Tegalalang Rice Terrace: Daya Tarik, HTM, Jam Buka dan Lokasinya
Jalan Raya Tegallalang, Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali



Mengenal Tegalalang Rice Terrace
Tegalalang Rice Terrace merupakan salah satu destinasi wisata alam paling ikonik di Bali.
Dikenal akan lanskapnya yang bertingkatnya, persawahan ini dibangun dengan sistem irigasi tradisional yang disebut sebagai subak.
Suasana tenang dan udara yang sejuk menjadikan tempat ini ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Bali selain pantai.
Tidak cuma berwisata, pengunjung juga bisa mempelajari budaya pertanian khas Pulau Dewata secara langsung di tempat ini.
Sawah Terasering yang Ikonik
Tegalalang memiliki lanskap sawah terasering yang memukau, menawarkan panorama hijau estetis sebagai latar belakang foto bagi wisatawan.
Sistem Irigasi Tradisional Subak
Sawah di Tegalalang menggunakan metode subak, sistem irigasi warisan budaya Bali yang telah diakui UNESCO sebagai bagian dari warisan dunia.
Dekat dengan Ubud
Lokasinya yang strategis membuat objek wisata ini mudah dijangkau dari mana saja, terutama kawasan Ubud yang terkenal akan budaya dan keseniannya.
Tersedia Berbagai Aktivitas Wisata
Selain menikmati pemandangan sawah, wisatawan dapat mencoba wahana ayunan raksasa, berfoto, atau bersantai di kafe sekitar objek wisata.
Daya Tarik Tegalalang Rice Terrace
1. Keindahan Sawah Bertingkat
Lanskap sawah terasering yang luas dan hijau menciptakan suasana yang menenangkan.
Struktur bertingkatnya dibuat secara alami mengikuti kontur tanah, memberikan pemandangan menakjubkan terutama saat matahari terbit.
2. Sistem Irigasi Subak yang Unik
Subak adalah sistem irigasi yang telah digunakan oleh petani Bali selama berabad-abad.
Wisatawan bisa melihat dan berinteraksi secara langsung dengan petani lokal untuk memahami bagaimana metode ini bekerja.
3. Spot Fotografi Instagramable
Berbagai titik foto yang menarik dan Instagramable tersedia di sekitar sawah.
Pengunjung bisa mengabadikan gambar di sekitar jembatan bambu maupun jalur setapak yang menjadi pijakan para petani.
4. Bali Swing dan Ayunan Raksasa
Beberapa tempat di sekitar Tegalalang menawarkan wahana ayunan raksasa dengan latar belakang sawah hijau yang spektakuler.
Tempat-tempat ini layak untuk disambangi, terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan terasering dengan cara berbeda.
5. Hiking dan Trekking di Area Persawahan
Bagi pencinta aktivitas outdoor, Tegalalang memiliki jalur trekking yang menarik untuk dijelajahi.
Wisatawan dapat menyusuri hamparan sawah yang hijau sambil menikmati udara segar.
Panorama alam yang menakjubkan mampu membuat pengalaman ini semakin berkesan.

Fasilitas Penunjang di Tegalalang Rice Terrace
Selain pemandangan indah, di sekitar Tegalalang Rice Terrace juga tersedia berbagi fasilitas penunjang yang dapat mempermudah aktivitas wisata.
Berbagai fasilitas ini juga terawat dengan baik, sehingga nyaman dikunjungi oleh keluarga, pasangan, maupun bersama teman-teman.
🅿️ Tempat Parkir yang Luas: Terdapat area parkir yang luas untuk menampung kendaraan roda dua dan empat yang dibawa oleh pengunjung.
🍽️ Restoran dan Kafe: Tersedia beragam pilihan tempat makan yang menyajikan makanan khas Bali maupun internasional dengan pemandangan langsung ke sawah.
🚻 Toilet Umum: Wisatawan dapat menemukan toilet umum yang bersih di sekitar lokasi objek wisata, termasuk di restoran maupun kafe terdekat.
🛍️ Toko Oleh-Oleh: Wisatawan dapat membeli berbagai suvenir khas Bali di toko oleh-oleh terdekat, seperti kerajinan tangan dan pakaian batik.
📢 Pemandu Wisata Lokal: Layanan pemandu tersedia bagi wisatawan yang ingin mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai sejarah dan budaya pertanian Bali.
🌴 Tempat Beristirahat: Beberapa gazebo kecil tersedia bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan sawah.
Harga Tiket Masuk Tegalalang Rice Terrace
Untuk masuk ke area Tegalalang Rice Terrace, wisatawan hanya perlu membayar sumbangan sebesar Rp10–15 ribu kepada warga sekitar.
Namun, jika ingin mencoba berbagai wahana dan atraksi, maka ada biaya tambahan yang harus dibayar oleh pengunjung, seperti:
🎟️ Spot Foto: Rp5.000
🎟️ Bali Swing: Rp150.000
🎟️ Flying Fox: Rp150.000
Biaya di atas belum termasuk tarif parkir yang dikenakan sebesar Rp1.000 untuk sepeda motor, Rp2.000 untuk mobil, dan Rp5.000 untuk bus.
Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Tegalalang Rice Terrace?
Waktu terbaik untuk mengunjungi Tegalalang Rice Terrace adalah pada pagi hari sekitar pukul 06.00–09.00 WITA.
Pasalnya, pada periode waktu tersebut, wisatawan bisa menikmati panorama matahari terbit yang indah dari sela-sela terasering sawah.
Jika ingin suasana yang lebih romantis, wisatawan datang pada pukul pukul 15.00–18.00 WITA untuk menikmati panorama matahari.
Selain itu, pada jam-jam tersebut, cuaca cenderung lebih sejuk dan jumlah wisatawan pun tidak terlalu ramai dibandingkan siang hari.
Hindari berkunjung pada akhir pekan dan hari libur nasional, mengingat kawasan ini biasanya dipadati oleh turis lokal maupun mancanegara.

