Gunung Sindoro: Daya Tarik, Rute, dan Tips Pendakian
Area Gn., Damarkasiyan, Kertek, Wonosobo Regency, Central Java


Mengenal Gunung Sindoro
Gunung Sindoro, juga dikenal sebagai Gunung Sundoro atau Sindara, adalah gunung berapi aktif bertipe stratovolcano di Jawa Tengah, Indonesia dengan ketinggian puncak sekitar 3.136 mdpl, menjadikannya gunung tertinggi ketiga di Jawa Tengah.
Terletak di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, gunung ini berdekatan dengan Gunung Sumbing, sehingga keduanya dijuluki “gunung kembar” karena kemiripan bentuk dan ketinggian.
Nama Sindoro berasal dari bahasa Sansekerta “Sundara” yang berarti indah. Gunung ini memiliki beberapa kawah, seperti Kawah Kembang, serta kubah lava kecil di puncaknya.
Sejarah letusannya sebagian besar ringan hingga sedang (tipe freatik dan strombolian), dengan catatan aktivitas sejak abad ke-19, seperti letusan abu pada 1818 dan 1882.
Gunung Sindoro menawarkan pemandangan memukau, termasuk padang edelweiss, danau kecil di puncak, serta panorama Gunung Sumbing, Merapi, dan Dieng.
Jalur pendakian populer seperti Kledung dan Sikatok menarik banyak pendaki, meskipun harus waspada terhadap gas sulfatara dan kabut tebal.
(gambar: tripadvisor, travelingyuk, traveloka, goodnewsfrominfonesia, pagaralampos)
Pemandangan Gunung Kembar
Gunung Sindoro menawarkan panorama indah bersama Gunung Sumbing, dikenal sebagai "gunung kembar" karena kemiripan bentuk dan ketinggiannya.
Kawah dan Segoro Wedi
Puncak Sindoro menyuguhkan kawah aktif Kembang dan danau kecil Segoro Wedi yang menawan, terutama saat musim hujan.
Jalur Pendakian Beragam
Memiliki enam jalur pendakian, dari Kledung yang ramah pemula hingga Ndoro Arum yang ekstrem, cocok untuk berbagai tingkat pengalaman.
Video Gunung Sindoro
Sumber video: YouTube/The Slacker Hiker TV

Jalur Pendakian Gunung Sindoro
Gunung Sindoro memiliki enam jalur pendakian resmi, yaitu Kledung, Alang-Alang Sewu, Sigedang, Bansari, Bedakah, dan Ndoro Arum.
Jalur Kledung merupakan jalur paling favorit karena akses mudah, petunjuk jelas, dan cocok untuk pemula.
Berikut penjelasan jalur-jalur tersebut, diurutkan dari paling mudah hingga paling sulit, beserta informasi pos-posnya:
1. Jalur Kledung (Paling Mudah)
📍Lokasi: Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, berbatasan dengan Wonosobo.
⏳Waktu Tempuh: Sekitar 6–7 jam ke puncak.
Jalur ini paling populer dan ramah bagi pendaki pemula karena aksesnya mudah dari jalan utama Wonosobo-Temanggung, petunjuk jalur jelas, dan minim cabang, mengurangi risiko tersesat.
Medan didominasi lahan terbuka dengan pemandangan Gunung Sumbing. 🪧
🚩Pos Pendakian:
🪧Basecamp: Registrasi dan pengecekan barang.
🪧Pos 1 (1,5 jam dari basecamp): Melewati perkebunan warga, jalur landai.
🪧Pos 2: Jalur mulai menanjak, vegetasi hutan.
🪧Pos 3: Area terbuka, cocok untuk istirahat.
🪧Pos 4 (Watu Gede, 1.900 mdpl): Jalur menuju puncak, vegetasi alang-alang dan edelweiss.
🪧Puncak (3.153 mdpl): Kawah, Segoro Wedi, dan pemandangan gunung lain.
