
Particle board dan MDF merupakan dua material kayu olahan populer. Pelajari perbandingan particle board vs MDF dalam artikel ini, yuk!
Dalam industri furnitur dan desain interior, ada berbagai jenis material kayu olahan yang digunakan sebagai alternatif kayu solid.
Dua di antaranya yang paling populer adalah particle board dan MDF (Medium Density Fiberboard).
Kedua material ini sering digunakan karena harganya yang lebih ekonomis dibandingkan kayu alami, serta kemampuannya untuk dibentuk sesuai kebutuhan desain.
Terkait dua material ini, tak sedikit orang yang masih bingung mengenai perbedaannya.
Pasalnya, kedua material ini memang sekilas tampak serupa, meskipun keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Kalau kamu juga masih bingung, simak perbandingan particle board vs MDF berikut ini!
Perbedaan Particle Board vs MDF

1. Bahan Baku dan Proses Pembuatan
Perbedaan particle board vs MDF paling mendasar terletak pada bahan baku dan proses pembuatannya.
Particle board dibuat dari serpihan kayu kasar yang dicampur dengan resin dan dipadatakan menggunakan tekanan serta suhu tinggi.
Sementara itu, MDF terbuat dari serat kayu halus yang juga dicampur dengan resin dan dikompresi dalam kondisi serupa.
Karena perbedaan bahan baku ini, MDF memiliki tekstur yang lebih halus dan seragam dibandingkan particle board yang memiliki tampilan lebih kasar dengan potongan kayu yang terlihat.
Baca Juga:
6 Jenis Kayu untuk Furniture yang Populer Digunakan
2. Kekuatan dan Daya Tahan
MDF memiliki kepadatan yang lebih tinggi dibandingkan particle board sehingga lebih kuat dan tahan terhadap beban.
MDF juga lebih sulit pecah atau retak, terutama saat dipaku atau disekrup.
Sebaliknya, particle board cenderung lebih mudah hancur atau rapuh jika terkena beban berat, terutama jika terkena kelembapan.
Hal ini dikarenakan bahan dasarnya yang terdiri dari serpihan kayu kasar yang kurang padat.
3. Ketahanan Terhadap Air dan Kelembapan
Particle board lebih rentan terhadap kelembapan dibandingkan MDF.
Jika terkena air, particle board akan mudah mengembang dan kehilangkan bentuknya.
Beda halnya dengan MDF yang lebih tahan terhadap perubahan bentuk, meskipun tetap perlu dilapisi dengan cat atau laminasi agar lebih awet.
Berdasarkan perbedaan particle board vs MDF pada aspek ini, MDF dengan pelapis tahan air lebih direkomendasikan untuk penggunaan area dengan kelembapan tingi seperti dapur atau kamar mandi.
4. Permukaan dan Estetika
MDF memiliki permukaan yang lebih halus dan rata sehingga lebih mudah untuk dicat atau dilapisi veneer.
Dengan demikian, MDF lebih cocok untuk furnitur dengan finishing cat atau pelapis dekoratif.
Di sisi lain, particle board memiliki permukaan yang lebih lasar dan seringkali memerlukan laminasi agar terlihat lebih estetis.
Apabila membutuhkan tampilan yang lebih halus, MDF merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan particle board.
5. Harga
Perbandingan particle board vs MDF selanjutnya terletak pada harganya.
Particle board umumnya lebih murah dibandingkan MDF karena proses produksinya lebih sederhana dan menggunakan bahan baku yang lebih kasar.
Oleh karena itu, particle board sering digunakan untuk furnitur yang lebih ekonomis atau produk yang tidak memerlukan daya tahan tinggi.
Di samping itu, meskipun harga MDF lebih mahal, kualitas dan estetika yang ditawarkan lebih baik sehingga sering digunakan untuk furnitur dengan kualitas yang lebih tinggi.
Baca Juga:
7 Jenis Triplek untuk Rumah Beserta Kelebihan dan Kekurangan
6. Kemudahan dalam Pengolahan
MDF lebih mudah dipotong, dibentuk, dan dikerjakan dengan berbagai alat pertukangan dibandingkan particle board.
MDF juga tidak mudah pecah saat dipotong atau dibor karena teksturnya yang lebih halus dan seragam.
Sebaliknya, particle board cenderung lebih rapuh dan bisa hancur di bagian tepinya saat diproses, terutama jika tidak menggunakan teknik yang tepat.
Inilah alasan MDF lebih sering dipilih untuk desain furnitur dengan detail yang rumit.
***
Itulah perbandingan particle board vs MDF, Property People.
Dapatkan hunian yang pas di hati hanya di www.99.co/id!
(cover: varnagroup.com)