Eclectic, Kebebasan Kreativitas dalam Desain Hunian

Eclectic, Kebebasan Kreativitas dalam Desain Hunian

- Dyah Siwi Tridya
Eclectic, Kebebasan Kreativitas dalam Desain Hunian

Foto: Unsplash

Apa kamu penikmat interior dengan gaya minimalis? Atau, malah belum tahu jenis dekorasi apa yang cocok untuk hunianmu?

Sudah banyak lho, inspirasi yang diberikan Panduan 99.co Indonesia. 

Apa jangan-jangan kamu tidak terlalu suka dengan satu konsep tertentu? Kalau iya, sepertinya kamu perlu melirik konsep rumah eksentrik ala eclectic.

Nah, artikel ini cocok buat kamu yang suka konsep out of the box dalam desain rumah. Yuk, simak ulasan lengkapnya!

Mengenal Eclectic, Si Pemberontak Aturan Desain

Mengenal Eclectic

Foto: elledecor 

Eklektik atau eklektisisme merupakan gaya desain dan arsitektur yang populer pada abad ke-19. 

Gaya ini mengombinasikan unsur historis sebagai elemen dasar untuk menciptakan sesuatu yang otentik, baru dan belum pernah ada, dengan mengutamakan kebebasan berekspresi.

Singkatnya, eclectic adalah gaya desain dan arsitektur yang menggabungkan beberapa unsur pada era berbeda menjadi satu kesatuan yang baru.

Konsep satu ini mulai memasuki ranah desain sebagai bentuk penolakan aturan desain yang seragam. 

Ini juga dapat digunakan sebagai bentuk kebebasan berekspresi, serta menciptakan gaya mix & match semua konsep arsitektur. 

Mulai dari klasik, vintage, bohemian, rumah tropis, minimalis, hingga rumah kontemporer seperti yang ada di Adhi City Sentul.

Jadi dapat dibilang kalau gaya eclectic selalu berubah-ubah dan sangat personal, tergantung dekorasi apa yang ingin kamu tampilkan. 

Para penggemar konsep ini tidak cocok hanya dengan satu konsep hunian saja, sehingga berani dan bertentangan dengan gaya dekorasi yang lebih populer.

Meskipun berani menentang desain dan konsep arsitektur populer, desain satu ini tetap menggunakan cara dekorasi yang terarah dan dipikirkan secara matang.

Struktur dan caranya diambil dari berbagai gaya, untuk menciptakan tampilan yang kohesif atau dipadukan melalui warna, tekstur, dan bentuk. 

4 Karakteristik Utama dari Gaya Eclectic

Pemilihan Warna yang Serasi

Pemilihan Warna yang Serasi

Foto: decoraid

Pemilihan warna dalam konsep eklektik merupakan hal yang utama, karena menjadi titik pusat tampilan hunian. 

Sebaiknya gunakan satu warna netral dan satu warna aksen. Warna netral yang digunakan bisa putih, abu-abu, hitam, krem atau cokelat.

Sedangkan warna netral, mulai dari warna pada spektrum hingga peralatan atau bahan seperti kuningan, perak, kayu, kaca atau batu.

Gunakan warna netral yang menenangkan sebagai warna dasar, agar kesan yang ditampilkan tidak terlalu berbeda.

Warna netral yang dipadukan dengan warna aksen akan membuat ruangan lebih harmonis dan serasi. 

Permainan Pola dan Tekstur di Dalamnya

Permainan Pola dan Tekstur di Dalam eclectic

Foto: chezaro

Ketika sudah menentukan warna yang sesuai, selanjutnya gaya kepribadian yang personal bisa dipadukan dengan pola ekspresif. 

Ini dilakukan demi melihat kecocokkan, apakah konsep tersebut sudah sesuai atau malah membuat tampilan lebih kacau. 

Gunakan warna yang berbeda tapi tetap berpegang pada dua warna inti sebelumnya. 

Jangan ragu untuk bermain pola seperti penggunaan dekorasi bantal atau sofa dengan warna yang bertabrakan. Karena hal tersebut merupakan tujuan terciptanya gaya dan desain eklektik.

Hal yang sama juga berlaku untuk tekstur, seperti penggunaan karpet berbulu yang terang di atas lantai kayu dengan warna netral. 

