
Agar tidak rugi, penting mengetahui cara menghitung harga jual ruko yang tepat.
Pasalnya, jika harga dipatok terlalu mahal, maka bisa memengaruhi minat calon pembeli.
Tidak cuma itu, penetapan harga ruko yang terlalu murah juga dapat merugikan penjual.
Biar sama-sama diuntungkan, maka patokan harga ruko harus diperhitungkan dengan tepat.
Ada sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan saat menghitung harga jual ruko, salah satunya bentuk dari bangunan tersebut.
Misalnya harga jual ruko 1 lantai tentu berbeda dengan 2 lantai.
Karena itu, agar tidak keliru, simak cara menghitung harga jual ruko 1 dan 2 lantai yang tepat di bawah ini.
Begini Cara Menghitung Harga Jual Ruko yang Tepat
1. Menghitung Harga Jual Ruko 1 Lantai

Cara menghitung harga jual ruko 1 lantai bisa dilakukan dengan melihat Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP-nya.
Anda dapat melihat besaran NJOP lewat struk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas ruko tersebut.
Di dalam struk ini akan tertera harga pasar harga tanah dan bangunan di sekitar lokasi ruko.
Agar tergambar, silakan gunakan rumus ini saat menghitung harga jual ruko 1 lantai;
(Luas bangunan x NJOP per meter bangunan) + (luas tanah x NJOP per meter tanah).
Meski cara ini mudah, NJOP biasanya tidak digunakan sebagai variabel tunggal dalam menentukan harga ruko./
Idealnya, Anda juga harus melakukan survei sesuai lokasi ruko tersebut berada.
Anda dapat menggunakan situs jual beli properti seperti 99.co Indonesia untuk mengecek harga pasaran ruko di suatu lokasi.
Selain itu, harga jual ruko sangat tergantung dari aksesibilitas dan fasilitas di lokasi tersebut.
Makin dekat ruko dengan pusat keramaian, harga jualnya pasti akan makin tinggi.
Kemudian, tentukan harga berdasarkan spesifikasi bangunan.
Dengan luas bangunan yang lebih kecil, ruko 1 lantai memiliki keterbatasan dalam hal kapasitas ruangan.
Karena itu, harganya cenderung lebih rendah dibanding ruko 2 lantai.
Harga juga dapat ditentukan dengan melihat potensi penggunaan.
Umumnya, ruko 1 lantai digunakan untuk toko atau kantor dengan ruang terbatas.
Karena itu, harga jualnya harus disesuaikan dengan faktor ini.
Lalu, hitung pula harga jual ruko dari perbaikan yang sudah Anda lakukan.
Kalkulasikan dengan tepat agar Anda dapat menentukan harga jual yang kompetitif.
Terakhir, harga ruko dapat ditentukan dari legalitas dokumennya.
Bila dokumen ruko yang Anda miliki lengkap, otomatis harga jualnya bisa lebih tinggi.
Dokumen ruko yang perlu dikantongi oleh pemiliknya adalah Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
2. Menghitung Harga Jual Ruko 2 Lantai

Lantas, bagaimana dengan cara menghitung harga jual ruko 2 lantai?
Prinsipnya sama dengan ruko 1 lantai.
Anda harus melibatkan berbagai aspek, mulai dari NJOP, nilai pasar, lokasi, biaya perbaikan, potensi penggunaan, dan dokumen legalitas.
Namun, terdapat beberapa aspek lain yang perlu Anda pahami.
Pertama, karena luasnya lebih besar daripada ruko 1 lantai, ruko 2 lantai dapat dijual dengan harga yang lebih mahal.
Demikian pula dari potensi penggunaannya, fleksibilitas dalam penggunaan ruko 2 lantai menjadi nilai tambah.
Lantai bawah ruko dapat digunakan sebagai toko, sedangkan lantai atasnya bisa difungsikan sebagai kantor, tempat tinggal, atau gudang.
Fungsi ganda tersebut dapat menjadi faktor pendongkrak harga jual ruko.
Terakhir, jika dibutuhkan, hitung juga biaya renovasi ruko tersebut.
Dengan ukuran yang lebih besar dan luas, ruko 2 lantai biasanya membutuhkan biaya renovasi yang lebih tingg ketimbang ruko 1 lantai.
Itulah beberapa cara menghitung harga jual ruko 1 dan 2 lantai yang bisa menjadi rujukan.
Semoga informasi ini bermanfaat!