Panduan Lengkap Stasiun Cakung: Rute, Fasilitas, dan Akses
Jl. Raya St. Cakung, Bintara, Kec. Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13950


Tentang Stasiun Cakung
Stasiun Cakung Jakarta Timur menjadi salah satu titik penting dalam jaringan KRL Commuter Line di Jabodetabek.
Berlokasi di perbatasan antara Jakarta Timur dan Bekasi, stasiun ini melayani ribuan penumpang setiap harinya, terutama saat jam sibuk pagi dan sore.
Dengan letaknya yang strategis di jalur Bekasi, Stasiun Cakung menghubungkan kawasan perkotaan Jakarta dengan wilayah penyangga di timur ibu kota.
Sebagai stasiun paling timur di Jakarta, Stasiun Cakung berbatasan langsung dengan wilayah Bintara, Bekasi Barat.
Perannya semakin signifikan seiring dengan perkembangan permukiman dan pusat bisnis di sekitar Pulogebang dan Cakung.
Penumpang yang naik dari stasiun ini memiliki akses langsung ke berbagai rute utama, seperti ke Stasiun Manggarai dan Cikarang.
Stasiun ini juga mencatat sejarah perkembangan jalur kereta api di Jakarta.
Di masa lalu, sebelum mencapai Stasiun Kranji, terdapat Stasiun Rawabebek yang kini sudah tidak beroperasi karena minimnya pengguna.
Kini, dengan kapasitas yang semakin ditingkatkan, Stasiun Cakung terus menjadi pilihan utama bagi banyak komuter yang bepergian antara Jakarta dan Bekasi.
Foto: @naufalfirzaf/Instagram
Akses Transportasi yang Strategis
Terintegrasi langsung dengan halte Transjakarta, memudahkan perpindahan moda. Lokasi di bawah flyover membuat akses lebih fleksibel bagi pengguna kendaraan pribadi.
Fasilitas Modern dan Lengkap
Dilengkapi mushola, toilet bersih, dan ruang khusus penyandang disabilitas. Tersedia lift, tangga jalan, dan area duduk yang nyaman untuk penumpang.
Stasiun Penyangga untuk KRL Bekasi Line
Memiliki enam jalur, termasuk jalur khusus untuk KRL dan kereta jarak jauh. Berfungsi sebagai buffer sebelum Stasiun Bekasi untuk mengurangi kepadatan.
Kebersihan Terjaga
Area dalam stasiun bersih dan nyaman, meski akses tangga luar masih perlu perbaikan.

Rute Stasiun Cakung
Rute Stasiun Cakung ke Stasiun Cikarang
Perjalanan menggunakan KRL dari Stasiun Cakung ke Stasiun Cikarang melibatkan beberapa pemberhentian:
Cakung, Kranji, Bekasi, Bekasi Timur, Tambun, Cibitung, Metland Telagamurni, Cikarang.
Lama perjalanan sekitar 30 menit, dengan tarif Rp3.000 per penumpang.
Jadwal keberangkatan KRL dari Stasiun Cakung ke Cikarang dimulai pukul 04.23 WIB.
Rute Stasiun Cakung ke Tanah Abang
Pertama, tempuh perjalanan dari Stasiun Cakung menuju Stasiun Manggarai. Perjalanan dengan KRL akan melewati beberapa stasiun di jalur Bekasi Line. Berikut rute Stasiun Cakung ke Manggarai:
Stasiun Cakung (keberangkatan), Stasiun Klender Baru, Stasiun Klender, Stasiun Buaran, Stasiun Pondok Jati, Stasiun Jatinegara, Stasiun Manggarai (transit).
Setelah sampai Stasiun Manggarai, kemudian berpindah ke kereta yang menuju Stasiun Tanah Abang.
Rute Stasiun Cakung tujuan Stasiun Universitas Indonesia
Cakung, Klender Baru, Buaran, Klender, Jatinegara, Matraman, Manggarai (transit), Tebet, Cawang, Duren Kalibata, Pasar Minggu Baru, Pasar Minggu, Tanjung Barat, Lenteng Agung, Universitas Pancasila, Universitas Indonesia.
Rute Stasiun Cakung tujuan Stasiun Ancol
Cakung, Klender Baru, Buaran, Klender, Jatinegara, Pondok Jati, Kramat, Gang Sentiong, Pasar Senen, Kemayoran, Rajawali, Kampung Bandan (transit), Ancol.
Rute Stasiun Cakung tujuan Stasiun Bogor
Cakung, Klender Baru, Buaran, Klender, Jatinegara, Matraman, Manggarai (transit), Tebet, Cawang, Duren Kalibata, Pasar Minggu Baru, Pasar Minggu, Tanjung Barat, Lenteng Agung, Universitas Pancasila, Universitas Indonesia, Pondok Cina, Depok Baru, Depok, Citayam, Bojong Gede, Cilebut, Bogor.