📝Catatan: Jalur ini memiliki fasilitas lengkap seperti warung dan ojek hingga Pos 1 (45 menit berjalan kaki).
2. Jalur Alang-Alang Sewu
📍Lokasi: Dusun Anggrunggondok, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.
⏳Waktu Tempuh: Sekitar 6–7 jam.
Jalur ini cocok untuk pemula, dengan akses cepat ke puncak dan pemandangan alang-alang luas di Pos 3, ideal untuk melihat sunrise/sunset.
Medan awal melewati perkampungan dan perkebunan tembakau, kemudian menanjak dan terjal.
Terdapat mata air di dekat Pos 2 (Patok 7 dan Simpang Nggopitan, 100 m dari jalur).
🚩Pos Pendakian:
Basecamp (Pajero Sindoro): Fasilitas lengkap (toilet, parkir, warung).
🪧Pos 1 (1 jam): Melewati pemukiman dan ladang, jalur makadam.
🪧Pos 2 (1–1,5 jam dari Pos 1): Jalan tanah, hutan rimbun, tanjakan PASIDI (Penyesalan Diri) yang licin.
🪧Pos 3 (1–1,5 jam): Hamparan alang-alang, spot sunrise/sunset.
🪧Pos 4 (1,5 jam ke puncak): Jalur terbuka, menuju Latar Ombo (pertemuan dengan jalur Kledung).
🪧Puncak: Pemandangan 12 gunung, kawah, dan Segoro Wedi.
📝Catatan: Terdapat patok 1–20 sebagai penanda jalur. Ojek tersedia ke Pos 1 (Rp25.000).
3. Jalur Sigedang (Tambi)
📍Lokasi: Desa Sigedang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, dekat Dieng.
⏳Waktu Tempuh: 6–7 jam.
Jalur ini menawarkan pemandangan kebun teh Tambi yang luas di basecamp, memberikan suasana sejuk.
Medan terus menanjak dengan vegetasi kebun teh hingga hutan kasiyah.
Cocok untuk pendaki berpengalaman karena jalur hanya sampai Pos 3 untuk pendaki biasa.
🚩Pos Pendakian:
🪧Basecamp: Fasilitas parkir, kamar mandi, warung, registrasi (Rp30.000).
🪧Pos 1 (20 menit): Jalur aspal ke kebun teh, bisa naik ojek (Rp50.000).
🪧Pos 2 (2 jam): Jalan setapak di kebun teh, saung besar untuk istirahat.
🪧Pos Bayangan (Patok Besi): Pintu Rimba, masuk hutan kasiyah.
🪧Pos 3 (Sunrise Camp): Sabana dengan pohon cantigi, spot sunrise.
🪧Puncak Larasati (15 menit): Pemandangan kawah, danau kecil (musim hujan), dan gunung lain.
📝Catatan: Jalur ini dingin, membutuhkan perlengkapan memadai. Transportasi umum mudah dari Terminal Mendolo (ojek Rp10.000 dari Pertigaan Rejosari).
4. Jalur Bansari
📍Lokasi: Kabupaten Temanggung, dekat perkotaan.
⏳Waktu Tempuh: 7–8 jam.
Alternatif saat jalur Kledung penuh, jalur ini memiliki hutan lebat dan tanjakan terjal mulai Pos 2, cocok untuk pendaki berpengalaman.
Medan awal landai, melewati ladang dan sungai kering (musim kemarau).
🚩Pos Pendakian:
🪧Basecamp (1.071 mdpl): Fasilitas standar (mushola, parkir, kamar mandi).
🪧Pos 1 (1,5 jam): Jalur makadam, ladang petani.
🪧Pos 2 (Turunan, 1.886 mdpl, 1,5 jam): Tanjakan Setan yang terjal dan licin saat hujan.
🪧Pos 3 (Tunggangan, 2.171 mdpl, 1 jam): Mata air (100 m dari pos).
