+ Pasang Iklan Gratis
/

Tanah Lot: Sejarah, Keunikan, Harga Tiket dan Jam Bukanya

Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali
Tutup
4.6/5
Yuhan Al Khairi
Yuhan Al Khairi
Banner 1
Banner 2
Banner 3
Banner 4

Mengenal Tanah Lot

Tanah Lot adalah salah satu destinasi wisata paling ikonik di Bali, Indonesia.

Terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pura ini berdiri megah di atas batu karang besar yang menjorok ke laut.

Keindahan alam yang luar biasa menjadikannya sebagai tempat yang wajib dikunjungi oleh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Tanah Lot tidak hanya terkenal karena pemandangan matahari terbenamnya, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang tinggi bagi masyarakat Hindu Bali.

Pura ini dikenal sebagai tempat suci bagi umat Hindu karena tergolong salah satu dari tujuh pura laut yang melindungi Bali dari kekuatan jahat.

Tanah Lot menjadi simbol budaya dan spiritualitas Bali yang menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung berupa kedamaian dan keindahan alam.

Icon 0

Lokasi Unik di Atas Batu Karang

Tanah Lot terletak di atas batu karang besar yang menjorok ke laut, sehingga tampak seolah-olah mengapung saat air pasang pada sore hari.

Icon 1

Pemandangan Sunset yang Menakjubkan

Dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menikmati sunset, Tanah Lot menawarkan panorama langit berwarna-warni saat matahari tenggelam di balik cakrawala laut.

Icon 2

Nilai Spiritual dan Budaya yang Dalam

Sebagai salah satu pura laut terpenting di Bali, Tanah Lot memiliki makna spiritual yang mendalam bagi masyarakat Hindu Bali dan menjadi pusat berbagai upacara keagamaan.

Icon 3

Kehadiran Ular Laut Suci

Gua di dekat pura dihuni oleh ular laut jinak yang dianggap suci, memberikan nuansa mistis dan memperkuat hubungan antara alam dan spiritualitas di Tanah Lot.

Sejarah Tanah Lot

Tanah Lot memiliki sejarah panjang yang kaya dan menarik untuk dipelajari.

Berakar pada legenda dari abad ke-15, pura ini didirikan oleh seorang pendeta Hindu bernama Bhagawan Dang Hyang Nirartha sebagai Dang Hyang Dwijendra.

Dia datang ke Bali dari Pulau Jawa dengan misi untuk menyebarkan agama Hindu.

Pada masa kedatangan Dang Hyang Nirartha, Raja Dalem Waturenggong adalah penguasa Bali yang sangat mendukung penyebaran agama Hindu.

Sang raja memberi dukungan kepada Dang Hyang Nirartha untuk melaksanakan misinya, sehingga ajaran Hindu dapat menyebar sampai ke pelosok desa.

Menurut cerita, saat melakukan perjalanan, Dang Hyang Nirartha melihat sinar suci yang memancar dari arah laut selatan Bali.

Dia mengikuti cahaya tersebut dan tiba di sebuah pantai di Desa Beraban, Tabanan.

Di desa ini, dia menemukan perlawanan dari Bendesa Beraban Sakti, pemimpin desa yang menganut aliran monoteisme dan menentang ajaran Hindu.

Untuk menunjukkan kekuatan spiritualnya, Dang Hyang Nirartha melakukan meditasi di atas sebuah batu karang besar yang awalnya berada di daratan.

Dalam sebuah momen yang luar biasa, dia menggunakan kekuatan spiritualnya untuk memindahkan batu karang tersebut ke tengah laut.

Batu karang itu kemudian diberi nama Tanah Lot, yang berarti batu karang di tengah lautan.

Setelah melihat kejadian luar biasa tersebut, Bendesa Beraban Sakti mulai percaya akan kesaktian Dang Hyang Nirartha

Dia bersama seluruh penduduk desa kemudian beralih ke agama Hindu.

Sebelum meninggalkan Desa Beraban, Dang Hyang Nirartha memberi sebuah keris kepada Bendesa Beraban.

Diyakini memiliki kekuatan untuk menghilangkan penyakit tanaman, keris ini kemudian disimpan di Puri Kediri.

Sejak saat itu, upacara persembahan rutin dilakukan tiap 6 bulan sekali di Pura Tanah Lot untuk menghormati keris tersebut.

Lalu, kesejahteraan masyarakat juga diketahui meningkat berkat hasil panen yang melimpah setelah mengikuti ajaran Dang Hyang Nirartha.

Banner

Aktivitas Menarik di Tanah Lot

1. Menikmati Sunset

Pemandangan matahari terbenam di Tanah Lot sangat terkenal dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Saat matahari mulai terbenam, langit akan dipenuhi dengan warna-warna cerah seperti oranye, merah, dan ungu yang menciptakan panorama menakjubkan.

Siluet pura yang berdiri di atas batu karang menambah keindahan momen ini.

Hal tersebut membuat Tanah Lot menjadi salah satu spot terbaik untuk aktivitas fotografi maupun liburan romantis.

2. Mengunjungi Pura

Pengunjung dapat menjelajahi berbagai pura yang ada di sekitar Tanah Lot, termasuk Pura Batu Bolong dan Pura Penataran.

Setiap pura memiliki arsitektur unik dan nilai spiritual yang mendalam.

Pura Batu Bolong terletak di atas tebing dengan lubang besar yang menjorok ke laut.

Sedangkan Pura Penataran dikenal sebagai tempat upacara keagamaan yang penting bagi masyarakat setempat.

3. Menyaksikan Upacara Keagamaan

Jika beruntung, pengunjung dapat menyaksikan upacara keagamaan di Tanah Lot.

