Wisata Gunung Bromo, dari Daya Tarik hingga Harga Tiket Masuk 2025
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru



Sekilas tentang Gunung Bromo
Gunung Bromo adalah salah satu gunung berapi di Indonesia yang masih aktif. Meskipun gunung berapi aktif, Bromo relatif aman untuk dikunjungi.
Lokasi Gunung Bomo berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.
Ketinggian Gunung Bromo sekitar 2.329 meter di atas permukaan laut (mdpl). Letaknya berdekatan dengan Gunung Semeru yang menjadi bagian TNBTS.
Keunikan Gunung Bromo tidak hanya terletak pada statusnya sebagai gunung berapi aktif, tetapi juga pada pemandangan alamnya yang memesona.
Pemandangan yang menarik dari gunung ini adalah kawah Gunung Bromo dan laut pasir/pasir berbisik (Segara Wedi), sebuah hamparan pasir sangat luas yang membentang di area Bromo.
Di Gunung Bromo, wisatawan juga dapat menyaksikan matahari terbit dari Penanjakan, naik kuda atau mobil jeep, hingga mendaki ke bibir kawah Bromo.
Dengan segala keunikannya, tidak heran kalau wisata Gunung Bromo menjadi salah satu tujuan destinasi liburan favorit, baik bagi masyarakat Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa.
(Foto: Unsplash/bromotenggersemeru.id/Freepik)
Panorama Sunrise yang Memesona
Salah satu tempat terbaik untuk melihat sunrise yang indah di ketinggian.
Hamparan Lautan Pasir yang Luas
Gunung Bromo dikelilingi oleh lautan pasir vulkanik seluas 10 km² yang eksotis seperti gurun.
Pemandangan Kawah Aktif Spektakuler
Gunung Bromo menawarkan pemandangan kawah aktif yang spektakuler.
Mudah Dijangkau
Meskipun berada di pegunungan, Gunung Bromo memiliki akses yang cukup mudah dijangkau dari Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang.
Daya Tarik Gunung Bromo
Fenomena Pasir Berbisik

Gunung Bromo adalah salah satu gunung di Indonesia yang memiliki panorama alam indah, salah satunya fenonema pasir berbisik yang unik.
Fenomena pasir berbisik di Gunung Bromo merupakan suara desiran pasir yang tertiup angin, terdengar seperti bisikan.
Spot Sunrise Terbaik
Gunung Bromo adalah spot terbaik untuk melihat sunrise di ketinggian.
Wisatawan dapat melihat pemandangan matahari terbit dari Bukit Penanjakan 1.
Bukit Penanjakan merupakan titik terbaik untuk menyaksikan momen matahari muncul perlahan dari balik gunung-gunung.
Selain Penanjakan 1, ada beberapa spot alternatif lain untuk melihat sunrise Gunung Bromo, seperti Seruni Point, Bukit Mentigen, Bukit Cinta, dan Pos Dingklik.
Untuk melihat sunrise Bromo, disarankan untuk berada di lokasi pada pukul 05.00 WIB.
Kawah Aktif yang Menarik

Daya tarik lainnya adalah kawah Gunung Bromo yang aktif.
Untuk melihat kawah aktif Bormo, wisatawan dapat mendaki hingga ke bibir kawah dengan berjalan kaki atau menunggang kuda, lalu menaiki ratusan anak tangga.
Dari atas, wisatawan bisa melihat langsung kepulan asap dari kawah dan mendengar suara gemuruhnya.
Hanya saja, wisatawan tidak boleh memasuki area kawah dalam radius 1 km dari kawah Gunung Bromo.
Aksesibilitas dan Fasilitas yang Lengkap
Gunung Bromo relatif mudah diakses dari berbagai kota besar, seperti Malang, Surabaya, dan Probolinggo, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan pribadi.
Selain itu, di sekitar Gunung Bromo juga tersedia berbagai pilihan penginapan, mulai dari penginapan sederhana hingga hotel berbintang.
Fasilitas wisata di Gunung Bromo juga cukup lengkap, seperti penyewaan kuda, warung makan, toko oleh-oleh, tempat parkir, toilet, dan lainnya.
Hal tersebut menjadikan Gunung Bromo sebagai destinasi yang ramah bagi semua kalangan.