🪧Pos 4 (2 jam): Hutan lebat, tanah hitam, akar tumbuhan.
🪧Pos 5 (Mlelan, 2.314 mdpl, 2 jam): Campsite, spot sunrise/sunset.
🪧Pos 6 (Centhong, 3.050 mdpl, 30 menit): Vegetasi cantigi, edelweiss, menuju puncak.
🪧Puncak (3.153 mdpl): Kawah luas, Segoro Wedi, pemandangan gunung.
📝Catatan: Jalur ini lebih sepi dibandingkan Kledung, dengan medan yang lebih menantang.
5. Jalur Bedakah
📍Lokasi: Kabupaten Wonosobo, dekat jalur Alang-Alang Sewu.
⏳Waktu Tempuh: 7–8 jam.
Jalur ini kurang populer, dengan medan berat dan vegetasi hutan lebat.
Akses dekat perkotaan Wonosobo, tetapi transportasi lebih sulit dibandingkan Kledung.
Cocok untuk pendaki yang mencari tantangan.
🚩Pos Pendakian: Tidak ada informasi detail tentang pos, tetapi jalur ini memiliki medan terjal dan hutan lebat, serupa dengan Bansari.
📝Catatan: Persiapan fisik dan logistik penting karena fasilitas terbatas dan medan menantang.
6. Jalur Ndoro Arum (Paling Sulit)
📍Lokasi: Dusun Banaran, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo.
⏳Waktu Tempuh: 7–8 jam.
Dikenal sebagai Jalur Naga karena jalur sempit dengan jurang di kedua sisi, sangat ekstrem dan berbahaya, cocok hanya untuk pendaki berpengalaman.
Awal jalur landai dengan hutan pinus, tetapi Jalur Naga di ketinggian 2.125 mdpl menuntut kewaspadaan tinggi.
Dilarang membawa daging atau barang kulit karena kearifan lokal.
🚩Pos Pendakian:
🪧Basecamp (1.508 mdpl): Fasilitas terbatas, toko kelontong tersedia.
🪧Pos 1 (Ngrata, 1.906 mdpl, 1 jam): Jalur landai, hutan pinus.
🪧Taman Ageng (2.025 mdpl): Area fauna (babi hutan, rusa).
🪧Jalur Naga (2.125 mdpl): Jalan sempit dengan jurang.
🪧Pos 2 (Kayu Sawa, 2.280 mdpl): Hutan rimbun.
🪧Pos 3 (Watu Putih, 2.650 mdpl): Tampungan air untuk kebersihan.
🪧Puncak (3.153 mdpl, 1,5 jam dari Pos 3): Dekat makam KH Santri, pemandangan kawah.
📝Catatan: Jalur ini diresmikan pada 2019, digunakan juga untuk ziarah lokal. Pendaki disarankan menggunakan pemandu berpengalaman

Tips Mendaki Gunung Sindoro
✅Latih Fisik dan Mental: Lakukan jogging atau latihan kaki 2–4 minggu sebelumnya untuk stamina. Siapkan mental untuk medan terjal dan suhu dingin (bisa 5°C di puncak).
✅Pilih Jalur Sesuai Kemampuan: Pemula pilih Kledung atau Alang-Alang Sewu (6–7 jam, petunjuk jelas). Berpengalaman coba Sigedang, Bansari, Bedakah, atau Ndoro Arum (ekstrem, butuh pemandu).
✅Siapkan Perlengkapan Tepat: Bawa jaket tahan air, pakaian hangat, sepatu trekking bergrip, tenda tahan angin, sleeping bag, trekking pole, headlamp, dan baterai cadangan.
✅Bawa Logistik Cukup: Siapkan makanan berkalori tinggi (cokelat, energy bar) dan air 2–3 liter. Mata air ada di Pos 2 Alang-Alang Sewu atau Pos 3 Bansari.
