Kelebihan dan Kekurangan Bahan MDF beserta Harganya

Last update: 18 September 2024 4 min read
Author:

Bahan MDF adalah sejenis papan kayu yang banyak digunakan dalam pembuatan furnitur rumah.

MDF sendiri merupakan singkatan dari Medium Density Fiberboard.

Papan kayu ini dibuat dari serat atau fiber kayu yang dipadatkan dan dicampur dengan resin.

Serat kayu ini dipadatkan dengan suhu dan tekanan tinggi, sehingga membentuk lembaran atau papan yang kuat.

Pada tahap akhir pembuatannya, bahan MFD akan diampelas sampai permukaannya terasa halus.

Lalu, bagaimana dengan daya tahannya? Bahan MDF memang tidak sekuat kayu solid karena memiliki tingkat kepadatan sedang.

Selain daya tahan, ada sejumlah hal penting lain yang harus kamu ketahui terkait material ini.

Biar nggak penasaran, berikut kelebihan dan kekurangan bahan MDF.

Baca juga: Cara Merawat Furniture Kayu Jati agar Tetap Kuat dan Kinclong

Kelebihan dan Kekurangan Bahan MDF

Kelebihan Bahan MDF

1. Permukaan Halus

papan mdf

Foto: shopee.co.id

Kelebihan pertama dari bahan MDF adalah permukaannya yang halus dan rata.

Hal ini membuat bahan MDF mudah dibentuk untuk menghasilkan berbagai jenis furnitur.

Selain itu, tampilan furnitur berbahan MDF juga lebih rapi dibandingkan kayu biasa.

2. Bobotnya Ringan

Bobot MDF relatif ringan dibandingkan dengan kayu solid, sehingga memudahkan dalam proses pengangkutan dan pemasangan.

Bahkan, furnitur yang terbuat dari papan MDF dapat dirakit sendiri oleh pemiliknya.

3. Harga Terjangkau

Kelebihan lain dari bahan MDF adalah harganya.

Karena tidak menggunakan kayu murni, material ini biasanya dijual dengan harga yang cukup murah.

Demikian pula dalam bentuk olahan, furnitur berbahan MDF cenderung dijual lebih murah dibadingkan kayu solid.

4. Ramah Lingkungan

Tidak seperti kayu solid yang berasal dari pohon, pembuatan bahan MDF memanfaatkan limbah kayu atau kayu daur ulang.

Hal ini membuat kayu MDF lebih ramah lingkungan karena dapat mengurangi aktivitas penebangan pohon.

Kekurangan Bahan MDF

1. Mudah Menyerap Air

Furnitur berbahan MDF biasanya lebih mudah menyerap air, sehingga punya tingkat kelembapan yang tinggi.

Dampaknya, bahan MDF menjadi mudah mengembang, lapuk dan rusak.

Maka itu, furnitur dengan bahan MDF tidak disarankan disimpan di area-area lembap atau dekat dengan sumber air.

2. Rentan terhadap Benturan

Papan MDF kurang kuat menahan benturan langsung.

Benturan yang kuat dapat menyebabkan permukaan MDF terkelupas atau retak.

Selain rentan terhadap benturan, permukaan MDF juga mudah meninggalkan goresan.

3. Tidak Kuat Mengikat Paku

Kekurangan terakhir dari bahan MDF adalah tidak kuat mengikat paku atau sekrup.

Andai tidak hati-hati saat memasang paku, bukan tidak mungkin papan dari bahan tersebut mengalami keretakan atau rusak.

Harga Bahan MDF

Harga bahan MDF berbeda-beda, tergantung ukuran dan tingkat tebalnya.

Sebagai referensi, berikut kisaran harga bahan MDF yang dijual di pasaran:

  • MDF 9 mm: Berkisar Rp80.000-130.000 per lembar.
  • MDF 12 mm: Berkisar Rp100.000-160.000 per lembar.
  • MDF 15 mm: Berkisar Rp120.000-180.000 per lembar.
  • MDF 18 mm: Berkisar Rp150.000-200.000 per lembar.

Perbedaan MDF dengan Material Lain

Bahan MDF vs Particle Board

Foto: rimbapartikel.com

Selain MDF, ada banyak material lain yang digunakan dalam pembuatan furnitur, seperti particle board dan plywood.

Kedua material tersebut juga memiliki sejumlah kelebihan, sehingga sering dibandingkan dengan bahan MDF.

Lalu, apakah MDF lebih unggul dibandingkan particle board dan plywood? Berikut jawabannya.

1. MDF vs Particle Board

Seperti yang telah disebutkan, umumnya bahan MDF terbuat dari fiber kayu yang dicampur dengan lem resin.

Sementara, particle board dibuat dengan memanfaatkan serbuk, serpihan, dan serutan gergaji kayu.

Bahan MDF juga jauh lebih kukuh dibandingkan particle board.

Pasalnya, MDF dipadatkan dengan suhu tinggi dan kekuatan yang lebih besar.

Berdasarkan komposisi dan tingkat kepadatannya, MDF tergolong lebih kuat ketimbang particle board.

Namun, mengingat kualitasnya, harga MDF dibanderol lebih mahal dibandingkan particle board.

2. MDF vs Plywood

Berbeda dengan bahan MDF, plywood terbuat dari beberapa lapisan kayu tipis yang direkatkan dengan resin menggunakan tekanan dan suhu tinggi.

Bahan MDF memiliki tingkat kepadatan yang lebih tinggi dibandingkan plywood karena struktur seratnya yang rapat.

Namun, soal kekutangan plywood justru jauh lebih unggul terutama dalam hal menahan beban.

Untuk harga, furnitur berbahan plywood biasanya dijual lebih mahal.

Pasalnya, plywood terbuat dari beberapa lapisan kayu yang cukup solid dan berkualitas tinggi.

Karena itu, jika disimpulkan, bahan MDF adalah material furnitur yang memiliki daya tahan sedang dengan harga terjangkau.

Baca juga: Kelebihan dan Harga Furniture Kayu Eboni Terbaru

Demikianlah pembahasan mengenai bahan MDF yang menarik untuk diketahui.

Semoga ulasan di atas bermanfaat!

 

Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, Insan menjadi penulis lepas yang fokus dengan topik gaya hidup dan sepak bola. Kini, menulis di 99 Group dengan membahas seputar properti, termasuk desain rumah dan info KPR.