+ Pasang Iklan Gratis
/

Stasiun Maguwo: Jadwal, Rute, Fasilitas, dan Akses Wisata Terdekat

Jalan Raya Solo KM 12, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281.
Buka
4.4/5
Imam
Imam
Banner 1
Banner 2
Banner 3

Tentang Stasiun Maguwo

Stasiun Maguwo beroperasi di wilayah Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, tepat di dalam kompleks Bandara Adisutjipto. 

Dengan ketinggian +118 meter, stasiun ini melayani rute KRL Commuter Line dan menjadi titik simpul penting bagi penumpang yang ingin berpindah moda dari pesawat ke kereta api. 

Statusnya sebagai stasiun bandara pertama di Indonesia menandai fungsinya yang tidak hanya praktis, tetapi juga historis.

Lokasinya yang berada di sisi timur Daerah Istimewa Yogyakarta menjadikan Stasiun Maguwo sebagai alternatif yang efisien bagi warga di kawasan Berbah, Kalasan, dan sekitarnya. 

Dibandingkan dengan Stasiun Tugu atau Lempuyangan, stasiun ini sering dipilih karena lebih dekat dan tidak seramai pusat kota. 

Jalur KRL Jogja-Solo pun bisa diakses langsung dari sini, termasuk perjalanan KA Prameks menuju Solo Balapan dan Kutoarjo.

Meski tergolong kecil, perannya cukup strategis. Penumpang dari atau menuju bandara dapat memanfaatkan konektivitas kereta tanpa harus berpindah ke stasiun besar lainnya.

Pembaruan sistem persinyalan elektrik oleh PT Len Industri pada 2018 semakin meningkatkan keandalan operasional di jalur ini, menggantikan sistem mekanik yang sebelumnya digunakan.

Sebagai satu-satunya stasiun aktif di Kabupaten Sleman yang masih melayani naik-turun penumpang, Stasiun Maguwo Jogja bukan hanya tempat transit. 

Ia menjadi penghubung langsung antara perjalanan udara dan darat, sekaligus titik keberangkatan yang memudahkan aktivitas komuter harian dari timur Yogyakarta. 

Foto: RaFaDa20631, Faiz Andhika, dan Wic2020 via Wikipedia

Icon 0

Dekat Bandara, Nyambung ke Mana Saja

Lokasinya persis di kawasan Bandara Adisutjipto dan terhubung ke halte bus Trans Jogja serta Teman Bus.

Icon 1

Transit Efisien untuk Penumpang KRL

Melayani KRL Yogya–Solo dengan akses peron yang mudah dan jalur langsung ke dua kota besar.

Icon 2

Fasilitas Memadai & Bersih

Tersedia toilet bersih, musala, ruang tunggu nyaman, serta mesin air minum dan vending machine minuman.

Icon 3

Pilihan Tempat Parkir & Jajanan

Parkir motor tersedia dengan tarif harian, serta terdapat beberapa gerai makanan dan minuman di area depan.

Banner

Jadwal, Harga, dan Rute Stasiun Maguwo

Berikut informasi terkini mengenai jadwal, rute, dan harga tiket KRL Commuter Line dari Stasiun Maguwo per April 2025.

Jadwal Keberangkatan KRL dari Stasiun Maguwo

Stasiun Maguwo KRL melayani 15 perjalanan KRL setiap harinya menuju arah Solo. Berikut jadwal keberangkatan dari Stasiun Maguwo:

05.17 WIB
06.13 WIB
07.17 WIB
08.06 WIB
09.01 WIB
11.08 WIB
12.19 WIB
14.10 WIB
15.13 WIB
16.22 WIB
17.47 WIB
18.20 WIB
20.27 WIB
21.32 WIB
22.47 WIB​

Jadwal ini berlaku untuk hari kerja dan akhir pekan, dengan total 27 perjalanan KRL Jogja–Solo per hari.

Rute KRL Jogja–Solo

KRL Jogja–Solo melintasi 13 stasiun, dimulai dari Stasiun Yogyakarta (Tugu) hingga Stasiun Palur. Stasiun-stasiun yang dilewati adalah:​

Yogyakarta (Tugu)
Lempuyangan
Maguwo
Brambanan
Srowot
Klaten
Ceper
Delanggu
Gawok
Purwosari
Solo Balapan
Jebres
Palur​

Rute ini memungkinkan penumpang untuk melakukan perjalanan antar kota dengan efisien. 

Harga Tiket dan Metode Pembayaran

Harga tiket KRL Jogja–Solo adalah Rp8.000 untuk sekali perjalanan, berlaku flat untuk semua rute. 
Pembayaran tiket dapat dilakukan secara non-tunai melalui:​

Kartu Multi Trip (KMT)
Aplikasi C Access
Access by KAI
GoTransit pada aplikasi Gojek​

Pastikan saldo mencukupi sebelum melakukan perjalanan.​

Estimasi Waktu Perjalanan

Perjalanan dari Stasiun Maguwo ke Solo dapat ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam, tergantung pada kondisi lalu lintas kereta. 

