7 Desain Balkon Tertutup yang Nyaman untuk Tempat Bersantai

Last update: 13 Maret 2023 4 min read
Author:

Sedang mencari inspirasi desain balkon tertutup pada hunian? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini.

Balkon merupakan area tambahan pada hunian bertingkat.

Letaknya berada di lantai paling atas sebuah bangunan.

Sebagai ruang tambahan, balkon rumah punya banyak fungsi yang bisa dimanfaatkan pemiliknya.

Area tersebut bisa digunakan untuk menjemur pakaian, ruang terbuka hijau, dan tempat berkumpul bersama keluarga.

Karena itu, ruangan yang disebut serambi atas itu biasanya dirancang dengan konsep terbuka.

Meski begitu, saat ini desain serambi tertutup sudah mulai populer diterapkan pada hunian bertingkat.

Selain dapat mencegah debu masuk ke dalam ruangan, model balkon tertutup juga mampu meningkatkan keamanan pada tempat tinggal.

Jika sedang mencari rumah dijual atau rumah disewakan dengan balkon tertutup maupun terbuka, ada banyak pilihannya di laman 99.co Indonesia.

Baca juga: 5 Desain Balkon di Atas Carport dan Tips Membuatnya

Inspirasi Desain Balkon Tertutup

Agar dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan, model balkon tertutup harus dirancang dengan baik.

Pasalnya, serambi atas harus tetap terkena sinar matahari supaya tidak kehilangan fungsinya.

Jika kamu tertarik menerapkan desain serambi tertutup pada hunian, berikut kami sajikan sejumlah inspirasinya.

Desain Balkon dengan Kawat Jaring

Desain Balkon dengan Kawat Jaring

Foto: livspace.com

Jika menginginkan udara segar tetap masuk ke area balkon tertutup, menerapkan kawat jaring bisa menjadi opsi yang tepat.

Pasalnya, kawat jaring memiliki lubang-lubang kecil yang berfungsi sebagai jalur sirkulasi udara.

Selain itu, kawat jaring juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat untuk menggantung tanaman.

Dengan begitu, serambi atas bisa menjadi taman mini yang akan menambah daya tarik rumah.

Desain Balkon dengan Nuansa Pedesaan

Desain Balkon dengan Nuansa Pedesaan

Foto: designingidea.com

Ada banyak cara untuk menghadirkan kesan nyaman pada balkon.

Salah satunya dengan menerapkan banyak material bangunan alami, seperti kayu pada elemen dekorasinya.

Seperti pada desain balkon tertutup di atas, kesan hangat seperti berada di pedesaan tercipta melalui lantai dan plafon kayu.

Mengingat area tambahan tersebut berukuran luas, jangan segan untuk menambahkan sofa besar, meja kayu, hingga tanaman.

Sehingga area tersebut nyaman digunakan untuk bersantai, sembari bercengkrama bersama teman maupun keluarga.

Desain Balkon dengan Nuansa Alam

Desain Balkon dengan Nuansa Alami

Foto: homelane.com

Menerapkan konsep balkon tertutup memang memiliki keuntungan tersendiri.

Kamu bisa berkreasi dengan dinding, jendela, hingga langit-langit pada area tersebut.

Seperti pada gambar di atas, jendela dan langit-langit ditumbuhi dengan tanaman hias merambat.

Tanaman merambat tersebut menjadi elemen dekorasi rumah yang mampu memberi kesan alami pada balkon.

Desain Balkon dengan Panel Kaca Transparan

Desain Balkon dengan Panel Kaca

Foto: lumon.com

Model balkon yang tengah populer saat ini adalah, menerapkan dinding kaca transparan di belakang pagar.

Panel kaca tidak hanya berfungsi untuk melindungi balkon dari debu, tetapi juga mencegah air hujan masuk ke area tersebut.

Baca juga: 9 Desain Balkon Apartemen Minimalis untuk Tempat Bersantai

Desain Balkon dengan Atap Skylight

Desain Balkon dengan skylight

Foto: pinterest.com

Menciptakan kesan terbuka pada balkon tertutup bukan hal yang mustahil untuk diwujudkan.

Sama seperti panel kaca transparan, fitur skylight berfungsi untuk menghantarkan sinar matahari masuk ke dalam area tersebut.

Balkon tetap mendapatkan pasokan sinar matahari yang cukup meski dikonsep tertutup.

Dengan begitu, serambi atas tak hanya berfungsi sebagai area bersantai, tetapi juga dapat digunakan sebagai tempat menjemur pakaian.

Desain Balkon dengan Jendela

Desain Balkon dengan Jendela

Foto: angi.com

Menerapkan jendela pada balkon tertutup merupakan ide desain yang layak untuk dipertimbangkan.

Tak seperti kawat jaring atau panel kaca, jendela dapat dibuka-tutup sesuai keinginan.

Fitur tersebut memberi kemudahan bagi pemilik rumah untuk mengontrol hawa di area tersebut.

Saat pagi, kamu bisa membuka jendela untuk menghirup udara segar sambil menikmati pemandangan.

Namun saat hujan turun, kamu bisa menutup jendela guna mencegah air masuk ke area balkon.

Desain Balkon Taman Mini

Desain balkon Taman Mini

Foto: angi.com

Memiliki taman di dalam hunian menjadi dambaan setiap orang.

Area hijau tersebut bisa menambah kesejukan pada tempat tinggal.

Namun, keterbatasan ruang sering kali menjadi penghalang bagi pemilik hunian untuk menciptakan area terbuka tersebut.

Maka itu, jangan segan untuk membuat taman mini di balkon tertutup seperti gambar di atas.

Jika memungkinkan, buatlah greenhouse kecil untuk menyimpan berbagai tanaman hias.

Baca juga: 7 Cara Menata Balkon Rumah Lantai 2 Jadi Area Santai | Nyaman dan Cantik

Nah, itulah tujuh desain balkon tertutup yang fungsional dan cocok sebagai tempat bersantai.

Semoga bermanfaat

 

Septian Nugraha adalah jurnalis dan content writer berpengalaman. Lama berkarier sebagai jurnalis olahraga, khususnya dalam bidang sepak bola untuk sejumlah media massa besar di Indonesia. Di antaranya adalah Harian Olahraga TopSkor (skor.id), panditfootball.com, CNN Indonesia, dan kompas.com. Per Februari 2022, Septian memutuskan bergabung bersama 99 Group Indonesia, untuk berkarier sebagai property content writer.