Pengalaman Cari Kost Murah di Bandung yang Susah-Susah Gampang

Last update: 22 September 2023 8 min read
Author:

Bagi gua, pengalaman cari kost murah di Bandung dengan fasilitas lengkap dan lokasi mumpuni terbilang tidak terlalu mengenakan.

Apalagi kalau tahu biaya hidup Kota Bandung yang terbilang cukup tinggi. Memang, kost murah di Bandung jumlahnya banyak banget.

Namun, jika harus dengan fasilitas ini dan itu, maka seperti cari jarum di tengah tumpukan jerami, susahnya minta ampun, bro!

Hal serupa juga dialami gua yang notabene tinggal di Bandung sejak 2014, tepatnya Bandung Coret Jatinangor.

Sebenarnya, cari kost murah di Bandung dan daerah sekitarnya nggak sulit. Cukup rendahin ekspektasi lu aja.

Penting juga buat survei dulu agar lebih paham kebutuhan, sekaligus menyesuaikan bujet yang ada.

Survei Berbagai Macam Kost di Bandung

Ilustrasi Kostan yang Sering Ditemukan di Bandung

Ilustrasi kosan murah Bandung

Di tengah merebaknya pandemi Covid-19, atau sekitar pertengahan 2020, gua memutuskan untuk menetap di Bandung.

Saat itu, gua nggak ambil pusing cari kost, karena ada “kontrakan” atau rumah kost yang diisi oleh sahabat gua.

Namun, di situlah awal bencana yang akhirnya membuat gua “muhasabah” diri, sekaligus lebih kritis dalam mencari hunian.

Ketika udah nggak betah, gua pun mulai berburu kost, di mana gua menemukan berbagai macam jenis kosan murah Bandung.

Kost pertama dan juga paling sering ditemuin itu kosan kosong yang nggak diisi sama kasur atau perabotan seperti lemari.

Jika cari kosan harga Rp500 ribu di Bandung, kost kosong cukup mudah ditemukan, sih.

Selanjutnya, ada kost berdua yang biasanya diisi oleh anak kuliah, meskipun pekerja juga kadang menyewa kosan ini.

Biasanya, harga sewanya beda dengan kamar kost khusus untuk satu orang.

Ketiga, ada kost khusus wanita atau pria.

Ya, sudah jelas ‘lah kalau kost ini cuma diisi sama cowok atau cewek saja.

Tak hanya khusus gender atau jenis kelamin, gua juga pernah nemuin kost khusus Muslim dengan peraturan yang cukup menarik.

Selain diharuskan beragama Islam (pastinya), kostan khusus ikhwan atau akhwat ini juga biasanya memiliki jam tutup kos yang nggak malem-malem amat.

Keempat, ada kost eksklusif dengan fasilitas lengkap.

Biasanya, kost ini sudah diisi kasur, lemari, wifi, TV kabel, dan water heater.

Biasanya, kosan semacam ini juga disebut “kost bebas,” karena nggak ada jam malam dan bebas bawa lawan jenis ke kamar.

Jika ngarep nemuin kosan harga Rp500 ribu di Bandung dengan deretan fasilitas dan kebebasan di atas, maka kubur harapan itu.

Biasanya, harga kosan di Bandung tersebut sekitar Rp1-5 juta per bulan.

Kosan 500 Ribuan: Lokasi Manis, Fasilitas Tragis

Kalau boleh jujur, kost pertama gua di Kota Bandung sebenarnya cukup nyaman.

Lokasinya pas di tengah kawasan Dago, bahkan cuma beberapa langkah doang ke Jalan Ir H Juanda, Bandung.

Jadi, pas pandemi nggak sulit buat bepergian ke minimarket dan membeli bahan makanan untuk seminggu ke depan.

Mencari jajanan pun nggak susah karena lokasinya deket Pasar Simpang Dago.

Ya, meskipun masuk ke gang sempit dengan deretan dinding kamprot yang bakal bikin motor Nmax lecet, kosan Rp500 ribuan itu terbilang strategis.

Ilustrasi Kosan Harga 500 Ribu di Bandung

Ilustrasi kosan harga 500 ribu di Bandung

Namun, kost di Bandung bukan cuma masalah lokasi saja, kawan.

