7 Karakteristik Rumah Model Spanyol beserta Keunikannya

Last update: 4 Mei 2025 4 min read
Author:

Sedang mencari desain rumah Eropa yang unik dengan kesan megah dan klasik? Desain rumah model Spanyol bisa menjadi pilihan menarik.

Rumah model Spanyol memiliki kekhasan seperti struktur bangunan megah, detail arsitektur halus, hingga taman rumah yang rimbun.

Merujuk pada sejarahnya, rumah model Spanyol mulai mendunia pada 1400-an, ketika Spanyol menduduki bagian barat daya Amerika Serikat.

Saat itu, banyak rumah model Spanyol dibangun di kawasan tersebut. 

Meski pada 1800-an Spanyol berhasil dipukul mundur, tetapi orang-orang Spanyol meninggalkan legasi berupa gaya arsitektur bangunan yang masih eksis hingga sekarang.

Banyak rumah model Spanyol ditemukan di beberapa negara bagian AS, seperti California, New Mexico, Arizona, Texas, hingga Florida.

Karakteristik Rumah Model Spanyol

Rumah model Spanyol cocok diterapkan pada daerah beriklim tropis atau panas, seperti Indonesia. 

Sebab terdapat beberapa elemen dari konsep desain hunian ini, yang berfungsi untuk membuat rumah tetap sejuk.

Nah, kamu yang ingin mengadopsi desain hunian, berikut sejumlah karakteristik rumah model Spanyol yang perlu diketahui.

Dinding Plesteran Putih

dinding plesteran putih

Foto: architecturesstyle.com

Mengingat desain rumah Spanyol dirancang untuk tahan cuaca panas, bagian dinding rumah itu biasanya dibuat dengan sistem plesteran.  

Lapisan dinding yang terbuat dari semen, pasir, dan air dianggap ampuh menahan hawa panas dari luar.

Genteng Tanah Liat Merah

genteng tanah liat merah

Foto: apartmenttherapy.com

Selain dinding plesteran putih, genteng tanah liat juga menjadi elemen eksterior lain yang menjadi karakteristik rumah model Spanyol.

Sama halnya dengan dinding plesteran, penerapan genteng tanah liat juga mampu menjaga area dalam rumah tetap sejuk.

Atap beralaskan tanah liat berfungsi untuk memerangkap udara sejuk, sekaligus mencegah sinar matahari masuk ke dalam rumah.

Selain itu, genteng tanah liat juga dirancang dengan bentuk setengah bulan, agar rumah memiliki sirkulasi udara yang baik.

Baca juga:

Uniknya Rumah Gaya Belanda Klasik dan Modern

Jendela Berukuran Kecil

jendela berukuran kecilFoto: newhomesource.com

Rumah model Spanyol umumnya memiliki jendela berukuran kecil, yang tersebar di hampir seluruh ruangan.

Penerapan jendela berukuran kecil berfungsi untuk menerima udara sejuk dari luar, sekaligus meminimalisasi masuknya hawa panas.

Taman yang Luas

taman yang luas

Foto: home-designing.com

Kebanyakan rumah bergaya Spanyol memiliki pekarangan luas yang ditumbuhi tanaman hijau.

Tujuannya untuk menciptakan kesan asri dan sejuk pada hunian.

Umumnya, halaman atau pekarangan diposisikan pada area tengah hunian atau dekat dapur.

Hal itu dilakukan untuk mengeluarkan asap dari kegiatan memasak.

Namun, saat ini banyak juga hunian bergaya Spanyol yang menempatkan taman di area samping atau belakang rumah.

Pintu dan Jendela Berbentuk Kurva

pintu dan jendela berbentuk kurvaFoto: historicrealestatela.com

Dinding yang melengkung atau berbentuk kurva menjadi karakteristik lain dari rumah model Spanyol. 

Bentuk tersebut biasanya diaplikasikan pada area jendela, pintu masuk, dan pintu ruangan.

Lengkungan pada dinding juga bisa dipercantik dengan menambahkan elemen dekoratif, seperti ubin atau kaca mozaik.

Pilar Balok

balok penyanggaFoto: houzz.com

Mengingat desain rumah Spanyol biasanya dibangun dengan material berat seperti semen dan tanah liat, balok kayu pun diterapkan sebagai pilar atau penyangga atap dan dinding.

Biasanya, panjang balok kayu melampaui dinding, sehingga ujung balok terlihat menonjol keluar.

Selain berfungsi sebagai penyangga, elemen yang dalam bahasa Spanyol disebut “vigas” itu juga menciptakan kesan hangat.

Baca juga:

Ide Desain Rumah Mediterania yang Bikin Jatuh Hati

Aksen Besi

rumah model spanyol punya aksen besiFoto: historicrealestatela.com

Detail besi tempa menjadi salah satu elemen dekoratif yang menambah estetika rumah model Spanyol.

Aksen besi biasanya diterapkan pada pagar, penyangga jendela, pegangan tangga, hingga wadah lampu.

Penerapan besi tempa sebagai elemen dekorasi rumah dianggap mampu menghadirkan kembali suasana klasik dalam hunian.

3 Jenis Rumah Model Spanyol

Lalu, apa saja jenis bangunan tempat tinggal bergaya Spanyol yang masih populer hingga saat ini? Berikut penjabarannya.

Mission Revival

rumah model spanyol mission revivalFoto: dibelloarchitects.com

Desain rumah ini sekilas terlihat seperti biara dengan pintu masuk melengkung, fasad datar, hingga menara lonceng.

Selain itu, elemen dekoratif dari mission revival biasanya lebih beragam daripada jenis hunian Spanyol lainnya.

Tak jarang ditemukan ukiran dinding dari tanah liat, sehingga tampak serasi dengan warna atap.

Pueblo Revival

rumah model spanyol pueblo revivalFoto: hadarguibara.com

Dipopulerkan pada tahun 1920-an, pueblo revival mengadopsi gaya rumah Spanyol dengan desain sederhana.

Ciri khas hunian ini adalah dinding plesteran tebal, balok penyangga yang menonjol keluar, atap datar, hingga halaman tertutup.

Monterey

rumah model spanyol montereyFoto: onekindesign.com

Pertama kali dipopulerkan oleh Richard O Larkin pada tahun 1835, desain rumah yang populer di California ini bisa dikatakan unik.

Model rumah monterey sangat berbeda dengan rumah bergaya Spanyol lain, mengingat gaya ini mengadopsi arsitektur Inggris dan Prancis.

Ciri khas desain monterey adalah berbentuk bangunan dua lantai, dengan fasad berbentuk simetris, serta beratap datar.

Itulah pembahasan mengenai karakteristik rumah model spanyol beserta jenis-jenisnya. 

Sedang mencari rumah dijual dengan desain elegan? Seminyak Residence, Casa Valli, hingga Precium Simatupang bisa menjadi opsi terbaik untuk Anda. 

Semoga bermanfaat!

Baca juga: 

7 Desain Rumah Gaya Eropa Klasik Hingga Modern

 

Septian Nugraha adalah jurnalis dan content writer berpengalaman. Lama berkarier sebagai jurnalis olahraga, khususnya dalam bidang sepak bola untuk sejumlah media massa besar di Indonesia. Di antaranya adalah Harian Olahraga TopSkor (skor.id), panditfootball.com, CNN Indonesia, dan kompas.com. Per Februari 2022, Septian memutuskan bergabung bersama 99 Group Indonesia, untuk berkarier sebagai property content writer.