
Kontrak rumah bisa jadi pilihan bagi mereka yang ingin menempati hunian, namun belum memiliki bujet yang cukup atau hanya ingin menetap sementara di suatu tempat.
Namun sama halnya dengan beli rumah, mengontrak rumah juga perlu memiliki berbagai pertimbangan demi kenyamanan Anda selama tinggal di sana.
Anda memerlukan strategi untuk memilih kontrakan seperti memilih lokasi yang tepat, akses transportasi yang bisa menjangkau rumah, fasilitas kawasan, keamanan lingkungan hingga harga yang sesuai.
Nah, untuk memilih rumah kontrakan yang tepat dan efisien, berikut beberapa pertimbangan yang biasanya dijadikan orang dalam memilih sewa rumah.
3 Tips Kontrak Rumah
Melakukan Survei Lokasi
Tips kontrak rumah pertama adalah melakukan survei lokasi secara langsung yang wajib dilakukan sebelum menentukan kontrakan.
Tentu saja hal ini terkait dengan kemudahan mobilitas dalam keseharian. Pertimbangan ini biasanya lebih kepada jarak yang dekat atau akses yang mudah ke tempat kerja, sekolah, pusat perbelanjaan dan fasilitas sosial lainnya.
Sebelum memutuskan untuk memilih kontrakan rumah, pastikan Anda melakukan survei langsung ke lokasi rumah untuk mengetahui kondisi rumah secara keseluruhan.
Baik kondisi lingkungan sekitar, fasilitas kawasan hingga akses jalan menuju rumah kontrakan.
Hal ini juga terkait dengan faktor keamanan dan kenyamanan. Keamanan dalam hal ini berarti hunian tidak di daerah yang rawan banjir atau bencana alam. Juga tidak rawan tindak kejahatan seperti pencurian.
Sementara faktor kenyamanan yang perlu dipertimbangkan terutama adalah kebersihan.
Pastikan lingkungannya terjaga kebersihannya, tidak berada dekat ke sumber polusi yang lama kelamaan tidak hanya mengganggu kenyamanan tapi juga bisa memengaruhi kesehatan.
Mengecek Kisaran Harga Pasaran Kontrakan
Setelah melakukan survei lokasi, ada baiknya Anda mengecek harga pasaran dengan cara melakukan riset.
Caranya pun mudah, Anda bisa menggunakan situs properti jual rumah seperti 99.co Indonesia, atau riset secara langsung pada beberapa rumah di lingkungan tersebut.
Pastikan Anda melakukan riset tidak hanya pada satu atau dua rumah, namun juga ke beberapa lokasi hunian untuk mendapatkan harga yang paling sesuai.
Jika sudah menemukan kontrakan yang sesuai, barulah Anda melakukan negosiasi harga dan menentukan jangka waktu mengontrak.
Di sini pula Anda bisa bernegosiasi dengan pemilik, baik untuk mendapatkan potongan harga maupun bonus lainnya.
Jika sudah yakin dengan pilihan Anda, jangan lupakan surat perjanjian sewa menyewa rumah.
Memilih Kontrakan yang Sesuai dengan Kebutuhan
Tips kontrak rumah yang selanjutnya adalah memilih hunian yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi.
Misalnya jika Anda hanya sendiri atau berdua dengan pasangan, maka rumah dengan 1 kamar atau 2 kamar saja cukup.
Setiap orang memiliki rumah impian, tapi jika Anda mencari rumah kontrakan, sebaiknya pilihlah berdasarkan kebutuhan saja, karena bagaimanapun hunian ini hanya untuk sementara.
Kontrak rumah biasanya dilakukan oleh masyarakat kota besar yang jadi tujuan urbanisasi, sehingga tak hanya dipadati oleh warga setempat tapi juga pendatang yang menetap sementara.
Bagi mereka, kontrak rumah adalah langkah yang paling logis. Begitu juga bagi mereka yang belum mampu membeli hunian sendiri karena harga properti terus meroket, apalagi di kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Bali.
