
Foto: The Globe and Mail
Investasi semakin lekat dengan generasi milenial. Khususnya jika melirik dua tahun belakangan ini.
Kondisi pandemi yang tak pasti seakan memaksa kita untuk mempelajari berbagai hal baru tentang investasi, seperti misalnya cara menabung saham.
Tak hanya saham atau emas, sebagian orang juga mulai melihat investasi properti sebagai salah satu safe haven di masa tua.
Salah satu bentuknya adalah dengan memulai bisnis rumah kontrakan sederhana atau kost-kostan.
Mungkin banyak yang bingung dan bertanya, apakah kontrakan termasuk investasi?
Ya, bahkan bisa dibilang kalau rumah kontrakan adalah jenis investasi properti yang menguntungkan dan bisa bermanfaat dalam jangka panjang.
Bentuk investasi ini memang terdengar menjanjikan, terlebih jika mengingat fakta bahwa Indonesia masih mengalami backlog atau defisit tempat tinggal.
Dalam hal ini, ada kesenjangan antara kebutuhan dengan ketersediaan rumah, sehingga masih banyak orang yang belum memiliki rumah pribadi.
Karena kebutuhan akan hunian semakin meningkat dari tahun ke tahun, tak heran kalau bisnis kontrakan atau bisnis kost kostan semakin marak dewasa ini.
Terlebih jika kita menyadari bahwa bentuk investasi ini dapat menjadi passive income sampai beberapa tahun ke depan.
Lalu, bagaimana cara memulai bisnis kontrakan?
Sejujurnya, ada banyak hal yang harus diketahui dulu sebelum Anda memulai bisnis rumah kontrakan sederhana, yang akan dijelaskan di bawah ini.
Inilah 5 Tips Memulai Bisnis Kontrakan untuk Pemula
Pilih Lokasi yang Strategis
Foto: Unsplash
Tips pertama untuk memulai bisnis rumah kontrakan adalah menentukan lokasi yang strategis.
Layaknya kita yang sedang mencari hunian, orang di luar sana juga pasti akan mencari kontrakan dengan lokasi yang strategis dan berdekatan dengan fasilitas penting.
Terlebih jika Anda menjadikan pekerja atau mahasiswa sebagai target penghuni kontrakan atau kost-kostan Anda.
Jadi perhatikan dulu apakah letak tanah atau rumah yang akan dibeli strategis atau tidak.
Sebagai contoh, Anda bisa melihat rumah di Mustika Village Karawang.
Tak hanya dekat dengan jalan raya dan akses tol, perumahan satu ini juga cukup dekat dengan kawasan pabrik dan perkantoran di pusat Karawang.
Buat Desain yang Menarik
Foto: Unsplash
Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan orang yang ingin mengontrak rumah. Salah satunya adalah desain rumah kontrakan yang menarik.
Tak hanya fasadnya, desain interior rumah kontrakan yang simpel dan minimalis juga akan menarik banyak calon penyewa.
Selain itu bagi mereka yang sudah memiliki anak, desain rumah yang aman untuk anak juga menjadi prioritas utama dalam mencari kontrakan.
Kita ambil contoh interior rumah di Freja House BSD. Seperti yang terlihat, desain Skandinavia sangat kental di dalam hunian satu ini.
Bentuk ruangan di dalamnya juga nyaman serta memiliki sirkulasi udara lancar yang tentunya merupakan hal plus lainnya dari sebuah rumah.
Bayangkan jika Anda menawarkan rumah kontrakan yang kurang lebih mirip seperti hunian di atas. Bahkan Anda pun tertarik untuk tinggal di dalamnya, bukan?
Kualitas Bangunan
Foto: Unsplash
Hal ini juga patut diperhatikan. Karena bagaimanapun, material yang baik akan memengaruhi kesan pertama penyewa yang akan mengontrak.
Tak hanya itu, kualitas bangunan yang baik juga akan membuat kontrakan jadi lebih awet sehingga meminimalisir kerusakan.
Dengan begitu, Anda dapat mengalokasikan biaya maintenance kontrakan untuk keperluan lainnya.
Biaya Sewa yang Terjangkau
Foto: Unsplash
Biaya sewa juga menjadi faktor utama yang akan dipertimbangkan oleh para calon penyewa.
Jadi, jangan sampai Anda menentukan harga sewa kontrakan yang terlalu mahal jika dibandingkan dengan harga pasaran di kawasan tersebut.
Ada beberapa hal yang bisa dijadikan patokan untuk menentukan harga sewa dalam bisnis rumah kontrakan sederhana Anda.
Misalnya lokasi, luas rumah, fasilitas, hingga durasi sewa.
Anda juga dapat menggunakan rumus untuk sewa rumah, yakni harga properti x capitalization rate (rata-rata capitalization rate rumah berkisar 3 – 5 % per tahun).
Misalnya, Anda akan menyewakan rumah seharga Rp600 juta di Seion Serang. Maka rumusnya adalah sebagai berikut:
= 5 % x 600 juta: 30 juta per tahun.
Tentu saja, harga ini bisa disesuaikan dengan durasi sewa, baik untuk per bulan atau per tahun.
Sediakan Fasilitas Unggulan
Foto: Unsplash
Perlu dipahami kalau tingkat keberhasilan bisnis rumah kontrakan sederhana tidak otomatis berdasarkan supply and demand.
Dengan kata lain, orang tidak akan langsung berbondong-bondong untuk menyewa rumah kontrakan Anda begitu saja.
Perlu diingat kalau yang memiliki bisnis kontrakan bukan hanya Anda. Masih banyak orang yang juga menawarkan kontrakan dengan keunggulannya sendiri.
Salah satu hal yang dapat membuat bisnis kost-kostan atau kontrakan Anda menonjol adalah dengan menawarkan beragam fasilitas mumpuni di dalamnya.
Di bawah ini adalah beberapa fasilitas yang sebaiknya disediakan di dalam kontrakan Anda:
Fasilitas Utama
Seperti halnya tinggal di rumah sendiri, para penyewa juga ingin mendapat fasilitas lengkap di dalam hunian yang disewanya.
Karena itu, lengkapi rumah kontrakan Anda dengan fasilitas utama seperti dipan serta kasur, lemari, meja, kursi, kloset duduk, shower dengan air hangat, dan lain sebagainya.
Fasilitas tambahan seperti AC atau TV kabel juga dapat dimasukkan agar penyewa semakin betah di dalam rumah.
Tak hanya itu, keberadaan fasilitas mewah ini juga bisa menjadi alasan bagi Anda untuk mematok tarif sewa yang cukup tinggi karena “worth it” untuk ditinggali.
Internet
Fasilitas lain yang tak kalah penting saat akan menjalani bisnis rumah kontrakan sederhana ialah koneksi internet atau WiFi.
Seperti diketahui, di era modern yang serba digital seperti sekarang ini, kebutuhan internet menjadi hal penting bagi sebagian besar orang.
Kehadiran internet bisa jadi pertimbangan menarik, apalagi jika lokasi rumah kontrakan Anda berdekatan dengan kawasan perkantoran atau universitas ternama.
Fasilitas ini tentunya dapat membantu mereka untuk mengerjakan tugas kantor atau kampus.
Demikian penjelasan mengenai tips memulai bisnis rumah kontrakan untuk Anda yang tertarik menjalaninya. Semoga bermanfaat!