Air Terjun Tumpak Sewu: Daya Tarik, Lokasi, Rute, dan Tips Berkunjung
Jalan Tumpak Sewu, Besukcukit, Sidomulyo, Kec. Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur 67374


Sekilas Mengenai Air Terjun Tumpak Sewu
Air Terjun Tumpak Sewu atau yang juga dikenal sebagai Coban Sewu menjadi wisata alam yang patut dikunjungi.
Dengan ketinggian mencapai 120 meter, air terjun ini sering dijuluki "Niagara Falls Indonesia" karena aliran airnya yang menyerupai tirai.
Aliran air di Tumpak Sewu berasal dari Sungai Glidik, yang menciptakan pemandangan megah dengan air yang mengalir dari berbagai sisi tebing.
Nama "Tumpak Sewu" sendiri berarti “tumpukan seribu”, yang menggambarkan bentuk uniknya karena menyerupai ribuan aliran air kecil yang jatuh secara bersamaan.
Terletak di ketinggian 500 meter di atas permukaan laut, keindahan Air Terjun Tumpak Sewu menjadikannya destinasi wisata populer, baik bagi turis lokal maupun mancanegara.
(Foto: Foto.espos.id, Banyuwangi.viva.co.id, Idntimes.com)
Pemandangan Indah
Aliran air yang terlihat seperti tirai menjadikan pemandangan air terjun terlihat sangat eksotis.
Lokasi Strategis
Terletak di perbatasan antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Air Terjun Tumpak Sewu mudah diakses dari kedua kota tersebut.
Kaya akan Ekosistem
Hutan tropis yang mengelilingi air terjun adalah rumah bagi berbagai jenis flora dan fauna, menjadikannya tempat yang ideal untuk para pecinta alam dan fotografer.
Spot Foto Menarik
Pemandangan air terjun dari berbagai sudut, tebing-tebing curam, dan hutan hijau yang mengelilinginya membuatnya menjadi tempat yang sempurna untuk mengabadikan momen indah.

Daya Tarik Air Terjun Tumpak Sewu
Daya tarik utama dari air terjun ini adalah bentuknya yang unik.
Namun di samping itu, terdapat hal menarik lainnya yang juga dimiliki oleh air terjun ini, berikut di antaranya:
1. Aliran Air yang Jernih
Berasal dari Sungai Glidih, yang berhulu di Gunung Semeru, air terjun ini memiliki aliran air yang jernih.
Saat disentuh, airnya terasa sangat sejuk dan menyegarkan.
2. Pemandangan Memukau
Aliran air yang tampak seperti tirai raksasa membuat air terjun ini terlihat sangat memukau jika dilihat dari bawah maupun atas ketinggian.
Di sekeliling air terjun, pepohonan rindang menambah keindahan alami yang menawan.
Ketika berkunjung ke sini, jangan lupa untuk mengabadikannya dengan berfoto, ya.
3. Goa Bidadara
Tak hanya melihat pemandangan air terjun, Anda juga bisa menikmati objek wisata lain yang berada di Tumpak Sewu.
Objek wisata tersebut adalah Goa Bidadari.
Goa Bidadari berjarak sekitar 300 meter dari air terjun.
Mitos yang beredar menyebut, Goa Bidadari dulunya merupakan tempat berkumpul para bidadari.
Selain itu, tempat ini juga disebut kerap digunakan untuk kegiatan spiritual.
4. Goa Tetes
Selain Goa Bidadari, Anda juga dapat mengunjungi Goa Tetes.
Goa ini dinamakan Goa Tetes karena air dari atas goa merembes melalui dindingnya dan terus-menerus menetes.
Konon, tetesan air tersebut dipercaya dapat membuat seseorang tampak lebih awet muda.
5. Spot Khusus untuk Memacu Adrenalin
Jika Anda ingin menikmati pemandangan air terjun sambil berjalan kaki, terdapat jalur khusus yang bisa dilewati.
Namun, perlu berhati-hati karena jalur ini dikenal sangat curam.
Untuk mencapai dasar air terjun, Anda harus melewati tangga bambu terlebih dahulu, lalu melanjutkan perjalanan dengan menyusuri aliran Sungai Glidih.
Meskipun cukup menantang, semua usaha tersebut akan terbayar dengan pemandangan indah yang menanti di bawah.
(Photo: Wisata.app)
Lokasi dan Rute Menuju Air Terjun Tumpak Sewu
Objek wisata yang satu ini terletak di perbatasan Malang-Lumajang, Jawa Timur.
Alamat lengkapnya berada di Jalan Tumpak Sewu, Besukcukit, Sidomulyo, Kec. Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Nah, berikut cara menuju Air Terjun Tumpak Sewu.
1. Kendaraan Pribadi
Surabaya:
Dari Surabaya, Anda bisa berkendara menuju ke Malang atau Lumajang. Perjalanan memakan waktu sekitar 2-3 jam.
Dari Malang, lanjutkan perjalanan ke arah selatan menuju Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 2 jam.
Setelah tiba di Kecamatan Pronojiwo, ikuti petunjuk jalan menuju Air Terjun Tumpak Sewu.
Malang:
Dari Malang, berkendaralah menuju ke selatan melalui Jalan Raya Malang-Lumajang. Setelah tiba di Kecamatan Pronojiwo, ikuti petunjuk jalan menuju Air Terjun Tumpak Sewu.
2. Transportasi Umum
Dari Terminal Bus Arjosari Malang, naik bus atau travel menuju Lumajang.
Lanjutkan perjalanan dengan angkutan umum atau ojek menuju Kecamatan Pronojiwo.
Dari Pronojiwo, Anda bisa menyewa ojek atau berjalan kaki menuju Air Terjun Tumpak Sewu.
3. Akses Menuju Air Terjun
Setelah tiba di area parkir Air Terjun Tumpak Sewu, Anda perlu berjalan kaki sekitar 15-20 menit menuju titik utama air terjun.
Jalan setapak menuju air terjun cukup terjal dan licin, jadi pastikan untuk memakai sepatu yang nyaman dan selalu berhati-hati.
Waktu Operasional
| Senin | 07:00 - 17:00 | |
| Selasa | 07:00 - 17:00 | |
| Rabu | 07:00 - 17:00 | |
| Kamis | 07:00 - 17:00 | |
| Jumat | 07:00 - 17:00 | |
| Sabtu | 07:00 - 17:00 | |
| Minggu | 07:00 - 17:00 |
Tempat Lain di Sekitar
Harga Tiket Air Terjun Tumpak Sewu
Untuk menikmati pemandangan indah air terjun, biaya yang dikenakan sangat terjangkau, yakni Rp10.000 per orang.
Jika membawa kendaraan pribadi, terdapat biaya parkir yang harus dibayarkan, yakni Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.
Namun, harga yang tertera di atas dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pengelola.
Fasilitas di Air Terjun Tumpak Sewu Malang
Fasilitas di tempat wisata di Malang ini cukup lengkap.
Adapun beberapa fasilitas yang dapat digunakan oleh pengunjung antara lain:
- Gardu
- Area parkir
- Toilet
- Tempat ibadah
- Warung makan.