Tapi tenang saja, sebagai panduan bagi Anda yang sedang mencari hunian di ketiga kota besar ini, berikut beberapa hal perlu Anda ketahui dan contoh kisaran harga rumah kontrakan yang bisa Anda pertimbangkan.
Kisaran Harga Sewa Kontrakan
Setelah membahas tips kontrak rumah, berikut ini adalah pemaparan kisaran harga sewa kontrakan yang dapat dijadikan informasi.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa Jakarta adalah kawasan yang paling padat di Indonesia.
Orang dari pelosok negeri datang ke ibu kota ini untuk mencoba peruntungannya dalam bekerja atau melanjutkan studi.
Padatnya jumlah penduduk menyebabkan permintaan akan hunian pun jadi sangat tinggi, bahkan bisa dibilang saat ini jumlah rumah di Jakarta tidak berimbang dengan jumlah para pencari hunian.
Hal ini berimbas pada tingginya harga properti, terutama di beberapa daerah yang jadi pusat bisnis ibu kota yakni kawasan selatan, barat dan pusat.
foto: pixabay.com
Bagi Anda yang sedang mencari rumah kontrakan di kawasan-kawasan ini, mungkin harus mencari lebih giat agar dapat tarif kontrakan yang terjangkau.
Untuk memberi kemudahan, berikut ini adalah kisaran harga kontrakan di Jakarta.
Berapa Harga Kontrakan Rumah di Jakarta Selatan?
Kawasan selatan adalah yang paling premium di Jakarta. Di sini terdapat pusat bisnis mulai dari Kuningan hingga Sudirman Central Business District (SCBD).
Dan terdapat pula kawasan hunian bergengsi seperti Pondok Indah, Kemang, Kebayoran Baru dan lain sebagainya.
Harga kontrak rumah Jakarta Selatan di kawasan Petukangan memiliki tarif mulai dari Rp1,3 juta per bulan dengan luas 30 m².
Berapa Harga Kontrak Rumah di Jakarta Pusat?
Kawasan pusat juga merupakan salah satu area premium di Jakarta. Beberapa kawasan populer di sini antara lain adalah Menteng dan Thamrin.
Dan karena berada di tengah, ini membuatnya jadi mudah mengakses berbagai titik, termasuk kawasan Jakarta Selatan maupun Jakarta Barat.
Belum lagi memang di sini juga terdapat berbagai fasilitas dan area perkantoran, termasuk instansi pemerintah seperti kantor gubernur, kantor imigrasi dan pengadilan negeri.
Jika Anda ingin kontrak rumah Jakarta Pusat, salah satu pilihan menariknya adalah rumah berluas 39 m² dalam kondisi semi furnished yang disewakan dengan tarif Rp27,5 juta per tahun atau sekitar Rp2,2 juta per bulan.
Berapa Harga Kontrak Rumah di Jakarta Barat?
Wilayah barat merupakan kawasan yang akan dikembangkan sebagai pusat bisnis baru mengikuti Jakarta Selatan.
Sehingga tak heran jika pemerintah cukup fokus dalam mengembangkan infrastruktur dan fasilitas sosial di sini.
Namun bukan berarti Jakarta Barat tidak memiliki kawasan populer seperti dua kawasan sebelumnya, karena di sini ada daerah Kembangan, yang jadi lokasi perumahan bergengsi Puri Indah.
Dan salah satu yang jadi daya tarik utama kawasan ini adalah keberadaan Bandara Soekarno Hatta. Perbaikan dan pengembangan bandara tersibuk di Indonesia ini berimbas positif pada perkembangan Jakarta Barat.
Bagi yang sedang mencari info kontrak rumah murah, Anda bisa coba salah satu hunian di Kebon Jeruk dengan tarif Rp18 juta per tahun atau Rp1,5 juta per bulan dengan luas 30 m².
Berapa Harga Kontrak Rumah di BSD City?
foto: bsdcity-development.com
Selain Jakarta, daerah penyangga ibu kota kini juga jadi rebutan para pencari hunian.
