Mezanin, dari Fungsi hingga Tips Memasangnya di Rumah

6 Agt 2020 - Miyanti Rahman

Mezanin, dari Fungsi hingga Tips Memasangnya di Rumah

Menciptakan ruang tambahan dalam rumah bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memasang mezanin.

Dengan mezanin, kita tidak perlu menambah luas lahan atau lantai untuk menciptakan ruang tambahan.

Pemasangan mezanin memang tidak begitu populer di Indonesia. Namun patut dipertimbangkan, apalagi lahan untuk hunian semakin sempit.

Sekilas tentang Mezanin dan Fungsinya


Asal-usul Mezanin

Mezanin disebut juga mezzanine dalam bahasa Inggris atau entrasol dalam bahasa Prancis.

Kata mezzanine sendiri berasal dari bahasa Italia mezzo yang berarti bagian tengah atau di tengah.

Mezanin adalah tingkat bangunan beratap rendah yang terletak menjorok di antara dua tingkat sebuah gedung.

Biasanya mezanin berada di antara lantai dua dan tiga atau di tengah dinding, bersifat terbuka dan tidak mencakup seluruh luas gedung.

Oleh karena itu, akan terdapat sebagian ruang yang tidak terbagi antara lantai bawah dan langit-langitnya.

Meskipun terlihat seperti loteng, mezanin tidak dihitung satu lantai dalam sebuah bangunan.

Dulu mezanin lebih banyak digunakan untuk melengkapi ruang dalam bangunan industri, seperti pergudangan.

Kini mezanin tidak hanya dipasang dalam gedung atau bangunan industri, tetapi juga dalam rumah tapak (landed house).

Fungsi Mezanin

Lalu jika bicara soal fungsi, maka istilah mezanin dalam dunia arsitektur sebenarnya tidak menyiratkan fungsi apapun secara khusus.

Fungsi utama mezanin bisa dibilang hanya untuk menambah ruang tanpa harus merombak bangunan rumah.

Ruang tambahan yang tercipta setelah pemasangan mezanin bisa digunakan untuk keperluan apa saja.

Penghuni rumah bisa menggunakannya untuk ruang privat seperti kamar tidur atau ruang kerja dan bisa juga dijadikan ruang semi privat.

Namun mengingat sifatnya yang terbuka, maka penggunaan mezanin untuk ruang privat perlu dipertimbangkan lagi.

Baca juga:

5 Fakta Rumah Split Level. Benarkah Lebih Sehat?

Tips Memasang Mezanin

Mezanin tidak hanya menciptakan ruang tambahan, tetapi menimbulkan kesan berbeda dan tidak membosankan.

Namun perlu digarisbawahi, banyak hal yang tidak boleh luput dari perhatian sebelum memasang mezanin dalam rumah.

Apabila Anda berminat untuk memasangnya, tetapi bingung mulai dari mana, Panduan 99.co Indonesia akan berbagi tips memasang mezanin.

Setidaknya ada lima tips yang layak dipraktikan. Apa saja? Yuk, simak dalam penjelasan di bawah ini.


Tentukan Fungsi Mezanin

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya bahwa istilah mezanin dalam dunia arsitektur tidak menyiratkan fungsi apapun.

Oleh karena itu, Anda perlu menjawab pertanyaan “Apa tujuan memasang mezanin dalam rumah?”

Dengan menjawab pertanyaan di atas, fungsi mezanin yang dipasang pun akan diketahui, apakah untuk kamar, ruang keluarga dan sebagainya.

Jika sudah mengetahui fungsinya, maka akan terasa lebih mudah saat merancang desain ruang mezanin.

Contohnya mezanin untuk ruang keluarga lebih cocok menggunakan desain interior terbuka dan dipasang dekat ruang utama.

Sementara mezanin untuk ruang privat, sebaiknya menggunakan desain interior yang lebih tertutup, seperti menerapkan kaca transparan.

Perhatikan Luas dan Tinggi Ideal

Tidak ada aturan khusus untuk menentukan luas lantai mezanin ideal, tetapi sebaiknya sepertiga dari luas ruang.

Nah, yang perlu diperhatikan adalah tinggi plafon rumah. Apabila tinggi plafon pendek, sebaiknya tidak dipasang mezanin.

Pasalnya, kehadiran mezanin hanya akan menambah kesan sempit dalam rumah, berbahaya dan mengganggu sirkulasi udara.

Rumah yang akan dipasang mezanin di dalamnya memerlukan dinding dan plafon yang cukup tinggi.

Pastikan mezanin yang dipasang mempunyai tinggi ruang layaknya ruang normal, yaitu sekitar 2,7 hingga 3 meter.

Sebagai informasi tambahan, untuk menentukan tinggi plafon ideal, ada perhitungan sendiri yang perlu diketahui.

Perhatikan Pencahayaan dan Sirkulasi Udara

Kehadiran mezanin bisa mendatangkan cahaya matahari ke dalam rumah, karena plafon dibangun cukup tinggi.

Nah, yang perlu diperhatikan adalah keterhubungan mezanin dengan ruang utama sehingga pengaturan cahaya perlu disesuaikan.

Jangan sampai sumber cahaya alami atau lampu pada mezanin mengganggu ruang lain yang berdekatan dengannya.

Selain pengaturan cahaya, sirkulasi udara pada mezanin juga tidak boleh luput dari perhatian mengingat tinggi ruangnya yang terbatas.

Sebaiknya Anda membuat jendela di salah satu sudut mezanin agar cahaya dan sirkulasi udara bisa keluar masuk dengan baik.

Namun apabila tidak memungkinkan, Anda bisa memasang kipas angin di sudut dinding agar tidak pengap.

Perhatikan Area di Bawah Mezanin

Saat memasang mezanin, area di bawahnya tentu akan mempunyai tinggi plafon lebih rendah dibanding area lainnya.

Pemasangan mezanin dalam rumah bisa membuat area di bawahnya mempunyai ruang gerak terbatas.

Oleh karena itu, fungsi area di bawah mezanin perlu dipertimbangkan. Gunakan dengan tepat, misalnya dijadikan tempat penyimpanan.

Tidak hanya itu, area di bawah mezanin juga bisa digunakan untuk ruang makan sederhana.

Selain fungsi, hal yang perlu dipertimbangkan lagi untuk area di bawah mezanin adalah pencahayaan dan hawa.

Pasang pencahayaan yang cukup dan rawat area dengan baik agar penyakit dan bakteri tidak bersarang di sana.

Pilih Material yang Tepat

Setidaknya ada empat material yang bisa kita gunakan untuk memasang lantai mezanin dalam rumah.

Keempat material tersebut, yaitu kayu, beton, baja dan besi. Masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan.

Jika memasang mezanin menggunakan material kayu, maka Anda memerlukan kayu dengan kualitas terbaik.

Ketebalan kayu pun harus diperhatikan agar mezanin terpasang lebih kuat dan kokoh. Nah, yang pasti jangan sampai ambruk!

Material yang bisa diandalkan kekuatan dan kekukuhannya adalah beton. Sementara yang paling umum digunakan yaitu baja dan besi.

Sesuaikan material dengan fungsi mezanin dan desain interior rumah agar suasana lebih selaras dan cantik.

Nah, itu dia sekilas informasi tentang mezanin dan tips memasangnya di rumah. Semoga bermanfaat!

Author:

Miyanti Rahman