Pasalnya, upacara seperti Melasti atau Piodalan memberikan wawasan mendalam tentang budaya dan tradisi Hindu di Pulau Dewata.

Suasana khidmat dan aktivitas ritualnya membuat pengalaman ini berkesan bagi wisawatan.

Bertingkahlah sesuai adat-istiadat yang berlaku, lalu kenakan pakaian yang pantas untuk menghormati kesakralan upacara.

4. Berkunjung ke Gua Ular Suci

Gua ini dihuni oleh ular-ular laut jinak yang dianggap suci oleh masyarakat setempat.

Pengunjung dapat melihat ular-ular tersebut dan menyelami cerita tentang makna spiritual di balik kehadirannya.

Karena itu, gua ini juga menjadi tempat menarik bagi mereka yang ingin menyaksikan keindahan alam dan budaya lokal.

5. Belanja Suvenir

Ada banyak kios yang menjual kerajinan tangan dan souvenir khas Bali di sekitar Tanah Lot.

Pengunjung dapat membeli berbagai barang unik seperti perhiasan, kain tenun, atau lukisan sebagai kenang-kenangan dari perjalanan mereka.

Belanja di tempat ini juga memberi kesempatan bagi para wisatawan untuk berinteraksi dengan penduduk lokal.

6. Menikmati Kuliner Lokal

Banyak restoran dan kafe di sekitar Tanah Lot yang menawarkan hidangan khas Bali autentik.

Wisatawan dapat mencicipi masakan tradisional seperti nasi campur, sate lilit, dan ayam betutu sembari menikmati pemandangan laut yang indah.

Makan sambil menikmati suasana sore adalah pengalaman yang tidak boleh dilewatkan.

Apalagi, Tanah Lot sendiri dikenal memiliki panorama sunset terindah di Bali.

7. Meditasi dan Refleksi

Suasana tenang di sekitar pura sangat cocok untuk meditasi dan pencarian ketenangan batin.

Banyak pengunjung datang untuk merasakan kedamaian yang ditawarkan oleh lingkungan di  sekitar Tanah Lot.

Meditasi di tempat ini bisa menjadi cara yang baik untuk menghubungkan diri dengan alam.

Ada banyak studio spa dan yoga yang menawarkan pengalaman tersebut di sekitar Bali.

Jika perlu, wisatawan juga bisa memilih paket wisata dengan aktivitas yoga dan refleksi saat berkunjung ke Tanah Lot.
 

Fasilitas Penunjang di Tanah Lot

🅿️ Area parkir: Tersedia area parkir luas untuk kendaraan pribadi.

🍽️ Restoran dan kafe: Berbagai pilihan kuliner tersedia di sekitar lokasi.

🛍️ Kios suvenir: Banyak kios menjual kerajinan tangan khas Bali.

🚻 Toilet umum: Fasilitas toilet tersedia untuk pengunjung.

📢 Pemandu wisata: Tersedia pemandu wisata untuk memberikan informasi tentang sejarah dan budaya Tanah Lot.

🏨 Penginapan: Beberapa hotel dan vila menawarkan akomodasi menarik bagi wisatawan.

Banner

Kapan Waktu Terbaik Berkunjung ke Tanah Lot?

Waktu terbaik untuk mengunjungi Tanah Lot adalah pada sore hari, sekitar pukul 16:00 hingga 18:00 WITA.

Pada saat itu, pengunjung dapat menikmati pemandangan sore Tanah Lot yang indah sambil menunggu matahari terbenam.

Ketika sore hari, cuaca di sekitar Tanah Lot juga tidak terlalu terik sehingga cukup nyaman bagi wisawatan untuk berkeliling.

Selain itu, waktu terbaik untuk mengunjungi Tanah Lot adalah saat Hari Odalan yang dirayakan tiap 210 hari sekali.

Ritual ini biasanya berlangsung pada hari suci Budha Cemeng Langkir, berdekatan dengan perayaan Galungan dan Kuningan.

Pada momen tersebut, wisatawan bisa melihat barisan wanita Bali yang membawa persembahan di kepalanya untuk berdoa di pura Tanah Lot.

Harga Tiket dan Jam Operasional Tanah Lot

Tarif masuk ke Tanah Lot adalah sekitar Rp30.000 per orang untuk dewasa dan Rp20.000 untuk anak-anak.

Sedangkan untuk wisatawan mancanegara, tarif yang dipatok berkisar Rp75.000 untuk dewasa dan Rp40.000 untuk anak-anak.

Buka setiap hari, objek wisata ini dapat dikunjungi mulai pukul 06.00–19.00 WITA.

Cara Menuju ke Tanah Lot

Memiliki lokasi yang strategis, Tanah Lot cukup mudah dicapai dari berbagai kawasan.

Selain itu, objek wisata ini juga dapat dicapai dengan berbagai moda transportasi:

🛵 Kendaraan pribadi atau sewa: Dari Denpasar, perjalanan menuju Tanah Lot memakan waktu sekitar 30 menit dengan jarak sekitar 30 km.

🚕 Taksi: Tersedia layanan taksi dari berbagai lokasi di Bali, baik online maupun konvensional.

🚌 Tur wisata: Banyak agen perjalanan menawarkan paket tur ke Tanah Lot sebagai bagian dari itinerary wisata Bali.

Waktu Operasional

Senin06:00 - 19:00
Selasa06:00 - 19:00
Rabu06:00 - 19:00
Kamis06:00 - 19:00
Jumat06:00 - 19:00
Sabtu06:00 - 19:00
Minggu06:00 - 19:00

Tempat Lain di Sekitar

Ulasan

4.6
96088 reviews

Properti Dijual di Tabanan, Bali

Lihat Semua
Tipe Properti:

Properti Disewa di Tabanan, Bali

Lihat Semua
Tipe Properti:

Tempat Wisata Lainnya