Hal ini tak terlepas dari semakin mudahnya akses seiring dengan pembangunan jalan tol dan pengadaan ragam transportasi.
Kebanyakan daerah penyangga ini berkembang pesat karena dibangunnya proyek properti berskala besar seperti kota mandiri.
Salah satunya adalah Tangerang Selatan dimana terdapat BSD City, persembahan SinarMas Land.
Kalau Anda ingin kontrak rumah BSD City, salah satu pilihannya adalah di Cluster Vanya Park. Rumah 2 lantai dengan luas 57 m² ditawarkan senilai Rp30 juta per tahun.
Berapa Harga Kontrak Rumah di Bandung?
photo: yourbandung.com
Selain Jakarta sebagai ibu kota, ada beberapa kota lainnya di Indonesia yang banyak diminati oleh para pencari hunian.
Salah satunya adalah Bandung. Kota Kembang yang kini bisa dijangkau dengan 3 jam perjalanan dari Jakarta via Tol Cipularang ini juga jadi sasaran para pencari hunian.
Daya tarik Bandung sebagai hunian, terutama karena lingkungannya yang masih asri dan udara yang sejuk.
Belum lagi kota ini juga mengalami perkembangan cukup pesat karena lokasinya yang tak terlalu jauh dari Jakarta. Bahkan banyak pencari rumah di Bandung adalah mereka yang berasal dari Jakarta.
Tapi tentunya juga ada mereka yang berasal dari kawasan lain karena Bandung juga jadi salah satu tujuan urbanisasi.
Tingginya angka pendatang ke Bandung bukan saja dari kalangan pekerja tapi juga mahasiswa.
Maklum, di sini terdapat sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta unggulan.
Sama halnya dengan Jakarta, Bandung juga memiliki kawasan yang nilai propertinya cenderung mahal dibanding daerah lain misalnya kawasan utara dan tengah.
Hal ini karena kawasan ini tak hanya strategis dan berada dekat ke pusat pemerintahan, tapi juga karena memiliki sejumlah destinasi menarik (objek wisata).
Tapi bagi yang ingin kontrak rumah Bandung dengan harga terjangkau, Anda bisa mencarinya di kawasan selatan, timur atau Bandung Barat.
Misalnya sebuah rumah dengan luas 80 m² yang terdiri dari 3 kamar tidur, disewakan dengan tarif Rp25 juta per tahun atau sekitar Rp2 juta per bulan.
Berapa Harga Kontrak Rumah di Bali?
foto: denpasartourism.com
Pulau Dewata ini jadi salah satu pilihan yang populer untuk domisili karena dikenal dengan pemandangan alam yang indah.
Bahkan beberapa objek wisatanya sudah mendunia sehingga banyak didatangi wisatawan asing.
Ini sekaligus menunjukkan kelebihan masyarakat Bali yang bersifat terbuka. Menariknya lagi, meski terbuka, di sisi lain masyarakat Bali masih memegang teguh nilai-nilai budaya mereka.
Keberagaman masyarakat di Bali tidak membuat daerah ini rawan konflik. Justru sebaliknya, masyarakatnya bisa hidup berdampingan dengan damai. Karena itulah Bali jadi salah satu tempat yang ideal untuk dihuni.
Sama halnya dengan kota besar lain, Bali juga memiliki banyak sekali pendatang yang bekerja dan menetap di sini.
Sebagian besar dari mereka kemudian memilih untuk kontrak rumah di Bali.
Untuk pilihan menarik rumah kontrakan di Bali salah satunya ada yang berluas 40 m² di kawasan Tabanan. Rumah dengan 2 kamar tidur ini dibanderol Rp18 juta per tahun atau Rp1,5 juta per bulan.
Nah, itulah sejumlah tips kontrak rumah beserta kisaran harga yang bisa menjadi referensi. Jadi, sekarang Anda sudah siap kontrak rumah?