Tegalalang Rice Terrace Vs Ceking Rice Field
Selain Tegalalang Rice Terrace, ada pula area persawahan lain yang cukup di kalangan wisatawan di Bali, yakni Ceking Rice Field.
Sama-sama menawarkan panorama terasering yang indah, apa perbedaan Tegalalang Rice Terrace dan Ceking Rice Field? Berikut di antaranya:
🟡 Luas Area: Cakupan area Tegalalang Rice Terrace memiliki lebih luas dibandingkan Ceking Rice Field, sehingga lebih banyak spot untuk berfoto dan menikmati pemandangan.
🟡 Jumlah Wisatawan: Area Ceking Rice Field memang lebih kecil, tetapi belum banyak dikunjungi oleh wisatawan sehingga cocok bagi mereka yang ingin mencari ketenangan.
🟡 Fasilitas Pendukung: Fasilitas di Ceking Rice Field tergolong lebih sederhana, sedangkan Tegalalang menawarkan fasilitas berupa restoran, kafe, dan wahana ayunan.
🟡 Aksesibilitas: Keduanya mudah dijangkau, tetapi Tegalalang lebih populer dan sering menjadi pilihan utama wisatawan yang datang dari Ubud.
🟡 Biaya Masuk: Tiket masuk ke Ceking Rice Field cenderung lebih murah dibandingkan Tegalalang Rice Terrace yang memiliki lebih banyak fasilitas.
Cara Menuju Tegalalang Rice Terrace
Dari pusat Ubud, wisatawan dapat menggunakan sepeda motor atau mobil dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.
Sedangkan dari kawasan Denpasar atau Kuta, perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 jam.
Wisatawan juga bisa menyewa taksi atau memakai layanan transportasi online dari berbagai tempat menuju objek wisata ini.
Sementara, opsi menyewa kendaraan bermotor (skuter matik) cukup kesohor di kawasan Bali.
Tempat-tempat penyewaannya dapat ditemukan dengan mudah di sekitar area populer, seperti Ubud, Kuta, Seminyak, Nusa Dua, dan sebagainya.
Waktu Operasional
| Senin | 08:00 - 18:00 | |
| Selasa | 08:00 - 18:00 | |
| Rabu | 08:00 - 18:00 | |
| Kamis | 08:00 - 18:00 | |
| Jumat | 08:00 - 18:00 | |
| Sabtu | 08:00 - 18:00 | |
| Minggu | 08:00 - 18:00 |
Tempat Lain di Sekitar
Ulasan
Keindahan Alam
Tegallalang Rice Terrace bisa jadi destinasi pilihan untuk menikmati keindahan alam dan persawahan terasering. Gak cocok untuk lansia yaa karna naik turun tangga. Coba explore ke bawah lumayan menguras tenaga wkwk tp adem banget sih enak nikmatin angin sepoy2. Ohiya ada jasa foto juga.
Jalur Trekking
Sebelum mengunjungi tempat ini lebih baik Anda mempersiapkan fisik terlebih dahulu karena tracking di tempat ini cukup membuat fisik bergerak lebih berat. Saya sarankan untuk datang sewaktu sunrise, selain udara masih segar tempat ini juga cukup bagus saat pagi hari. Selain itu saat pagi masih belum banyak penjaga jadi Kita bisa mengunjungi tempat ini secara gratis karena kalau siang cukup banyak warga sekitar meminta donasi kepada para wisatawan. Lapar? Tidak usah panik banyak cafe cafe berjajar disini dengan view sawah yang indah, tempat ini Saya rekomendasikan saat Anda singgah di Bali karena Bali bukan hanya ada pantai saja.
Ayunan Besar
Tempat yang oke buat spot foto tapi untuk anak kecil little bit scary karena jalannya dari tanah. Kalau musim hujan rawan terpleset. Ada giant swinger juga ... bagus untuk foto.
Sarang Burung
good view.. di pinggir jalannya banyak yang jualan (baju, topi, tas dll). ada ayunan & semacam bird nest untuk spot foto, tapi harus bayar. kalau tidak salah 100rb untuk bird nest.
Pertanyaan Seputar Tegalalang Rice Terrace 👉
Tegalalang Rice Terrace sebenarnya tidak memiliki waktu operasional khusus. Akan tetapi, restoran, kafe, atau fasilitas lain di sekitar hanya buka sampai pukul 18.00 WITA saja.
Waktu 1–2 jam seharusnya cukup untuk berjalan-jalan di sekitar sawah dan mencoba ayunan. Namun, jika ingin menjelajah lebih jauh, alokasikan waktu sekitar 3–4 jam.
Ya, Tegalalang Rice Terrace ramah untuk anak-anak. Namun, orang tua disarankan untuk selalu mengawasi sang buah hati karena jalur trekking yang curam dan licin di beberapa bagian.



