Syarat Rumah Tahan Gempa yang Harus Diperhatikan saat Bangun Rumah

8 Sep 2020 - Ferry Fadhlurrahman

Syarat Rumah Tahan Gempa yang Harus Diperhatikan saat Bangun Rumah

Indonesia adalah salah satu negara yang sangat rawan akan bencana gempa bumi. Karena itu sangat penting untuk merancang bangunan dan rumah tahan gempa di negara ini. 


Selain faktor keamanan, faktor pemeliharaan bangunan juga penting.


Kita pasti berharap rumah kita masih berdiri dan selamat saat terjadi gempa bumi bukan? 


Karena itulah penting untuk kita memperhatikan beberapa desain dan rancangan rumah tahan gempa.


Lalu seperti apa sih syarat dari rumah tahan gempa? Dan jika kamu mau bangun rumah sendiri, harus seperti apa rancangan rumah tahan gempa?


Jawabannya adalah ada beberapa syarat dari hunian tahan gempa. Kamu bisa memenuhi semua syarat tersebut untuk memastikan rumah kamu tahan dari gempa.

Tanah yang Keras dan Tidak Porus

Pondasi rumah adalah paling utama dalam membuat rumah tahan gempa. 


Pondasi tersebut juga harus berdiri di atas tanah yang baik untuk memastikan tidak ada kerusakan yang terlalu ekstrim di struktur bawah bangunan.


Pastikan saat kamu beli tanah atau survei lokasi bangunan rumah memiliki kualitas tanah yang baik. Yakni dengan kepadatan yang baik, keras, dan tidak porus atau menyerap air yang tinggi.  

Denah Rumah: Sederhana dan Simetris


Saat mendesain rumah tidak perlu membangun rumah dengan aksen dan bentuk yang berlebihan. 


Cobalah mendesain dengan rumah yang simetris dan sederhana. 


Mengapa? Karena bentuk bangunan yang simetris memperkokoh struktur bangunan.


Selain itu rumah yang simetris juga dapat menyerap gaya dari gempa lebih baik. Sehingga rumah kamu lebih kuat saat gempa terjadi. 

Pondasi yang Kuat


Seperti disebutkan tadi, untuk membangun rumah tahan gempa diperlukan pondasi yang dirancang secara khusus dan kuat. 


Karena pondasi ini mempunyai fungsi untuk menyalurkan beban ke tanah. 


Ketika sudah dipastikan tanah keras dan berkualitas baik, maka pastikan pula pondasi rumah harus mempunyai kedalaman minimal 60 hingga 75 cm. 


Selain itu struktur pondasi juga harus terhubung kuat dengan sloof melalui pembuatan angkur antara sloof dan pondasi dengan jarak 1 meter.

Desain Struktur yang Baik

Selain pondasi yang kuat, kamu juga harus mendesain rumah dengan dengan struktur yang baik. 


Struktur rumah harus memiliki kapasitas untuk mendukung gaya, statis dan dinamis, dan memiliki fleksibilitas yang cukup untuk menyerapnya.


Jika strukturnya terlalu kaku, sebelum gempa bumi, akan cenderung retak dan pecah. Jika terlalu fleksibel, berat akan merobohkan satu atau lainnya. 


Oleh karena itu keseimbangan yang tepat harus dicari sedemikian rupa, baik fleksi, kompresi dan daya tarik yang diserap.

Beton Berkualitas

Untuk menghindari kerusakan saat gempa, kamu juga perlu memilih beton yang terbaik untuk rumah tahan gempa. 


Beton yang dipilih harus memiliki komposisi pasir, kerikil, air dan semen yang sesuai dengan kebutuhan ini.


Untuk struktur beton juga dibuat bertulang. Ini juga harus dihitung dengan detail agar mampu menahan beban inersia gempa.


Menggabungkan semuanya dapat memastikan rumah tidak retak saat gempa terjadi.

Setiap Komponen Harus Terikat

Saat mendesain dan juga membangun rumah, pastikan semua struktur elemen dari rumah terkait satu sama lain. 


Baik itu komponen struktural maupun non-struktural. 


Hal ini penting untuk memperkokoh bangunan dan juga membantu menyalurkan beban gempa secara lebih merata. Membuat bangunan lebih kuat saat gempa terjadi. 

Bahan Berkualitas

Setelah rancangan selesai, sekarang kamu harus memastikan material yang digunakan untuk membangun rumah tahan gempa adalah material yang tepat. 


Selain rancangan, pemilihan bahan bangunan juga berperan penting untuk memastikan rumah yang kamu bangun dapat bertahan dari guncangan gempa. 


Misalnya kamu bisa mengganti konstruksi atap konvensional dengan atap baja ringan. Material batu bata atau batako juga bisa diganti menjadi bata ringan. 


Dengan material yang tepat, efek gempa pada hunian bisa diminimalisir.


Itulah beberapa syarat dari rumah tahan gempa. 


Semua syarat ini bisa kamu penuhi dengan perencanaan yang baik. 


Ini juga untuk memastikan keselamatan saat terjadi bencana gempa, serta ketahanan dari rumah yang akan kamu tinggali. 

Author:

Ferry Fadhlurrahman