Tips Berkunjung ke Wisata Air Terjun Tumpak Sewu
Sebelum berkunjung ke wisata Air Terjun Tumpak Sewu, perhatikan terlebih dahulu tips berikut:
1. Gunakan Pintu Masuk dari Lumajang
Seperti yang diketahui, tempat wisata hits ini berada di perbatasan antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang.
Sejatinya, terdapat dua pintu masuk yang bisa digunakan, yaitu dari Lumajang dan Malang.
Pengunjung disarankan untuk menggunakan pintu masuk dari Lumajang karena jalur yang dilalui terbilang lebih aman.
2. Jangan Gunakan Alas Kaki Licin
Jalur untuk ke area air terjun sangat licin.
Maka, pastikan Anda untuk menggunakan alas kaki yang sesuai.
Anda bisa menggunakan sandal gunung atau sepatu khusus untuk trekking.
3. Persiapkan Stamina
Perjalanan untuk menuju Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang sangat panjang.
Bahkan, waktu tempuhnya mencapai satu jam.
Terlebih lagi, jalur yang dilalui dapat menurun dan menanjak, yang mana ini akan sangat menguras fisik.
Oleh karena itu, disarankan untuk berolahraga terlebih dahulu jika Anda ingin menuju ke sana.
(Photo: Lingga.pikiran-rakyat.com)
Ulasan
Pemandangan Memukau
Air Terjun Tumpak Sewu (juga dikenal sebagai Coban Sewu) adalah air terjun terbaik di Indonesia. Air terjun ini memang bukan yang terbesar, bahkan di Jawa Timur, tapi jelas merupakan yang paling mengesankan. Dari atas, air terjun ini terlihat seperti pohon kehidupan, dari bawah air terjun ini sangat kuat, dan dari semua sudut, air terjun ini sangat menakjubkan dan merupakan salah satu tempat favorit saya di Jawa Timur. Cara terbaik untuk menikmati Air Terjun Tumpak Sewu adalah dari sudut pandang di atas atau dengan mendaki turun ke ngarai untuk mencapai dasar air terjun. Pemandangan air terjun yang sangat bagus dari atas dan bawah. Akan berkunjung lagi jika ada kesempatan. Salam dari Malaysia dengan Cinta 😘
Bawa Perlengkapan Lengkap
Air terjun yang indah. Pemandangan yang menakjubkan, bawalah perlengkapan untuk berbasah-basahan karena jika Anda turun, Anda akan disemprot oleh air terjun yang sangat besar. Jalan untuk turun sangat curam, dan membutuhkan waktu yang lama untuk turun, kemudian kembali naik adalah latihan kardio yang cukup bagus. Tapi air terjun ini sepadan, benar-benar menakjubkan. Ada juga banyak air terjun yang lebih kecil di sekitarnya, beberapa di antaranya dapat Anda lalui dengan berjalan kaki.
Pemula Sebaiknya Menyewa Pemandu
Ini adalah air terjun yang luar biasa! Lebih baik berkunjung di pagi hari. Agak ramai tetapi sangat sepadan! Tangga yang ada sedikit sulit untuk didaki. Anda harus mengenakan sepatu dan pakaian tahan air agar tidak basah. Orang-orang yang mengurangi mobilitas sebaiknya menghindari tempat ini. Sangat disarankan untuk menyewa pemandu terlebih dahulu. Akan lebih baik jika ada seseorang yang menjaga Anda dan memotret Anda.