Untuk informasi jadwal yang lebih akurat dan terkini, disarankan memeriksa jadwal resmi melalui situs web KAI Commuter atau aplikasi terkait sebelum melakukan perjalanan.
Dari Stasiun Cakung ke Terminal Pulo Gebang
Naik Angkot (Paling Dekat & Ekonomis)
- Dari Stasiun Cakung, keluar melalui pintu timur.
- Naik angkot merah KWK T25 jurusan Cakung – Pulo Gebang.
- Turun langsung di Terminal Pulo Gebang.
- Waktu tempuh sekitar 10-15 menit, tergantung kondisi lalu lintas.
Naik Transjakarta (Lebih Nyaman & Ber-AC)
- Dari Stasiun Cakung, jalan kaki sekitar 600 meter ke Halte Transjakarta Cakung United Tractors.
- Naik bus Koridor 11 (Pulo Gebang – Kampung Melayu).
- Turun di Halte Terminal Pulo Gebang.
Perjalanan memakan waktu sekitar 10-20 menit.
Jika membawa banyak barang, lebih disarankan naik angkot karena turun langsung di dalam terminal.
Untuk opsi lebih cepat, bisa menggunakan ojol dengan jarak sekitar 2 km dari Stasiun Cakung ke Terminal Pulo Gebang.
(Foto: commuterline.id)

Tarif dan Jadwal KRL Stasiun Cakung
Tarif KRL dari Stasiun Cakung
- Tarif dasar: Rp3.000 untuk 1-25 kilometer pertama.
- Tambahan: Rp1.000 per 10 kilometer berikutnya.
Sebagai contoh, perjalanan dari Stasiun Cakung ke Stasiun Manggarai dikenakan tarif Rp3.000, sedangkan ke Stasiun Cikarang tarifnya Rp4.000.
Jadwal KRL dari Stasiun Cakung
Ke arah Cikarang
- 05.10 WIB
- 05.30 WIB
- 05.53 WIB
- 06.08 WIB
Ke arah Kampung Bandan via Manggarai
- 05.05 WIB
- 05.16 WIB
- 05.28 WIB
- 05.37 WIB
Untuk jadwal lengkap dan terbaru, disarankan memeriksa situs resmi KAI Commuter atau aplikasi sebelum melakukan perjalanan.
(Foto: @naufalfirzaf/Instagram)

Fasilitas Stasiun Cakung
- Peron luas dan bersih
- Area tunggu dengan tempat duduk
- Mushola
- Toilet
- Lift dan tangga manual
- Jalur khusus penyandang disabilitas (Termasuk guiding block dan lift)
- Loket dan vending machine tiket
- Parkir motor dan mobil
- Langsung terhubung dengan halte Transjakarta.
- CCTV dan keamanan 24 jam
Bagi ibu hamil yang hendak bepergian dengan Commuter Line, silakan mendaftarkan diri untuk mendapatkan Pin Khusus Ibu Hamil secara online. Lihat tweet berikut untuk info selengkapnya.
(Foto: @naufalfirzaf/Instagram)
Tips Menggunakan Stasiun Cakung saat Jam Sibuk
1. Datang Lebih Awal atau Lebih Lambat
Jika memungkinkan, hindari jam sibuk dengan berangkat lebih awal atau setelah jam puncak berakhir. Biasanya, kepadatan terjadi pada pukul 06.00–09.00 pagi dan 16.00–19.00 sore.
2. Gunakan Kartu Elektronik yang Sudah Terisi Saldo
Hindari antrean panjang di loket dengan menggunakan kartu e-money yang sudah terisi saldo. Pastikan saldo cukup agar tidak terhambat saat tap-in atau tap-out di gerbang.
3. Berdiri di Titik yang Tepat di Peron
Posisi berdiri di peron sangat mempengaruhi kenyamanan naik KRL. Berdirilah di dekat pintu kereta yang kosong atau lebih sepi, biasanya di gerbong tengah atau ujung.
4. Bersiap Saat Kereta Datang
Jangan menunggu di belakang antrean terlalu lama. Saat kereta berhenti, segera masuk dengan cepat dan jangan berhenti di depan pintu agar penumpang lain bisa masuk.
5. Pegang Barang dengan Aman
Saat kondisi penuh, tas ransel sebaiknya dipakai di depan untuk menghemat ruang dan menghindari pencopetan. Pastikan barang berharga tersimpan dengan baik.