Cara Booking Online Gunung Bromo
Masuk ke kawasan Gunung Bromo wajib daftar secara online melalui situs resminya.
Pasalnya, tidak ada pembelian tiket secara offline.
Berikut adalah cara booking online Gunung Bromo:
- Kunjungi situs resmi https://bromotenggersemeru.id/.
- Pilih tanggal kunjungan dan lokasi yang ingin dikunjungi.
- Isi formulir booking dengan lengkap, termasuk data ketua kelompok, anggota, dan jenis kendaraan.
- Konfirmasi pendaftaran dan simpan kode booking serta nomor virtual account (VA).
- Lakukan pembayaran menggunakan VA.
- Cek status pembayaran dengan memasukkan kode booking.
- Jika status pembayaran disetujui, muncul barcode untuk di dipindai di pintu masuk yang wajib ditukarkan dengan tiket fisik.
Harga Tiket Masuk Gunung Bromo
Lokasi | WNI | WNA | ||
|---|---|---|---|---|
| Hari Kerja | Hari Libur | Hari Kerja | Hari Libur | |
| Bukit Kedaluh | Rp54.000 | Rp79.000 | Rp255.000 | Rp255.000 |
| Lemah Pasar | Rp54.000 | Rp79.000 | Rp255.000 | Rp255.000 |
| Lembah Watangan | Rp54.000 | Rp79.000 | Rp255.000 | Rp255.000 |
| Mentigen | Rp54.000 | Rp79.000 | Rp255.000 | Rp255.000 |
| Pananjakan | Rp54.000 | Rp79.000 | Rp255.000 | Rp255.000 |
Tips Wisata ke Gunung Bromo
Pilih Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Tips pertama wisata ke Gunung Bromo adalah memilih waktu terbaik untuk berkunjung.
Disarankan untuk berkunjung ke Gunung Bromo pada musim kemarau, yaitu sekitar bulan Mei hingga Oktober.
Pada musim ini, cuaca relatif cerah dan langit bebas dari kabut atau hujan sehingga pemandangan matahari terbit dan lautan pasir dapat terlihat dengan jelas.
Sebaiknya hindari musim hujan karena jalanan menjadi licin dan beberapa jalur pendakian bisa ditutup.
Untuk melihat sunrise di Gunung Bromo, wisatawan disarankan datang sekitar pukul 3 pagi agar bisa mencapai spot sunrise tepat waktu.
Persiapkan Fisik

Meskipun Bromo bukan gunung yang terlalu tinggi, wisatawan disarankan untuk menyiapkan kondisi fisik yang prima.
Hal ini karena wisatawan akan banyak berjalan kaki, terutama saat menuju puncak Gunung Bromo.
Apalagi, bagi wisatawan yang ingin melakukan banyak aktivitas di Gunung Bromo, seperti naik kuda atau aktivitas lain yang menguras banyak tenaga.
Gunakan Pakaian yang Tepat
Suhu di kawasan Gunung Bromo bisa mencapai 5°C atau bahkan lebih dingin pada musim tertentu.
Oleh karena itu, sebaiknya kenakan pakaian yang tepat, seperti jaket tebal, syal, sarung tangan, dan penutup kepala.
Gunakan juga sepatu yang nyaman dan tahan terhadap medan berpasir atau berbatu.
Opsi lainnya adalah membawa kacamata hitam dan masker untuk melindungi diri dari debu.
Rencanakan Transportasi dan Akses Masuk
Terdapat beberapa jalur masuk ke kawasan Bromo, seperti melalui Probolinggo (Cemoro Lawang), Pasuruan (Wonokitri), dan Malang.
Untuk mencapai Gunung Bromo, wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi, sewa mobil, atau ikut paket wisata.
Booking Online

Tips selanjutnya adalah melakukan pendaftaran secara online karena masuk ke kawasan Bromo hanya bisa dilakukan online.
Jadi, pastikan membeli tiket masuk Gunung Bromo secara resmi melalui laman bromotenggersemeru.id.
Nantinya, bukti booking online akan dipindai di pintu masuk.
Setelah melakukan pembayaran, wisatawan tidak dapat melakukan jadwal ulang kunjungan.
Waktu Operasional
| Senin | 00:00 - 23:59 | |
| Selasa | 00:00 - 23:59 | |
| Rabu | 00:00 - 23:59 | |
| Kamis | 00:00 - 23:59 | |
| Jumat | 00:00 - 23:59 | |
| Sabtu | 00:00 - 23:59 | |
| Minggu | 00:00 - 23:59 |
Tempat Lain di Sekitar
Ulasan
Destinasi Favorit
Destinasi touring terfavorit, yang harus diperhatikan yang jelas cuaca dan kondisi kendaraan, berhubung saya pakai ban soft compound racing yang notabene engga bisa dipakek di lintasan berpasir jadi harus super hati hati, di lautan pasir daerah bukit teletabis kalau hujan pasti bakalan ada sungai sungai nya, saran ku lewat pasir berbisik aja kalau mau liat lautan pasir.
Waktu Terbaik Berkunjung
Kalau mau ke bromo, berdasarkan pengalaman saya tidak disarankan akhir Desember, selain penuh wisatawan, hotel atau homestay biasa full, dan musim penghujan, jadi sunset tidak nampang, recommended bulan Juni dan juli
Tempatnya Indah
Tempatnya indah banget. Aku suka sama pemandangannya yang bikin healing. Bromo selalu jjadi salah satu wisata yang ramai dan sering di kunjungi setiap liburan. Gunung bromo udah jadi wisata wajib bagi orang yang belum pernah ke gunung!!
Trek yang Menantang
Butuh kerja keras untuk mencapai puncak, harus melewati lembah serta anak tangga yang curam, sebaiknya hati2 karena licin banyak pasir. Bakso yg dikaki gunung lumayan enak harganya juga murah