Coba bermain dengan tekstur yang berbeda untuk membuat dekorasi rumah eklektik lebih hidup. 

Cara cerdas untuk memperkenalkan berbagai tekstur ini, ialah dengan mengaplikasikan berbagai tekstur di seluruh ruangan.

Namun pastikan tekstur tersebut tidak mendominasi tampilan ruangan, agar tidak terlalu ramai dan membuatnya berantakan.

Tampilan Dinding yang Sederhana

Tampilan Dinding yang Sederhana

Foto: yandex

Untuk tampilan dinding, sebaiknya jangan menggunakan wallpaper. Penggunaan motif yang rumit malah membuat tampilan eclectic tidak muncul. 

Sebaiknya dinding dicat sederhana dan polos dengan warna-warna yang terang atau warna lebih gelap. 

Dinding dengan warna terang akan membuat ruangan terlihat besar dan luas. Sedangkan warna gelap menghadirkan tampilan yang hangat.

Salah satu tips dekorasi dinding polos, ialah kamu bisa memasang lukisan pop art atau lainnya.

Begitu juga dengan pigura foto yang memenuhi dinding, ini tentu membuat tampilan ruangan lebih menarik.

Pilihlah Furnitur dari Berbagai Konsep

Pilihlah Furnitur dari Berbagai Konsep

Foto: ratemyhome

Memilih dan mencocokkan furnitur memang susah-susah gampang. 

Tidak ada larangan untuk meletakan sofa dari konsep kontemporer beserta meja tamu ala bohemian pada ruangan bergaya eklektik.

Semua itu sah-sah saja, malah membuat tampilan ruangan lebih berwarna dan terlihat ceria.

Tapi hati-hati, jangan terlalu ekstrim untuk meletakan furniture besar dalam satu ruangan yang memiliki warna, tekstur dan pola beragam. 

Hal tersebut membuat ruangan terlihat berantakan dan sangat penuh.

Tips memilih perabotan yang tepat, ialah dengan menyeleksi furniture yang ingin ditempatkan di ruangan. 

Perhatikan ukurannya, jangan pajang furniture yang tidak penting dan tidak memiliki fungsi apapun.

Tips Menerapkan Gaya Eklektik pada Hunian 

Tips Menerapkan Gaya Eklektik pada Hunian 

Foto: Unsplash

Seperti yang diketahui, gaya eklektik memang mengusung konsep kebebasan, namun kamu tetap harus teliti dalam memilih konsepnya. 

Agar hunianmu terlihat cantik dan terhindar dari kesan acak-acakan, mari simak tips- tips berikut ini:

  • Kenali terlebih dahulu ruangan yang akan dirancang dengan gaya ini. Pahami pula karakteristik hunian, mulai dari proporsi ruangan, sirkulasi udara, dimensi atau ukuran furnitur dan peletakannya yang sesuai.
  • Fungsi dan kenyamanan juga menjadi hal penting dalam pemilihan furnitur eklektik. Jangan sampai mendahulukan sofa eklektik padahal sofa itu kurang nyaman saat digunakan di ruang keluarga yang menjadi tempat santai semua penghuni rumah.
  • Jika khawatir kalau rumah atau apartemen akan terlihat “berantakan,” coba atasi dengan menerapkan warna monokrom pada interior, sehingga efek dinamis tetap dapat dirasa dari kombinasi yang kaya dari bentuk dan tekstur.
  • Untuk mempermudah semua proses di atas, alangkah baiknya untuk membuat dulu sketsa warna, pola, struktur, serta dekorasi ruangan.

Bagaimana, tertarik untuk memulai dekorasi dengan eclectic style yang kece? Usahakan untuk terus mencari referensi sebanyak-banyaknya, lalu pilih yang paling terbaik atau sesuai selera dan kesukaan.

Jika perlu pakai jasa konsultan professional, lalu perhitungkan estimasi biaya desain interior yang dibutuhkan.

Selain konsep eklektik, ada banyak konsep interior lain yang bisa kamu cek di Panduan 99.co Indonesia, lho

Tersedia pula beragam rekomendasi hunian dengan berbagai gaya, mulai dari minimalis, modern tropis, Skandinavia, Jepang, dan sebagainya, seperti:

Semoga artikel ini bermanfaat!

Author

Dyah Siwi Tridya