
Untuk itu, sebaiknya lakukan olahraga ringan sebelum mendaki Gunung Manglayang.
Bawa Peralatan Lengkap

Tips selanjutnya adalah membawa peralatan lengkap.
Bawalah perlengkapan dasar, seperti jas hujan, tenda, camilan, air minum, senter, headlamp, sleepingbag, dan P3K.
Gunakan sepatu gunung untuk kenyamanan dan keamanan selama pendakian.
Datang saat Cuaca Cerah
Musim kemarau adalah waktu terbaik untuk mendaki, yaitu sekitar bulan Mei hingga September.
Alasannya, jalur pendakian tidak terlalu licin dan pemandangan lebih jelas.
Jadi, hindari musim hujan karena jalur menjadi licin dan berkabut tebal.
Jaga Kebersihan dan Lewat Jalur Resmi
Bawa kembali sampah dan jangan merusak lingkungan sekitar.
Gunakan jalur resmi agar tidak merusak ekosistem dan menghindari tersesat.
Selain itu, bagi pendaki yang belum pernah ke Gunung Manglayang sebaiknya didampingi oleh pendaki profesional.
Waktu Operasional
| Senin | 00:00 - 23:59 | |
| Selasa | 00:00 - 23:59 | |
| Rabu | 00:00 - 23:59 | |
| Kamis | 00:00 - 23:59 | |
| Jumat | 00:00 - 23:59 | |
| Sabtu | 00:00 - 23:59 | |
| Minggu | 00:00 - 23:59 |
Tempat Lain di Sekitar
Ulasan
Cocok untuk pemula
seru bngt buat pemula cocok
Dekat Kota Bandung
Tingginya nggak terlalu ekstrem (sekitar 1.800-an mdpl), tapi tetap kerasa serunya. Lokasinya juga nggak jauh dari Bandung, jadi gampang diakses.
Banyak pohon tumbang
Ini pertama kali mendaki gunung di bandung yang medannya lumayan kerasa. harus cukup effort karena memang cukup naik turun dan banyak juga pohon tumbang. tapi kalau udah sampe puncak nya josss. gunung manglayang selalu rame karena dekar dari cibiru
Pemandangan indah
Indah sekali, lain kali harus nyoba ngecamp di manglayang
