Apa Itu Apartemen Transit? Begini Pengertian dan Rekomendasinya!

Last update: 18 September 2023 4 min read
Author:

Pemerintah terus menggenjot penyediaan hunian layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, salah satunya lewat program apartemen transit.

Apartemen transit adalah salah satu program pembangunan hunian layak huni dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Program tersebut dilaksanakan secara langsung oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman (Diskimrum), serta pemerintah pusat lewat Kementerian PUPR.

Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam program ini, diwujudkan lewat penyediaan lahan dan pembiayaan pembangunannya.

Salah satu contohnya adalah pembangunan hunian vertikal transit di Cibatu, Purwakarta, yang dibangun di atas lahan milik Pemprov Jabar.

Proyek hunian vertikal tersebut menghabiskan biaya sebesar Rp21 miliar, dengan pembagian anggaran sebesar Rp16,4 miliar dari Kementerian PUPR dan Rp4,2 miliar dari APBD Jawa Barat.

Anggaran sebesar Rp16,4 miliar tersebut digunakan untuk pembangunan gedung apartemen.

Adapun anggaran sisanya yang berasal dari APBD Jawa Barat, dipakai untuk pembangunan sarana dan prasara, beserta utilitas umumnya.

Baca juga: Cari Rekomendasi Apartemen di Bandung? Ini 7 Pilihannya

Mengenal Konsep Apartemen Transit

target pasar dan konsep apartemen transit

Target dari program ini menyasar masyarakat berprofesi sebagai buruh dan pekerja informal dengan penghasilan rendah.

Karena target pasar utamanya adalah buruh, pembangunan rumah susun transit difokuskan di kawasan industri Jawa Barat.

Tujuannya agar memudahkan aksesibilitas bagi para buruh dalam menjangkau tempat kerja dari tempat tinggal mereka.

Adapun konsep apartemen transit, secara umum tidak berbeda dengan rusunawa.

Pasalnya, jenis rumah susun ini juga berstatus hunian sewa.

Karena itu, ada jangka waktu tinggal yang ditetapkan pemerintah bagi masyarakat yang ingin mendiami hunian vertikal ini.

Masa sewa rumah susun transit ditetapkan maksimal selama 10 tahun, atau 2 periode masa jabatan kerja dengan masa tinggal per satu periodenya adalah 5 tahun.

Agak berbeda dengan rusunawa yang menetapkan masa tinggal per 1 tahun, serta dapat diperpanjang hingga maksimal 10 tahun.

Baca juga: 8 Inspirasi Interior Rusunawa, Nyaman dalam Ruang Terbatas

Tipe Unit dan Harga Sewa Unit

tipe unit dan harga sewa apartemen transit

Tidak berbeda dengan apartemen atau rumah susun pada umumnya, hunian vertikal transit menyediakan tipe unit yang beragam, mulai dari tipe 21 hingga 36.

Apartemen transit juga dilengkapi sejumlah fasilitas mumpuni mulai dari CCTV dan sekuriti 24 jam, sarana olahraga, taman bermain indoor-outdoor, serta ruang terbuka hijau.

Menariknya, di hunian vertikal ini juga tersedia fasilitas greenhouse hydroponic yang bisa dimanfaatkan oleh para penghuni untuk bercocok tanam.

Lantas, berapakah harga sewa unit apartemen transit? Harga sewa unit apartemen ini berkisar Rp215-350 ribu per bulan, tergantung tipe unit yang dipilih.

Selain membayar uang sewa unit, para penghuni juga diwajibkan untuk menyisihkan sekitar 10% dari penghasilan per bulan untuk menabung.

Tabungan tersebut bukanlah bagian dari biaya tinggal di hunian vertikal transit, melainkan program yang dibuat agar penghuni bisa mengumpulkan uang untuk membeli hunian layak.

Baca juga: Mengenal Anami, Apartemen Sederhana Milik yang Kelasnya di Atas Rusunami

Lokasi dan Cara Sewa Apartemen Transit

daftar lokasi dan cara sewa apartemen transit

Sejauh ini, sudah ada lima apartemen transit yang dibangun di sejumlah zona industri di Jawa Barat, mulai dari Rancaekek, Kabupaten Bandung, hingga Cibatu, Purwakarta.

Berikut daftar lokasi, spesifikasi, dan cara menyewa rumah susun ini:

1. Apartemen Transit Rancaekek, Kabupaten Bandung

Terdiri dari enam twin blok tower, dengan 490 unit tipe 24 dan 89 unit tipe 27.

Harga sewanya dibanderol mulai dari Rp215 ribu per bulan untuk tipe 24, serta Rp350 ribu per bulan untuk tipe 27.

2. Apartemen Transit Ujung Berung, Kota Bandung

Terdiri dari tiga twin blok, dengan 196 unit tipe 24 dan 60 unit tipe 21.

Tarif sewanya dipatok mulai dari Rp170 ribu per bulan untuk tipe 21, serta Rp245 ribu per bulan untuk unit tipe 24.

3. Apartemen Transit Batujajar, Cimahi

Terdiri dari satu twin blok dengan 89 unit tipe 27.

Harga sewanya dibanderol mulai dari Rp225 ribu per bulan.

4. Apartemen Transit Solokan Jeruk Majalaya

Memiliki dua twin blok, yang terdiri dari 1.196 unit tipe 24.

Harga sewanya ditetapkan mulai dari Rp215 ribu per bulan.

5. Apartemen Transit Cibatu Purwakarta

Terdiri dari satu gedung dengan 44 unit tipe 36.

Harga sewa per bulannya adalah mulai dari Rp250 ribu.

Nah, agar bisa tinggal di apartemen transit, Anda dapat mengunjungi laman UPTD Pengelolaan dan Pelayanan Perumahan Jawa Barat (P3JB) untuk mendaftar.

Adapun syarat dan ketentuannya adalah sebagai berikut:

  • Warga Jawa Barat
  • Masuk dalam kategori MBR
  • Pekerja buruh, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN yang berstatus MBR.

Demikianlah ulasan mengenai program terbaru dari Pemprov Jawa Barat tersebut.

Bagi Anda yang sedang mencari apartemen dijual atau apartemen untuk disewa, temukan berbagai rekomendasi menariknya melalui laman 99.co Indonesia, ya.

Semoga bermanfaat!

 

Septian Nugraha adalah jurnalis dan content writer berpengalaman. Lama berkarier sebagai jurnalis olahraga, khususnya dalam bidang sepak bola untuk sejumlah media massa besar di Indonesia. Di antaranya adalah Harian Olahraga TopSkor (skor.id), panditfootball.com, CNN Indonesia, dan kompas.com. Per Februari 2022, Septian memutuskan bergabung bersama 99 Group Indonesia, untuk berkarier sebagai property content writer.