6. Cari Ruang di Dalam Gerbong
Jika memungkinkan, jangan berdiri di dekat pintu karena akan menghambat keluar-masuk penumpang. Masuk lebih dalam ke dalam gerbong agar lebih leluasa.
7. Manfaatkan Kereta yang Tidak Terlalu Padat
Beberapa perjalanan KRL memiliki kepadatan lebih rendah, terutama di luar jam sibuk utama. Cek aplikasi KRL Access untuk melihat estimasi kepadatan kereta sebelum berangkat.
8. Bersikap Sabar dan Tetap Sopan
Saat kondisi ramai, dorongan dan desakan mungkin tidak bisa dihindari. Tetap tenang, jangan memaksa masuk jika sudah penuh, dan selalu hormati pengguna prioritas seperti lansia, ibu hamil, atau penyandang disabilitas.
Waktu Operasional
| Senin | 00:00 - 23:59 | |
| Selasa | 00:00 - 23:59 | |
| Rabu | 00:00 - 23:59 | |
| Kamis | 00:00 - 23:59 | |
| Jumat | 00:00 - 23:59 | |
| Sabtu | 00:00 - 23:59 | |
| Minggu | 00:00 - 23:59 |
Tempat Lain di Sekitar
Ulasan
Pintu Keluar Utara Perlu Perbaikan
Pintu keluar bagian utaranya parah bgtttt. Ternyata udh dari lama gak diperbaikin. Gak ramah difabel/ibu hamil/yg bawa bawaan berat. Cape bgt turun tangganya. Lumayan curam lho ini. Karena tangga utara timur ditupup, kalo malem tempatnya jadi gelap gak ada penerangan. Gak aman buat cewek😭😭 Kepada KAI, tolong segera diperbaikin dong. Oiya satpamnya ramah & helpful. Makasih pak satpam👍🏻
Memiliki Enam Jalur Kereta
Terdapat enam jalur kereta, dua jalur kereta api langsung jarak jauh ( keerta barang. Kereta api penumpang ekonomi jarak jauh baik yang dari stasiun Gambir maupun kereta dari setasiun senene,, kereta penumpang arak dekat komuter line ccikarang atau pun Bekasi, kenapa Cakung punya 4 jalur KRL komuter etelah stasiun Cakung digunakan sebagai buffer stasiun , karena stasiun Bekasi menjadi titik akhir terkadang menjadi padat pengumpulan kereta komuter line maka kertas komuter line kadang kadang ditahan agak lama di stasiun Cakung, menunggu stasiun kereta bekasi penumpang kosong maka stasiun ini ,
Fasilitas Cukup Lengkap
Fasilitas lumayan lengkap, ada mushola toilet. Kondisi stasiun bersih.
Terintegrasi dengan Transjakarta
Stasiun dengan ciri khas tiang warna putih nya, stasiun nya terintegrasi langsung dengan Transjakarta dan lokasinya di bawah flyover. stasiun Bekasi line rata - rata sama semua design architecture nya mempunyai ciri khas yang bagus dan modern untuk stasiun kereta Bekasi line nya. Semua fasilitas nya lumayan komplit ada life untuk naik keatas,ruang penyandang disabilitas , musholla yang sekarang semua stasiun sudah ber ac, menambah kenyamanan saat beribadah, toilet. ada tangga jalan dan tempat duduk semua fasilitas nya sudah serba modern nyaman dan bersih. Namun ada yang beda dengan stasiun pada umumnya, stasiun Bekasi line tidak ada jajan khas comuter line seperti pada umumnya di dalam stasiun semua nya jadi semua jajanan dari mini market dan roti rotian adanya di luar stasiun dan masih dalam lingkungan stasiun dan harus tap keluar dulu. KRL commuter Bekasi Line biasa melayani rute ke Bekasi sampai Jakarta kota dan Manggarai, ada juga yang ke Cikarang tapi jarang - jarang keretanya sekitar 50 menit sekali dan harus up date terus jadwal nya di Google atau di papan keberangkatan kalau mau ke Cikarang. Jalur ini juga biasa melayani kereta ke luar daerah atau kereta jarak jauh kadang - kadang Harus berbagai rel dengan KRL commuter Line. Semoga kedepannya masyarakat biasa menggunakan transportasi terpadu yang nyaman ini untuk mengurangi masalah'klasik' seperti macet dan polisi tentunya.
Tangga Luar Terlalu Tinggi
Tangga luar untuk menuju tap masuk stasiun terlalu tinggi sih, tdk ada eskalator atau lift untuk orang" prioritas jadi capek dluan sblm masuk stasiun. Di dalam stasiun sih OK fasilitasnya.