Selalu periksa jadwal terbaru melalui aplikasi resmi KAI Access atau situs resmi KAI Commuter sebelum melakukan perjalanan, karena jadwal dapat berubah sewaktu-waktu. 

Foto: commuterline.id

Banner

Fasilitas Stasiun Maguwo

Ruang tunggu ber-AC
Musala
Toilet umu
Parkir kendaraan (motor dan mobil)
Mesin air minum
Mesin tiket otomatis
Vending machine minuman
Stand makanan & minuman ringan
Akses jalur pejalan kaki antarsepur
CCTV dan petugas keamanan
Akses langsung ke Bandara Adisutjipto
Terintegrasi dengan halte Trans Jogja dan Teman Bus
Area bebas rokok
Layanan informasi penumpang
Fasilitas untuk disabilitas 

Foto: Instagram @baka.neko.baka

Banner

Tempat Wisata Dekat Stasiun Maguwo

Candi Sambisari

  • Jarak: ±4,5 km
  • Situs candi Hindu abad ke-9 yang berada di bawah permukaan tanah.

Upside Down World Jogja

  • Jarak: ±5,2 km
  • Tempat wisata foto dengan konsep ruangan terbalik yang unik dan kreatif.

The Sambisari Park

  • Jarak: ±4,6 km
  • Ruang terbuka hijau di sekitar kompleks Candi Sambisari yang cocok untuk bersantai.

Museum Dirgantara Mandala

  • Jarak: ±1,2 km
  • Museum pesawat militer terbesar di Indonesia, menampilkan koleksi sejarah TNI AU.

Transmart Maguwo Yogyakarta

  • Jarak: ±2,5 km
  • Pusat perbelanjaan dengan wahana bermain, bioskop, dan area kuliner.

Jogja Bay Waterpark

  • Jarak: ±4,7 km
  • Taman rekreasi air tematik terbesar di Yogyakarta.

Taman Pelangi Monjali

  • Jarak: ±6,8 km
  • Taman malam yang dihiasi lampion warna-warni dan berbagai spot foto menarik.

Candi Kalasan

  • Jarak: ±6,5 km
  • Candi Buddha bersejarah yang menjadi salah satu peninggalan penting di Sleman.

Jembatan Kuning Berbah

  • Jarak: ±3,8 km
  • Spot ikonik dan Instagramable yang melintasi Sungai Opak.

Tebing Breksi

  • Jarak: ±11 km
  • Destinasi wisata alam dengan panorama tebing kapur dan pemandangan kota dari ketinggian. 

Foto: Instagram @dolan.aja

Banner

Sejarah Stasiun Maguwo

Stasiun Maguwo pertama kali dibuka pada 1 April 1909 oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), menjadikannya bagian dari infrastruktur awal perkeretaapian di Hindia Belanda. 

Fungsi awalnya cukup beragam, mulai dari melayani penumpang, aktivitas bongkar muat barang, hingga menjadi titik persilangan antarkereta. 

Letaknya yang berdekatan dengan Lapangan Terbang Maguwo turut membuka peran lain, sebagai titik langsir gerbong ketel untuk angkutan bahan bakar penerbangan.

Aktivitas bongkar muat tidak hanya terbatas pada avtur. 

Stasiun ini juga melayani distribusi pupuk produksi Pupuk Sriwidjaja, dengan gerbong yang diarahkan langsung ke gudang yang berada di sisi barat stasiun. 

Jalur rel pada masa itu terdiri dari empat lintasan utama dan beberapa sepur badug—dua terhubung ke jalur 1 dan dua lainnya ke jalur 4. 

Sepur-sepur ini mendukung operasional logistik seperti langsiran kereta ketel dari Cilacap dan distribusi pupuk.

Meski ukurannya kecil, stasiun ini tetap berfungsi selama proses transisi ke jalur ganda di lintas Brambanan–Yogyakarta. 

Ketika proyek jalur ganda selesai pada 8 Januari 2007, dilakukan penyesuaian besar pada sistem dan infrastruktur. 

Karena posisinya yang strategis di dekat Bandara Adisutjipto, dibangunlah Stasiun Maguwo baru hanya beberapa ratus meter dari lokasi lama. 

Uji coba operasional stasiun baru dimulai 2 Juni 2008, dan bangunan lama resmi dihentikan penggunaannya beberapa bulan setelahnya.

Bekas bangunan Stasiun Maguwo tidak dibiarkan terbengkalai. 

Dengan nilai historis yang melekat, struktur tersebut ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur PT KAI. 

Foto: Instagram @baka.neko.baka

Waktu Operasional

Senin00:00 - 23:59
Selasa00:00 - 23:59
Rabu00:00 - 23:59
Kamis00:00 - 23:59
Jumat00:00 - 23:59
Sabtu00:00 - 23:59
Minggu00:00 - 23:59

Tempat Lain di Sekitar

Ulasan

4.4
787 reviews

Rumah Dijual di Sleman

Lihat Semua
Tipe Properti:

Rumah Disewakan di Sleman

Lihat Semua
Tipe Properti:

Stasiun Lainnya