✅Cek Musim dan Cuaca: Mendaki di musim kemarau (Mei–September) untuk jalur kering. Hindari hujan deras karena risiko longsor dan licin, terutama di Jalur Naga atau Tanjakan Setan.
✅Patuhi Registrasi dan Aturan Lokal: Daftar di basecamp (Rp15.000–30.000). Di Ndoro Arum, hindari bawa daging/barang kulit sesuai tradisi lokal.
✅Mendaki dengan Aman: Jangan sendirian, ikuti patok penanda (contoh: patok 1–20 Alang-Alang Sewu), istirahat di pos (Pos 3 Alang-Alang Sewu untuk sunrise), dan jaga stamina di tanjakan.
✅Jaga Kebersihan Alam: Bawa pulang sampah, hindari merusak edelweiss atau membuat api unggun sembarangan di hutan.
✅Siapkan P3K dan Kontak Darurat: Bawa obat pribadi, plester, antiseptik. Simpan nomor basecamp/SAR (Pos Pengamatan Gentingsari) dan pastikan ponsel terisi daya.
✅Nikmati Pemandangan: Manfaatkan Pos 3 Alang-Alang Sewu atau Sunrise Camp Sigedang untuk sunrise/sunset. Di puncak, lihat kawah Kembang, Segoro Wedi, dan 12 gunung saat cerah.
✅Rencanakan Waktu Pendakian: Mulai pagi (05.00–07.00 WIB) untuk sampai puncak sebelum malam. Berkemah di Pos 5 Bansari (Mlelan) atau Pos 4 Kledung (Watu Gede).
Waktu Operasional
| Senin | 01:00 - 24:00 | |
| Selasa | 01:00 - 24:00 | |
| Rabu | 01:00 - 24:00 | |
| Kamis | 01:00 - 24:00 | |
| Jumat | 01:00 - 24:00 | |
| Sabtu | 01:00 - 24:00 | |
| Minggu | 01:00 - 24:00 |
Tempat Lain di Sekitar
Ulasan
View Gunung Sumbing Bagus
Naik sindoro via alang2 sewu. Seru banget dan i dah banget. Mana cerah lagi kan jadi dapet view gunung sumbing bagus banget, ditambah lautan awan yang sangat memukau. Next semoga bisa naik sindoro lagi lewat jalur yang lain.
View Kawahnya Mantap
Naik jam 4 pagi sampe puncak jam 10, terus turun. View kawahnya mantap. Jalur bebatuan sempwt jatuh sampai celana robek 😅 Kata temen adaa jalur tanah yang lebih panjang tapi ga nemu, mending lewat situ pas turun daripada lewat jalur berbatu dari pos 4 ke pos 3 soalnya lumayan bahaya kalo licin.
Trek Cukup Ramah
bisa naik ojek dr basecamp sampai post 1 setengah, tracknya dari pos 1 sampai sunrise camp ramah agak landai deh😃☝🏼tpi track dr sunrise camp sampe puncak "ya allah ya allah" bikin dengkul geter😁selama di track g berhenti bersyukur, cakep banget pemandangannya asliiii❤️🔥 first time 3153 mdpl
FAQ 👉
Gunung Sindoro terletak di antara Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia, dekat Gunung Sumbing.
Biaya naik Gunung Rinjani sekitar Rp1,5 juta hingga Rp3 juta, tergantung paket tur dan fasilitas. Apabila tanpa tur, biaya simaksi Gunung Rinjani Rp20.000 per orang per hari untuk wisatawan domestik dan Rp200.000 per orang per hari untuk wisatawan asing.
Gunung Rinjani terkenal karena Danau Segara Anak dan pemandangan kaldera yang spektakuler.
Gunung Sindoro (3.153–3.136 mdpl) merupakan gunung tertinggi ketiga di Jawa Tengah, setelah Gunung Slamet (3.428 mdpl) dan Gunung Sumbing (3.371 mdpl).