+ Pasang Iklan Gratis
/

Info Gunung Tangkuban Perahu: Daya Tarik Wisata, Cerita & Harga Tiket

Cikahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat
Buka
4.5/5
Yongky Yulius
Yongky Yulius
Banner 1
Banner 2
Banner 3

Mengenal Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu adalah gunung berapi aktif yang berada sekitar 20 kilometer ke utara dari Kota Bandung.

Lokasi tepat dari gunung ini berada di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Adapun ketinggian dari Gunung Tangkuban Perahu adalah 2.084 (mdpl) meter di atas permukaan laut.

Saat ini, Tangkuban Perahu masih merupakan salah satu destinasi wisata alam populer di Bandung.

Daya tariknya adalah keberadaan kawah yang pemandangannya khas dengan bau belerang yang kuat.

Untuk fasilitasnya, di Gunung Tangkuban Perahu juga ada warung makan, toko souvenir, dan pemandu wisata lokal.

Sumber foto: instagram.com/sg.embassy.jakarta, instagram.com/oksana_domoratskaya, instagram.com/asemaulana.

Icon 0

Kawah Aktif Eksotis

Gunung Tangkuban Perahu memiliki kawah dengan pemandangan alam menakjubkan, seperti Kawah Ratu, Kawah Domas, dan Kawah Upas.

Icon 1

Akses Mudah dari Bandung

Hanya sekitar 1-2 jam perjalanan dari Kota Bandung, wisatawan sudah bisa sampai ke Gunung Tangkuban Perahu yang berjarak sekitar 20 kilometer.

Icon 2

Legenda Sangkuriang

Terdapat kisah legenda Sangkuriang yang menceritakan asal-usul Gunung Tangkuban Perahu. Kisah tersebut mampu menambah daya tarik budaya dan mistis bagi pengunjung.

Video Gunung Tangkuban Perahu

Sumber video: GODUAEMPAT

Banner

Daya Tarik Wisata Gunung Tangkuban Perahu

1. Terdapat Kawah Aktif yang Menakjubkan

Beberapa kawah aktif di Gunung Tangkuban Perahu adalah Kawah Ratu, Kawah Domas, dan Kawah Upas.

Kawah Ratu memiliki diameter sekitar 8 kilometer, dengan pemandangan spektakuler dari tepiannya.

Sementara itu, di Kawah Domas, pengunjung bisa merasakan langsung kehangatan bumi dengan berendam di air panas alami dan merebus telur dari sumber air panasnya.

Sedangkan, Kawah Upas memiliki aroma belerang yang kuat serta terdapat uap panas yang menciptakan atmosfer khas.

2. Keanekaragaman Flora dan Fauna

Kawasan sekitar Gunung Tangkuban Perahu adalah habitat untuk berbagai flora dan fauna endemik Indonesia.

Di kawasan tersebut, pengunjung bisa menjumpai flora seperti Edelweiss Jawa, anggrek endemik, tumbuhan paku, dan pohon pinus.

Lalu, terdapat juga fauna seperti Kera Jawa, Macan Tutul, Elang Jawa, Trenggiling, dan Babi Hutan.

Bagi pecinta alam dan fotografi alam, hal itu bisa menjadi daya tarik tersendiri.

3. Kuliner dan Oleh-Oleh Khas

Setelah turun dari Gunung Tangkuban Perahu, wisatawan bisa jalan-jalan di area terdekatnya yaitu di Cikole, Lembang.

Di area tersebut. wisatawan bisa mencicipi kuliner khas Bandung, seperti ketan bakar yang disajikan dengan kelapa parut sangrai, serta berbagai makanan khas Bandung lainnya seperti Dodol, Tahu Susu Lembang, dan Mie Kocok.

Selain itu, terdapat juga beragam toko oleh-oleh yang menawarkan kerajinan tangan dan produk lokal sebagai kenang-kenangan.

