14 Jenis Material Bangunan Rumah Beserta Kisaran Harganya

Last update: 3 Mei 2025 7 min read
Author:

Mengetahui jenis material bangunan rumah beserta kisaran harganya sangat penting, terutama saat membangun atau merenovasi hunian.

Tujuannya agar kamu bisa mempertimbangkan jenis dan tipe bahan bangunan yang akan digunakan sesuai kualitas dan kebutuhannya. 

Selain itu, kamu juga dapat memperhitungkan bujet pengeluaran dalam membangun atau renovasi rumah.

Ini dimaksudkan agar proses tersebut tidak memakan biaya terlalu besar, atau biasa disebut sebagai over budgeting.

Rincian Material Bangunan untuk Struktur Rumah

Membuat struktur bangunan merupakan tahapan awal dalam membangun hunian dari nol.

Bisa dibilang, ini merupakan proses untuk membentuk konstruksi pada bangunan rumah.

Terdapat sejumlah material utama yang digunakan dalam proses tersebut.

Berikut daftar bahan bangunan rumah dan harganya terlengkap.

Batu Alam

Material Bangunan untuk Struktur Rumah

Batu menjadi material utama yang digunakan dalam pembuatan pondasi dan pengecoran untuk beton.

Kendati demikian, jenis batu yang digunakan dalam kedua proses tersebut sesungguhnya berbeda. 

Jenis batuan alam seperti batu kali hingga batu gunung, biasanya digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan pondasi. 

Kisaran harga batu kali atau batu gunung adalah sebesar Rp1,2–2 juta per colt/truk. 

Adapun dalam proses pengecoran pembuatan beton, jenis batu yang umum digunakan adalah batu split. 

Pada prosesnya, batu split akan dicampur dengan adonan semen dan pasir dalam pembuatan beton bangunan.

Kisaran harga batu belah ini adalah sekitar Rp2,5 juta per colt/truk. 

Besi Beton

Besi Beton

Selain batu, besi beton turut digunakan sebagai penulangan pada konstruksi beton, baik pondasi maupun rangka bangunan.

Besi beton memiliki diameter yang bervariasi, mulai dari 6 mm hingga 25 mm dengan panjang 12 meter.

Kisaran harga besi beton adalah Rp26–44 ribu per batangnya. 

Batu Bata

Batu Bata

Dalam proses pembangunan, khususnya gedung maupun rumah, batu bata menjadi material yang cukup krusial.

Pasalnya, batu bata merupakan elemen utama dalam pengerjaan konstruksi dinding. 

Agar kukuh dan merekat kuat, tumpukan bata biasanya diterapkan bersama adonan semen dan pasir sebagai perekat.

Kisaran harga batu bata saat ini adalah Rp725 per buah.

Selain bata, kamu juga menggunakan batako atau hebel sebagai material alternatif dalam pembuatan dinding bangunan.

Saat ini, banyak orang cenderung memilih material batako atau hebel alih-alih batu bata.

Hal ini dikarenakan harga kedua material itu yang relatif lebih murah.

Baca juga:

Ragam Pilihan Material dalam Proses Finishing Rumah

Semen

Semen

Bisa dibilang, semen menjadi material bangunan rumah paling penting. 

Hampir semua pengerjaan konstruksi bangunan menggunakan semen, terutama pengerjaan yang berkaitan dengan struktur bangunan. 

Misalnya saja dalam pembuatan pondasi, semen menjadi bahan campuran untuk konstruksi beton. 

Begitu pula dalam pengerjaan konstruksi dinding. Semen menjadi bahan campuran dalam proses perekatan batu bata pada dinding. 

Kisaran harga semen pun bervariasi, tergantung merek dan satuan beratnya.

Saat ini semen dibanderol dengan harga Rp70–90 ribu per sak.

Pasir

Pasir

Sama halnya dengan semen, pasir pun menjadi material bangunan rumah yang paling sering digunakan. 

Bersama semen dan air, pasir dijadikan adonan untuk membuat beton dan perekat batu bata pada dinding.  

Ada banyak jenis pasir yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan.

Namun, sebisa mungkin pilihlah pasir dengan kualitas terbaik.

Pasalnya semakin baik kualitas pasir, semakin kukuh pula kontruksi bangunannya. 

Harga pasir pun bervariasi, tergantung jenisnya. Kisarannya mencapai Rp560 ribu hingga Rp2,6 juta per colt. 

Baja

Baja

Material lainnya adalah baja.

Bahan bangunan ini biasanya digunakan sebagai sloof pada bagian atas pondasi rumah. 

Selain itu, baja juga sering digunakan sebagai rangka dinding dan konstruksi pada atap rumah.

Kegunaan baja adalah untuk memperkuat struktur dinding dalam menahan beban atap bangunan.

Pada saat ini, material baja memang lebih banyak dipilih sebagai material dalam konstruksi bangunan rumah

Sebab baja terbuat dari logam sehingga memiliki ketahanan terhadap karat dan rayap.

Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp40 ribu hingga Rp150 ribu.

Kayu 

Kayu 

Kayu adalah material bangunan alami yang sudah digunakan untuk membangun rumah sejak dulu.

Kayu memiliki peranan multifungsi dalam proses membangun maupun renovasi rumah. 

Kayu dapat digunakan sebagai material dalam membuat  konstruksi bangunan, kusen pintu-jendela, material pelapis dinding dan lantai, serta rangka atap rumah.

Kisaran harga kayu pun bervariatif, tergantung jenisnya.

