+ Pasang Iklan Gratis
/
Dijual Tanah Beachfront Hak Milik (Freehold) Zona Pariwisata - Slfx037
Tanah
Jual
Diperbarui : 25 Sep 2026 08:14
Rp 102 Miliar Total

Harga per m² Rp 2,9 juta

Dijual Tanah Beachfront Hak Milik (Freehold) Zona Pariwisata - Slfx037

Pekutatan, Jembrana
Lihat di Peta
35775 m²
Luas Tanah
Hak Milik
Sertifikat

Detail Properti

Luas Tanah

35775 m²

Sertifikat

SHM

Tipe Properti

Tanah

Tipe Iklan

Dijual

Rangkuman Properti

Unit lahan kosong dijual di Pekutatan Jembrana. Cocok untuk pengembangan jangka panjang. Harga jual: Rp 102 Miliar

Berikan Penilaian

Deskripsi

Lahan pengembangan yang luar biasa ini, terletak di pesisir barat Bali, menawarkan peluang investasi yang sangat menarik untuk pengembangan pariwisata, hotel, maupun villa. Membentang seluas 3,57 hektare dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 215 meter, lahan ini sangat ideal untuk dikembangkan menjadi resor mewah atau kompleks villa eksklusif. Lokasinya di pesisir barat Bali menawarkan peluang investasi yang istimewa, berada di salah satu kawasan yang semakin diminati untuk pengembangan pariwisata. Lahan ini merupakan kanvas sempurna untuk menciptakan luxury resort atau private villa retreat, di mana suara ombak dan panorama matahari terbenam menjadi bagian dari pengalaman setiap hari. Pantai di depannya juga dikenal sebagai salah satu destinasi surfing, menarik wisatawan dan peselancar dari berbagai penjuru dunia, sekaligus menawarkan perpaduan antara keindahan alam dan suasana yang tenang. Properti langka ini memiliki potensi untuk menjadi destinasi premium dalam lanskap pariwisata Bali, menjadikannya peluang investasi yang visioner untuk jangka panjang. Dengan skala lahan dan garis pantai yang luar biasa, properti ini memiliki potensi

Lokasi Properti

Pekutatan, Jembrana
maps-thumbnail

Pertanyaan Terkait Properti

SEEJEE PROPERTY BALI
Halo 👋
Silahkan tulis pertanyaan yang ingin anda tanyakan disini.
0/200
Rp 102 Miliar Total

Harga per m² Rp 2,9 juta

Kontak Pengiklan

Apakah iklan ini tidak benar atau mengandung informasi yang tidak akurat?