Stasiun Kertosono: Layanan Kereta, Jadwal, dan Fasilitasnya
Banaran, Nganjuk Regency, East Java


Tentang Stasiun Kertosono
Stasiun Kertosono (KTS) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Banaran, Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Berada pada ketinggian +44 meter di atas permukaan laut, stasiun ini dikelola oleh Daerah Operasi VII Madiun dan KAI Commuter.
Stasiun Kertosono merupakan stasiun terbesar dan paling timur di Kabupaten Nganjuk, bahkan mengungguli Stasiun Nganjuk yang berada di ibu kota kabupaten dalam hal ukuran bangunan dan jumlah jalur.
Stasiun ini menjadi titik strategis yang menghubungkan jalur utama selatan Jawa menuju Surabaya Gubeng dengan jalur percabangan ke Blitar.
Lokasinya yang hanya berjarak sekitar 30-45 menit dari pusat Kota Nganjuk, Kediri, atau Jombang, membuatnya mudah diakses melalui berbagai moda transportasi.
Stasiun Kertosono tidak hanya berfungsi sebagai pusat transportasi, tetapi juga sebagai landmark historis yang mencerminkan perkembangan perkeretaapian di Indonesia sejak era kolonial.
(gambar: wikipedia, fandom, detik)
Posisi Strategis sebagai Simpang Jalur
Stasiun Kertosono adalah titik pertemuan antara jalur utama menuju Surabaya dan jalur cabang ke Blitar.
Fasilitas Modern dan Ramah Prioritas
Stasiun ini dilengkapi fasilitas modern seperti ruang tunggu luxury untuk penumpang kelas premium, Wi-Fi gratis, dan fasilitas ramah disabilitas seperti jalur landai dan toilet khusus.
Warisan Sejarah dan Peran Ekonomi
Memiliki nilai sejarah yang kaya sebagai bagian dari jaringan kereta api kolonial.
Sejarah Stasiun Kertosono
Stasiun Kertosono memiliki sejarah panjang yang berakar pada era kolonial Belanda.
Pembangunannya direncanakan oleh Staatsspoorwegen (SS) bersamaan dengan jalur kereta api lintas Surabaya–Madiun–Solo.
Stasiun ini resmi beroperasi pada 25 Juni 1881, seiring pembukaan jalur Sembung–Kertosono.
Pada 1 Oktober 1881, jalur Kertosono–Nganjuk selesai, diikuti oleh jalur menuju Kediri pada 13 Agustus 1882.
Salah satu ciri khasnya adalah "Simetri Kertosono," yaitu percabangan jalur setelah menyeberangi Sungai Brantas, dengan satu jalur menuju Surabaya dan lainnya ke Kediri hingga Malang.
Desain ini dibuat untuk menghemat biaya pembangunan jembatan, menunjukkan kecerdikan teknik pada masa itu.
Hingga kini, stasiun ini tetap menjadi salah satu stasiun bersejarah yang relevan dalam sistem transportasi modern.

Layanan Kereta Stasiun Kertosono dan Jadwalnya
Stasiun Kertosono melayani berbagai jenis kereta api, mulai dari kelas eksekutif, bisnis, hingga ekonomi, baik untuk rute jarak jauh maupun lokal.
Berikut adalah beberapa layanan kereta utama berdasarkan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025:
👉 Kereta Api Jarak Jauh:
→ KA Gajayana: Rute Malang–Jakarta (Gambir) via Yogyakarta, kelas eksekutif dan luxury.
→ KA Turangga: Rute Surabaya Gubeng–Bandung, kelas eksekutif.
→ KA Bima: Rute Surabaya Gubeng–Jakarta (Gambir) via Yogyakarta, kelas eksekutif dan compartment suite.
→ KA Kahuripan: Rute Blitar–Bandung (Kiaracondong), kelas ekonomi, berangkat dari Kertosono sekitar pukul 13:30 menuju Blitar dan 06:50 menuju Bandung.
→ KA Logawa: Rute Jember–Purwokerto, kelas ekonomi, berangkat dari Kertosono sekitar pukul 09:45 menuju Jember dan 16:00 menuju Purwokerto.
→ KA Kertanegara: Rute Malang–Purwokerto, kelas eksekutif dan ekonomi, beroperasi sejak 2021.
→ KA Krakatau: Rute Blitar–Merak, kelas ekonomi, berangkat dari Kertosono sekitar pukul 08:50 menuju Blitar dan 18:30 menuju Merak.
👉 Kereta Api Lokal:
→ KA Rapih Dhoho/Penataran Dhoho: Rute Blitar–Surabaya Kota via Kertosono, kelas ekonomi, dengan tarif Rp10.000–Rp15.000 tergantung jarak. Kereta ini berbalik arah di Stasiun Kertosono, dengan jadwal keberangkatan beberapa kali sehari, misalnya pukul 06:00 dan 12:00 menuju Surabaya.
→ KA Ekonomi Lokal Kertosono: Rute Kertosono–Surabaya Kota, kelas ekonomi, dengan jadwal fleksibel yang dapat dicek melalui aplikasi KAI Access.
(gambar: pinterest)

