
Batu split adalah salah satu material yang biasanya dipakai dalam pembuatan konstruksi bangunan.
Material ini berasal dari batu besar di area penambangan khusus yang kemudian diolah dengan cara dibelah atau dipecah.
Cara menghancurkannya bisa secara manual atau menggunakan mesin penghancur.
Karena itu, ukuran batu split terhitung cukup kecil dibandingkan jenis batu lainnya.
Penasaran dengan fungsi, jenis dan harga batu ini? Berikut ulasan lengkapnya.
Fungsi Batu Split

Foto: hargapasir.com
Walau berukuran kecil, bahan bangunan yang kerap disebut batu belah ini memiliki fungsi krusial dalam konstruksi bangunan.
Umumnya, batu tersebut digunakan sebagai bahan utama pembuatan beton cor atau beton bertulang.
Ketika membuat beton cor, material ini akan dicampur dengan bahan lain seperti semen, air, dan pasir.
Selain beton cor, batu belah digunakan sebagai material jalan (lapisan pondasi atau permukaan jalan), drainase, hingga elemen dekorasi rumah.
Khusus untuk dekorasi rumah, tidak jarang batu belah yang kecil dipakai sebagai hiasan taman.
Bahkan, batu ini bisa diaplikasikan sebagai elemen utama taman kering atau taman zen ala Jepang.
Di pasaran, terdapat beberapa jenis batu split yang dibedakan berdasarkan ukuran, fungsi, dan harganya.
Sebagai informasi, simak paparan lengkapnya di bawah ini.
Jenis-Jenis Batu Split
1. Batu Split 1-2 (10-20 mm)

Foto: regoyo.com
Jenis batu belah 1-2 sering digunakan untuk bahan cor berbagai konstruksi, termasuk konstruksi berat seperti gedung, landasan terbang, dan bantalan kereta api.
2. Batu Split 2-3 (20-30 mm)
Batu belah jenis 2-3 biasanya dipakai sebagai bahan mengecor lantai rumah atau membuat pondasi cakar ayam.
3. Batu Split 3-5 (30-50 mm)
Jenis batu belah 3-5 dapat digunakan untuk kebutuhan konstruksi berat, misalnya sebagai pelapis jalan sebelum ditimpa oleh material lainnya.
Selain itu, material ini juga berguna dalam membuat beton cor pemecah ombak.
4. Makadam 5-7 (50-70 mm)
Tidak semua batu betah berukul kecil seperti kerikil, sebab ada pula jenisnya yang cukup besar yakni makadam.
Dengan ukurannya ini, makadam dapat dipakai untuk material pengeras lahan.
5. Batu Gajah
Jenis terakhir adalah batu gajah atau batu boulder.
Batu gajah merupakan batu belah dengan ukuran terbesar yang digunakan untuk menimbun lahan.
Fungsi jenis batu gajah adalah sebagai bahan beton pemecah ombak dan membuat dermaga kecil.
Selain itu, banyak pula masyarakat yang memakai batu gajah sebagai bahan membuat pondasi bangunan.
Harga Batu Split

Foto: shopee.co.id
Batu belah dijual per satu truk atau per 5 m3.
Harganya berbeda-beda tergantung jenisnya.
Melansir berbagai sumber, berikut kisaran harga batu split terbaru:
- Batu Belah 1-2 (10-20 mm): Rp1.350.000-1.450.000
- Batu Belah 2-3 (20-30 mm): Rp1.650.000-1.849.000
- Batu Belah 3-5 (30-50 mm): Rp1.950.000-2.100.000
- Makadam 5-7 (50-70 mm): Rp1.500.000-1.600.000
- Batu Gajah: Rp1.300.000-2.000.000
Sebagai informasi, harga batu belah di atas hanya gambaran karena bisa berbeda-beda di setiap daerah.
Jika kamu membelinya secara online, tentu harga tersebut belum termasuk ongkos kirim.
Kemudian, harga batu belah dapat kamu tawar, apalagi jika jumlah batu yang dibeli cukup banyak.
Makin banyak pesanan, harga batu belah bisa lebih terjangkau.
Itulah informasi terkait batu belah lengkap dengan kisaran harganya di pasaran.
Semoga bermanfaat!