Jual Pabrik Dengan Internet di BSD Komersial Area, Tangerang
Menampilkan 1 properti | 1 dari 1 Halaman


24
Dijual! Pabrik di BSD Komersial Area Tangerang LT 516m2 / LB 396m2 Kawasan Strategis
Bsd Komersial Area, TangerangUnit komersial di Tangerang dijual dengan LT 516m2, LB 396m2 Kawasan sangat strategis, cocok untuk investasi Lokasi di area ramai. 11 menit ke Stasiun Rawa Buntu, 11 menit ke Stasiun Serpong, 12 menit ke SutraLoop Harga Rp 5,8 Miliar ------------------------------------------------------------ HARUS DIBELI Pabrik Siap Pakai Kawasan Blessindo, NIB dan Izin Pabrik Ready. ada 5 Type LT 10x43 Rp. 4,7 Milyaran LT 12x43 Rp. 5,8 Milyaran LT 18x48 Rp. 9,6 Milyaran LT 23x96 Rp. 23 Milyaran Kavling Start 5.000m2 LT 50x1000 Start Rp. 5 Jutaan Keunggulan : - Izin Pabrik Ready - Keamanan 24Jam - Bebas Pungli dan Ormas - Akses Tol Legok dan Future Akses Tol Langsung (Full Beton) - Akses Container, Fusso dll - Bebas Banjir - Akses Supply Listrik - Waste Management Limbah - High Speed Network untuk Internet - Akses Supply Air Bersih Terjamin Nilai properti dan sewa lahan komersial akan terus meningkat di Jabodetabek selama tahun 2025 menurut Monitor Pasar terbaru LJH Komersial Alam Sutera. Pasar Komersial tetap menjadi prospek yang baik bagi investor dan pengusaha dengan memperkirakan nilai dan sewa akan naik karena permintaan yang selalu meningkat tiap tahunnya. Saat ini, Harga Jual kavling Komersial 25-35 Juta/m2 sewa 850ribu/m2 di Lokasi Premier (Jalan Utama) dan 10-15 Juta/m2 350ribu/m2 di Second Line, peningkatan harga naik sekitar 7%, serta permintaan meningkat sebesar 21% selama periode tahun 2024. Hasil untuk properti lahan komersial akan terus stabil hingga tahun 2025, setelah rata-rata 6,5-8,5% dan 6,5-7,5%, masing-masing, selama akhir tahun 2024. Pasar ritel diharapkan berkinerja cukup baik sejalan dengan tantangan biaya hidup yang berkelanjutan dan kondisi global yang lebih luas. Prakiraan tersebut muncul karena wilayah Jabodetabek menduduki peringkat pertama di Indonesia untuk ketahanan bisnis – dan ukuran keberhasilan jangka panjang perusahaan. Kepala Riset Grup LJH Alam Sutera mengatakan infrastruktur wilayah Jabodetabek sangat mendukung minat pasar dikarenakan pembangunan yang masif diarea peyangga ibukota. “Investor dan penghuni mengakui peran Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi sebagai pintu gerbang ke pasar domestik.” “Dari Bandara Soetta dan kawasan industri di sekitarnya, hingga Tanjung Priok, Cilegon dan Cikarang, menawarkan efisiensi yang luar biasa bagi operator transportasi dan logistik. Wilayah ini merupakan penghubung antara sektor perdagangan barang dan jasa.

Candra LJH
LJH Realty Alam Sutera