Fasilitas Stasiun Kertosono
Stasiun Kertosono menawarkan fasilitas lengkap untuk mendukung kenyamanan penumpang, yang terus ditingkatkan melalui renovasi terbaru pada Januari 2024.
Berikut adalah fasilitas utama yang tersedia:
→ Ruang Tunggu: Tersedia ruang tunggu standar yang nyaman dengan AC, serta ruang tunggu luxury khusus untuk penumpang kelas Luxury, Priority, Compartment, dan Panoramic (gratis untuk KA seperti Gajayana Luxury dan Argo Wilis Panoramic). Ruang luxury dilengkapi minuman ringan gratis, TV berlangganan, dan toilet mewah.
→ Loket Tiket dan Informasi: Loket tiket melayani pembelian dan refund tiket, sementara pusat informasi membantu dengan jadwal, rute, dan kebutuhan lainnya.
→ Toilet dan Sanitasi: Toilet bersih tersedia, termasuk toilet khusus untuk penyandang disabilitas.
→ Area Parkir: Area parkir luas untuk mobil dan sepeda motor dengan tarif terjangkau.
→ Kios Makanan dan Minuman: Berbagai kios menyediakan makanan ringan, minuman, dan kebutuhan perjalanan.
→ Wi-Fi Gratis: Tersedia di beberapa area, dapat dikonfirmasi di pusat informasi.
→ Fasilitas Ramah Disabilitas: Jalur landai dan lift memudahkan akses bagi lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
→ Loker Penyimpanan: Tersedia untuk menyimpan barang sementara dengan tarif tertentu.
→ Bongkar Muat Barang: Stasiun ini memiliki jalur khusus untuk bongkar muat batu balas/kricak, mendukung aktivitas logistik.
(gambar: medcom)
Ulasan
Stasiun Strategis
Stasiun Kertosono terletak di Kabupaten Nganjuk dan merupakan salah satu stasiun strategis di jalur lintas selatan Jawa. Stasiun ini melayani berbagai jenis kereta api, termasuk kelas ekonomi dan eksekutif. Beberapa kereta api yang berhenti di stasiun ini antara lain KA Brantas, KA Majapahit, dan KA Gajayana. Fasilitas di Stasiun Kertosono cukup memadai, dengan ruang tunggu yang nyaman, loket tiket, dan area parkir yang luas. Stasiun ini juga dilengkapi dengan fasilitas untuk penyandang disabilitas, seperti jalur khusus dan toilet yang ramah difabe
Bersih dan Rapi
Tempatnya bersih dan rapih, tempat parkir juga luas. Di depan stasiun juga biasanya banyak yang jual makanan. Semua kereta yg menuju sby & malang melewati stasiun ini kecuali KA Sancaka
Stasiunnya Lumayan Besar
Stasiunnya lumayan besar dengan banyak lintasan rel. Jika naik kereta dhoho dari Blitar - SBY atau sebaliknya pasti berhenti lama disini karena ganti posisi lokomotif. Di area dalam stasiun terdapat fasilitas kamar mandi yang sebenarnya jumlahnya perlu ditambah agar tidak banyak antrian. Terdapat mushola juga. Untuk makanan dan minuman tersedia roti o, warung nasi Padang dan warung nasi rames Jika keluar stasiun di depan pintu masuk halaman terdapat penjual cilok yang enak dan antri banget kalau beli karena memang hanya ada satu. Disebelahnya ada warung nasi pecel tumpang. Untuk kembali ke stasiun maka harus menunjukkan tiket di loket.
Waktu Operasional
| Senin | 00:00 - 24:00 | |
| Selasa | 00:00 - 24:00 | |
| Rabu | 00:00 - 24:00 | |
| Kamis | 00:00 - 24:00 | |
| Jumat | 00:00 - 24:00 | |
| Sabtu | 00:00 - 24:00 | |
| Minggu | 00:00 - 24:00 |