Rata-rata dibanderol dengan harga Rp20 ribu hingga Rp32 ribu per batang, untuk kayu kaso mahoni dan meranti. 

Adapun kayu jati yang kisaran harganya lebih mahal, yakni mencapai Rp2,5–3,8 juta per batang.

Kaca

Kaca

Saat ini kaca tidak hanya digunakan sebagai material pada jendela. 

Kebanyakan rumah modern memanfaatkan kaca sebagai material pelapis dinding hingga pintu. 

Penggunaan kaca sebagai pelapis dinding memberi banyak manfaat. 

Salah satunya adalah membuat hunian mendapatkan pencahayaan alami lebih maksimal. 

Selain itu, penggunaan kaca sebagai material dinding pun dianggap lebih murah dan mudah diaplikasikan ketimbang beton. 

Hanya saja, daya tahan dinding kaca tidak sekuat dinding beton.

Karena itu, umumnya kaca digunakan sebagai lapisan dinding di area belakang rumah.

Kisaran harga kaca bening untuk dinding adalah sebesar Rp90 ribu hingga Rp210 ribu per meter persegi.

Baca juga:

Seluk-Beluk Struktur Bangunan | Pengertian, Jenis, dan Komponennya

Pipa

Pipa

Pipa berfungsi sebagai saluran dan pembuangan air untuk kamar mandi atau dapur.

Maka dari itu, peran pipa pun cukup krusial dalam pengerjaan konstruksi bangunan rumah.

Umumnya, pipa terbuat dari bahan yang tahan akan suhu rendah maupun tinggi, seperti carbon steel, stainless steel, hingga PVC. 

Dari ketiga jenis tersebut, PVC menjadi bahan pipa yang paling sering digunakan di Indonesia.

Kisaran harga pipa pun beragam, tergantung ukuran dan merek. 

Pipa tipe AW merek Maspion ukuran setengah inci dibanderol dengan harga Rp27 ribu per 4 meter hingga Rp40 ribu per 6 meter. 

Adapun untuk ukuran 16 inci bisa dibanderol dengan harga Rp3,5 juta per 4 meter hingga Rp5,2 juta per 6 meter. 

Genteng

Genteng

Bahan bangunan ini berfungsi sebagai penutup atap rumah modern.

Di Indonesia, genteng yang umum digunakan adalah jenis genteng yang terbuat dari tanah liat. 

Kendati demikian, saat ini, banyak orang memilih menggunakan asbes atau metal ringan sebagai alternatif penutup atap. 

Genteng dijual dengan harga Rp5,6 ribu hingga Rp15 ribu per buah.

Triplek

material bangunan triplek

Triplek adalah material bangunan yang terbuat dari lapisan kayu.

Bahan bangunan ini kerap digunakan untuk melapisi dinding interior atau plafon rumah serta bekisting beton.

Triplek memiliki sifat mudah dibentuk. Maka tak mengherankan jika bahan bangunan ini juga bisa digunakan sebagai bahan utama pembuat perabot rumah.

Di pasaran, triplek dijual mulai dari Rp25.000 hingga Rp100 ribuan, bergantung pada ukuran dan jenisnya.

Paku

bahan bangunan paku

Material berikutnya yang sering digunakan dalam pembangunan rumah adalah paku.

Paku memiliki karakteristik utama berupa logam keras dengan ujung runcing.

Fungsi utama dari paku ialah untuk menyambungkan dua komponen bangunan.

Bahan bangunan ini biasanya dijual per kilogram, dengan harga mulai dari Rp20 ribuan.

Cat

cat rumah

Supaya rumah terlihat lebih cantik, masyarakat biasanya menggunakan cat.

Cat adalah bahan pelapis yang digunakan untuk melindungi dan mempercantik permukaan dinding, baik di bagian dalam maupun luar ruangan.

Jenis material bangunan ini biasanya terbuat dari campuran pigmen, binder, pelarut, dan bahan tambahan lainnya.

Kamu bisa membeli cat dalam satuan kilogram dengan harga mulai Rp50 ribuan.

Keramik

keramik

Kemudian terdapat bahan bangunan untuk membangun rumah bernama keramik yang sering digunakan untuk lantai, dinding, backsplash, dan countertop.

Material ini terbuat dari bahan dasar tanah liat, pasir, serta mineral lain yang dipadatkan.

Keramik tersedia dalam berbagai ukuran dengan harga yang berbeda.

Untuk keramik ukuran 30×30 per dusnya dijual mulai dari Rp50 ribuan.

Sementara untuk ukuran 40×40 harganya sekitar Rp40 ribuan.

Sedangkan keramik berukuran besar seperti 60×60 dijual mulai Rp90 ribuan.

Itulah jenis material bangunan rumah yang umum digunakan dalam pengerjaan struktur.

Temukan berbagai informasi menarik mengenai dunia properti lewat situs panduan rumah123.com dan 99.co Indonesia

Selain itu, di sini juga tersedia berbagai rekomendasi hunian terbaik dari seluruh Indonesia, seperti halnya Singhamerta City, Pavilia at Premier Estate 2, dan Hawila Residence 2.

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Septian Nugraha adalah jurnalis dan content writer berpengalaman. Lama berkarier sebagai jurnalis olahraga, khususnya dalam bidang sepak bola untuk sejumlah media massa besar di Indonesia. Di antaranya adalah Harian Olahraga TopSkor (skor.id), panditfootball.com, CNN Indonesia, dan kompas.com. Per Februari 2022, Septian memutuskan bergabung bersama 99 Group Indonesia, untuk berkarier sebagai property content writer.