4. Aktivitas Wisata yang Beragam

Tak hanya melihat pemandangan dan berfoto saja, wisatawan juga bisa melakukan berbagai kegiatan lainnya.

Misalnya, wisatawan bisa melakukan aktivitas outbound yang cocok untuk segala usia, trekking, dan tentu saja hiking.

Wisatawan bisa mengeksplorasi kawasan hutan dan kawah yang berada di area Gunung Tangkuban Perahu.

Sumber foto: instagram.com/rudiant00_

Banner

Cerita Gunung Tangkuban Perahu

Selain pemandangan alamnya yang memesona, Gunung Tangkuban Perahu juga diselimuti kisah legenda Sangkuriang.

Legenda ini bukan nanya menjelaskan asal-usul geografis, tapi juga mengandung pesan moral mengenai pentingnya ketaatan, kejujuran, dan konsekuensi sebuah tindakan.

Secara singkat, Legenda Sangkuriang bercerita mengenai pemuda bernama Sangkuriang yang tanpa sengaja jatuh cinta pada Dayang Sumbi.

Usut punya usut, ternyata Dayang Sumbi merupakan ibunya sendiri. Namun, Sangkuriang tidak menyadarinya karena ia sudah bertahun-tahun berpisah dari ibunya.

Sangkuriang memang diusir oleh sang ibu, karena saat masih kecil, ia telah membunuh anjing peliharaan mereka, Tumang, yang ternyata adalah ayahnya.

Saat sudah beranjak dewasa, Sangkuriang berniat menikahi Dayang Sumbi yang tetap awet muda karena anugerah dewa.

Namun Dayang Sumbi telah menyadari identitas Sangkuriang, dan akhirnya memberi syarat mustahil, yaitu harus membuat danau dan perahu dalam semalam.

Setelah itu, Sangkuriang membuat danau dengan bantuan makhluk gaib (jin). Ketika nyaris berhasil, Dayang Sumbi menggagalkan upaya Sangkuriang dengan membuat fajar palsu.

Marah lantaran merasa ditipu, akhirnya Sangkuriang menendang perahu buatannya sampai terbalik, yang kemudian dipercaya menjadi Gunung Tangkuban Perahu.

Sumber foto: instagram.com/alessandro_alessio

Harga Tiket Masuk Gunung Tangkuban Perahu

Tiket masuk untuk wisatawan lokal adalah Rp 25.000 pada hari biasa (weekday) dan Rp 30.000 saat akhir pekan atau hari libur.

Tiket masuk untuk wisatawan mancanegara dikenakan biaya Rp 300.000 pada hari biasa dan Rp 350.000 saat akhir pekan atau hari libur.

Pelajar dan mahasiswa mendapatkan harga khusus, yaitu Rp 18.000 pada hari biasa dan Rp 20.000 pada akhir pekan.

Anak-anak usia 5 tahun ke atas dikenakan tiket masuk.

Biaya masuk kendaraan juga berlaku, yaitu:

Sepeda dikenai biaya Rp 7.000 (weekday) dan Rp 9.000 (weekend).

Motor dikenai biaya Rp 12.000 (weekday) dan Rp 14.500 (weekend).

Mobil dikenai biaya Rp 25.000 (weekday) dan Rp 30.000 (weekend).

Bus dikenai biaya Rp 110.000 (weekday) dan Rp 125.000 (weekend).

Biaya parkir:

Motor dikenai biaya Rp 3.000 – Rp 3.500.

Mobil dikenai biaya tetap Rp 5.000.

Bus dikenai biaya tetap Rp 10.000.

Tersedia layanan shuttle ontang-anting dari Terminal Jayagiri ke Kawah Ratu, dengan tarif Rp 10.000 per orang (pulang-pergi).

Ulasan

4.5
7014 reviews

Properti Dijual di Bandung

Lihat Semua

Properti Disewakan di Bandung

Lihat Semua