Peraturan Rasio Parkir Apartemen yang Wajib Diketahui!

4 Feb 2021 - Miyanti Rahman

Peraturan Rasio Parkir Apartemen yang Wajib Diketahui!

Apakah kamu berniat untuk membeli unit apartemen dalam waktu dekat? Jangan lupa memperhatikan urusan parkirnya ya.

Ketika seseorang mencari hunian vertikal, pada umumnya yang mereka perhatikan adalah titik lokasi, akses dan fasilitas internal.

Urusan parkir apartemen seringkali terlupakan, padahal yang satu ini bersifat krusial, apalagi kalau memiliki kendaraan pribadi.

Ya, terlepas dari urusan parkir apartemen, hunian vertikal memang bisa memberikan pengalaman tinggal menyenangkan.

Terutama bagi masyarakat urban dengan mobilitas tinggi, lantaran apartemen cenderung dikembangkan di tengah kota.

Menariknya lagi, apartemen biasanya dilengkapi oleh fasilitas internal modern dan berkelas yang menunjang lifestyle penghuni.

Namun perlu digarisbawahi bahwa sederet daya tarik apartemen tidak akan berarti apabila urusan parkirnya bermasalah.

Jika area parkir apartemen tidak ideal, maka bisa menimbulkan buntut panjang yang mengganggu kenyamanan hidup sehari-hari.

Oleh karena itu, penting untuk memahami peraturan rasio parkir apartemen sebelum menjatuhkan pilihan kepada hunian idaman.

Baca juga:

Pilihan Apartemen dengan Fasilitas Lengkap yang Nyaman untuk Hunian

Peraturan Rasio Parkir Apartemen

parkir apartemen

Parkir memang terdengar seperti urusan sepele, tetapi bisa menjadi masalah ribet jika tidak mengetahui aturan mainnya.

Apartemen berbeda dengan rumah tapak, keterbatasan lahan di sini membuat pengelola gedung menciptakan peraturan parkir sendiri.

Tujuannya agar kendaraan milik penghuni apartemen bisa tertampung dengan baik di area parkir.

Namun sayangnya tujuan tersebut sering kali tidak tercapai, karena area parkir tidak sebanding dengan jumlah kendaraan.

Lantas, apartemen seperti apa yang bisa dibilang ideal jika dipertimbangkan berdasarkan area parkirnya?

Menurut peraturan Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan, parkir apartemen yang baik dan ideal memiliki rasio 1:1.

Peraturan rasio parkir apartemen itu artinya penghuni satu unit apartemen hanya boleh mendapatkan satu spot parkir kendaraan.

Penyesuaian Rasio Parkir

Namun peraturan mengenai rasio tersebut tidak mutlak, karena bisa disesuaikan lagi dengan luas bangunan yang tersedia.

Ada pun penyesuaian yang diatur oleh Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan di antaranya sebagai berikut.

  • Jika apartemen memiliki luas bangunan lebih dari 150 m2, maka satu unitnya minimal mendapatkan spot parkir untuk satu mobil.
  • Jika apartemen memiliki luas bangunan antara 50 hingga 150 m2, maka satu spot parkir merupakan jatah untuk dua unit hunian.
  • Jika apartemen memiliki luas bangunan kurang dari 50 m2, maka satu spot parkir merupakan jatah untuk lima unit hunian.

Penyesuaian di atas tentunya bisa menjadi acuan untuk menentukan standar kebutuhan parkir apartemen yang ideal.

Luas Spot Parkir

parkir apartemen

Bukan hanya rasio parkir apartemen yang perlu diperhatikan, tetapi juga luas spot parkir untuk satu kendaraan.

Menurut peraturan yang sama, dalam posisi tegak lurus luas minimum spot parkir untuk satu mobil (sedan/van/pikap), yaitu 2,25 x 4,5 m.

Lalu dalam posisi sejajar, minimal lebar spot parkir adalah 2,25 m, sedangkan panjangnya 6 m.

Selain yang sudah dijabarkan di atas, khusus untuk apartemen di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta ada Peraturan Gubernur tersendiri.

Peraturan itu menyebutkan developer wajib meluangkan 1 lot parkir mobil dan 5 lot parkir motor untuk 10 unit hunian.

Itulah peraturan rasio parkir apartemen dan ketentuan mengenai luas spot parkir yang perlu kamu ketahui.

Jadi pastikan apartemen yang akan dibeli memenuhi peraturan dan ketentuan di atas ya, agar kerumitan parkir bisa dihindari.

Namun tunggu dulu, selain itu masih ada lagi yang perlu diperhatikan berkaitan dengan parkir apartemen ini.

Hal Lain yang Perlu Diperhatikan

parkir apartemen

Tarif Parkir

Tidak semua pengelola gedung membebaskan biaya parkir untuk penghuni apartemen, sehingga kamu perlu memastikan hal ini.

Penentuan biaya parkir apartemen sendiri berbeda-beda, begitu pula dengan sistem pembayarannya—per bulan atau per tahun.

Sebagai gambaran saja, untuk apartemen menengah biasanya biaya parkir mobil di kisaran Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per bulan.

Sementara untuk kendaraan roda dua, biaya parkir apartemennya di kisaran Rp25 ribu hingga Rp100 ribu per bulan.

Pintu Masuk

Setelah memperhatikan peraturan rasio parkir apartemen, luas spot per kendaraan dan tarifnya, perhatikanlah pintu masuk area parkir.

Tentunya, semakin banyak pintu masuk ke area parkir, maka trafik kendaraan di sekitarnya pun semakin baik.

Di sini kamu tidak ingin menghabiskan energi untuk bergelut dengan kemacetan di area parkir, bukan?

Selain memperhatikan jumlah pintu masuk, jangan lupa untuk memperhatikan posisinya ya.

Nah, sekarang kamu sudah mengetahui bahwa penting untuk membeli apartemen dengan area parkir yang baik dan ideal.

Karena secara tidak langsung urusan parkir ini akan mempengaruhi kenyamanan tinggal di apartemen.

Semoga informasi ini bermanfaat, dan menjadikanmu calon pembeli apartemen yang jeli ya!

Author:

Miyanti Rahman