Tinggal di Hunian Co Living? Yuk, Cari Tahu Keunggulannya!

1 Jul 2020 - Dyah Siwi Tridya

Tinggal di Hunian Co Living? Yuk, Cari Tahu Keunggulannya!

Foto: Pinterest

Dalam beberapa dekade terakhir, tren apartemen sangat diminati oleh berbagai kalangan, sebagai solusi hunian yang mudah dibanding harus membeli rumah tapak dengan harga tinggi. 

Tapi meski memiliki kelebihan berupa kemudahan dengan berbagai fasilitas, tinggal di apartemen juga memberikan privasi antara penghuni yang tak jarang menimbulkan rasa kesepian.

Untuk mengatasi hal tersebut hadirlah konsep hunian coliving atau communal living

Konsep ini menghadirkan hunian bersama melalui aspek pekerjaan, hobi, dan tempat kerja yang sama.

Apa itu Co living Space?


Co living adalah bentuk kehidupan modern, dimana penghuni tinggal dengan komunitas dari berbagai usia, jenis kelamin dan minat yang sama. 

Di berbagai kota-kota besar termasuk di luar negeri, co living menjadi sarana hunian yang terjangkau bagi setiap orang yang menginginkan tempat tinggal yang berkualitas dengan harga yang murah. 

Berbeda halnya dengan apartemen atau kos-kosan, co living memiliki kelebihan yang sangat banyak.

Konsep co living ini hadir di tengah kota-kota besar yang strategis dan membuatnya nyaman untuk ditinggali.

Co living menyederhanakan proses menemukan hunian sekaligus teman komunitas dalam satu tempat.

Di mana batas dari sosialisasi dapat berjalan dengan sempurna. Dan kehidupan privasi dapat terjaga.

Kenapa Harus Tinggal di Co Living Space?

Selain memberikan opsi solusi tempat tinggal. 

Co living merupakan bagian dari apartemen, hotel, coworking space, serta networking hub

Yang sangat sempurna untuk komunitas dan kehidupan privasi. 

Ketika ingin bersosialisasi tanpa rasa canggung. 

Ada komunitas dan orang-orang yang siap merangkul, melakukan kegiatan seru, ataupun sekedar senda gurau. 

Atau ingin menikmati privasi? Banyak ruangan yang nyaman dan tenang dapat ditemukan dengan mudah, termasuk kamar pribadi.

Tidak perlu susah-susah harus membersihkan toilet, sampah, dapur, ataupun menyiapkan tisu.

Karena di co living ini disediakan tenaga ahli yang akan mengurus semua hal-hal yang berkaitan dengan rumah tangga. 

Untuk urusan dapur pun serahkan saja pada ahlinya.

Harga Sewa yang Terjangkau

Tinggal lama di kos-kosan akan membuat rasa jenuh berkepanjangan. 

Otomatis harus mulai mencari tempat tinggal yang baru dan memilih tempat yang sesuai budget

Jika dapat harga murah itu pun sangat jarang dekat dengan tempat bekerja.

Co living adalah hunian bersama yang mampu menekan biaya sewa dan layanan yang mahal. 

Tanpa harus takut gas habis, AC rusak, ataupun ada tagihan tidak terduga. 

Karena biaya sewa dan layanan sudah termasuk fasilitas lengkap tanpa biaya tambahan.

Fasilitas Hunian yang Ditawarkan


Berbeda halnya dengan apartemen atau hotel. Fasilitas yang ditawarkan oleh co living sangat lengkap. 

Mulai dari kamar tidur pribadi atau bisa juga dorm, tergantung pilihan Anda. Memiliki coworking space yang dapat digunakan sepuasnya. 

Area dapur dan makanan yang tersedia setiap hari. 


Banyak acara sosial dan koneksi komunitas yang luas. Bagi yang ingin jalan-jalan ada tiket gratis untuk kegiatan lokal. 

Semua kebutuhan rumah tangga terpenuhi. 

Bisa menikmati akses gratis seperti WiFi, streaming film, laundry, kolam renang, dan tempat gym. Selain itu terdapat akses taman dan area luar ruangan. 

Dan tidak ketinggalan ada layanan kebersihan yang dilakukan oleh profesional setiap seminggu sekali.

Durasi Sewa Mudah Diatur

Seringkali jika memilih sewa di apartemen, kontrakan, atau kos-kosan. 

Jangka waktu sewa pada umumnya adalah bulanan dan tahunan. Ada kalanya hal ini menjadi halangan untuk menabung.

Jika mengambil masa sewa bulanan maka harus terus menyisihkan gaji. 

Jika memilih tahunan, Anda harus siap membayar uang sewa penuh di awal. 

Dan apabila ingin pindah ke tempat lain proses pengembalian uang sulit dilakukan. 

Beda halnya dengan co living yang memberikan kemudahan opsi durasi sewa. 

Mulai dari 1 bulan, 3, bulan, 6, bulan, 9 bulan, dan 12 bulan.

Jadi Anda bisa mengetahui berapa lama ingin tinggal dan bersiap untuk pindah.

Desain Interior dan Teknologi Kekinian


Untuk desain interior yang sering diterapkan adalah konsep kontemporer dengan melibatkan area fungsional. 

Lingkup area pribadi dipisahkan dengan area komunal. Untuk membuat suasana yang nyaman dan hangat layaknya rumah. 

Ada juga yang menggunakan konsep minimalis dengan memainkan storage agar area yang terbatas dapat dimanfaatkan dengan baik.

Desain dan konsep ini memikirkan keinginan generasi milenial yang menginginkan kemudahan. 

Dibarengi dengan teknologi seperti pengumuman acara, menu makanan, atau jadwal senam dan film  yang dapat dilihat di layar tv.

Keamanan Terjamin

Membuat para penghuni merasa aman dan nyaman selama tinggal di co living adalah prioritas utama. 

Dengan memiliki penjagaan ketat yang akan memantau keamanan agar tidak menjadi target kejahatan. Akses CCTV 24 jam penuh. 

Dan ada bantuan darurat ketika Anda merasa tidak aman ketika di luar.

Lokasi Tersebar di Seluruh Dunia


Ketika Anda harus bekerja atau berkuliah di luar negeri untuk waktu yang cukup lama. 

Pastinya akan mulai berpikir untuk menentukan tempat tinggal yang dekat dengan kegiatan aktivitas. 

Mempunyai akses lokasi yang strategis dan suasana yang nyaman. 

Kini tidak perlu bingung, co living hadir di seluruh penjuru dunia. 

Mulai dari yang ingin menikmati pemandangan indah di Amerika Selatan. Menjadi komunitas elit dan bergengsi di Eropa. 

Atau berburu peluang baru dengan kenalan yang baru di Asia termasuk Indonesia. 

Co Living Sebagai “Rumah” Kedua


Setiap hari melakukan banyak kegiatan di kantor dengan tumpukan berkas-berkas yang belum selesai.

Atau menghabiskan waktu berjam-jam berselancar di media sosial yang nyatanya jauh dari kata sosial yang sesungguhnya.

Memiliki banyak teman untuk berinteraksi malah mengakibatkan perasaan kesepian di tengah obrolan. Biasanya hal tersebut disebut dengan urban loneliness.

Berangkat dari hal tersebut co living menawarkan kehidupan di tengah komunitas tanpa harus mencampur adukan dengan kehidupan pribadi.

Dengan memulai hidup bersama komunitas, mungkin awalnya sulit untuk beradaptasi. 

Di mana Anda akan memulai perkenalan diri, menyapa, dan disambut oleh komunitas. 

Dipandu dengan Manajer Komunitas yang akan mencairkan suasana dengan keakraban. 

Melalui kegiatan yang akan dibuat, mulai dari nonton bareng sampai makan besar untuk memantau sosialisasi berjalan dengan semestinya. 

Atau mulai merencanakan kegiatan yang diinginkan setiap minggunya. 

Dengan begitu Anda akan mulai meninggalkan sikap urban loneliness atau antisosial.

Tinggal di co living Anda harus melupakan sejenak ruang virtual dengan melakukan interaksi dan tegur sapa kepada setiap penghuni.

Beda halnya jika Anda tinggal di apartemen yang sepi dan hanya menjadi tempat beristirahat ketika lelah. 

Rasa nyaman, hangat, dan kekelurgaan mengalir tanpa harus memandang ras, budaya, agama dan hal lain yang mengandung tindakan disriminasi. 

Di kesempatan ini Anda akan dikelilingi oleh orang-orang yang memiliki pemikiran yang sama. 

Sambil menikmati sarapan pagi dengan selingan diskusi yang mengahasilkan gagasan dan pendapat. 

Atau jika ada masalah di kehidupan Anda, teman curhat adalah obat yang terbaik. 

Yang mampu memberikan motivasi dan menginspirasi setiap harinya.

Hal ini lah mengapa co living menjadi rumah kedua yang nyaman. 

Karena ketika Anda memutuskan untuk pindah secara tidak langsung sudah sudah membentuk ikatan. Mulai dari ikatan keluarga, bisnis, relasi, ataupun teman hangout.

Bagaimana? Sudah mempertimbangkan untuk memilih hunian co living?

Sebelum menentukan pilihan ada baiknya cari informasi mengenai hunian Anda dan kelebihan apa saja yang ditawarkan.

Untuk informasi berbagai macam hunian, Anda dapat mengunjungi 99.co Indonesia.

Author:

Dyah Siwi Tridya