Di luar lokasi dan harganya, nyatanya fasilitas di kost itu emang sangat minim, bahkan nggak ada samsek alias sama sekali.

Sebagai kost kosong, wajar aja sih kalau nggak ada kasur, lemari, atau meja di dalam kamar.

Mau tidak mau, lu harus beli perabotan baru atau pake perabotan “hibah” dari penghuni sebelumnya.

Untungnya, kosan tersebut dulunya dihuni oleh mahasiswa ITB yang sangat sosialis, sehingga ada kulkas, kompor gas, dan meja belajar di dalamnya.

Bentuknya sendiri memang tidak mirip kost pada umumnya, lebih mirip rumah dengan beberapa kamar, ruang tengah, dapur dan kamar mandi.

Gua dulu tinggal di dalam kost tersebut karena nggak ada pilihan lagi.

Bukan cuma karena pandemi, saat itu gua juga sedang mencari pekerjaan tetap sehingga belum memiliki penghasilan yang stabil.

Jadi, untuk seorang freelancer yang mencoba bertahan hidup, kost Rp500 ribuan tersebut sudah cukup untuk dipakai rebahan sambil merenung.

Tinggal di Kosan Murah Lagi? Nggak Dulu, Deh

Kosan Murah Bandung dengan Kualitas Mumpuni

Ilustrasi kost 1 jutaan di Bandung

Tinggal di kosan murah Bandung dengan fasilitas apa adanya dan kondisi yang memprihatinkan bikin gua berkontemplasi.

Salah satunya dengan mencari kost pengganti dengan fasilitas mumpuni dan deket  sama kantor.

Tak hanya itu, gua juga mulai melirik beberapa kost Bandung Rp1 juta-an dengan lingkungan yang lebih kondusif.

Melihat dari pengalaman tinggal di kost murah di Bandung, ada banyak hal memuakkan tidak mengenakkan yang bisa lu temui sehari-hari.

Dari hal kebersihan misalnya, di mana kosan tersebut harus dibersihkan secara rutin oleh penghuni kost secara mandiri.

Tanpa adanya petugas kebersihan seperti di kost-kost mahal, kita pun harus bekerja lebih ekstra untuk menciptakan kost higienis.

Apalagi di era pandemi, di mana kita harus hidup bersih sambil mencurigai orang sekitar yang mulai batuk nggak jelas.

Hal ini jadi beban tersendiri bagi gua yang OCD bersihan.

Mau nggak mau, gua ‘lah yang bersihin seluruh rumah kost tersebut.

Bukan tanpa alasan, tapi hanya gua dan sahabat yang memiliki kesadaran diri saat itu.

Penghuni lain terbilang cuek, bahkan malas.

Jangankan rumah kost, kamarnya sendiri aja udah mirip sarang kadal.

Ya, emang bagaimanapun teman kost yang jorok memang menyebalkan.

Ilustrasi kost murah di Bandung dengan Kamar Mandi Dalam

Ilustrasi kost murah di Bandung

Namun, santai dulu kawan, jangan dulu ambil kesimpulan kalau teman kost yang jorok adalah seburuk-buruknya manusia.

Hidup dalam kost murah di Bandung juga buat gua sadar, tidak semua manusia memiliki akal sehat.

Akal sehat atau common sense adalah kemampuan berpikir yang seharusnya dimiliki seseorang sebelum berkata atau bertindak.

Sayang seribu sayang, banyak manusia yang tidak memiliki hal tersebut, termasuk tetangga kost gua di Dago dulu.

Hidup sebagai nokturnal, mantan tetangga kosan gua itu emang selalu berisik dari tengah malam sampai menjelang pagi.

Entah kerja atau main gim, manusia satu ini emang selalu menyebutkan nama binatang atau gebrak-gebrak meja kerjanya.

Ya, sebagai orang normal, gua merasa terganggu, dong.

Ditambah, saat itu workload gua lagi tinggi, sehingga baru bisa tidur di tengah malam.

Akhirnya gua pun memutuskan buat pindah ke kost Bandung Rp1 jutaan, demi menghindari gangguan-gangguan “supranatural” itu lagi.

Kos Bebas Bukan Berarti Mau Maksiat, Bosku!

Ilustrasi Kos Bebas di Bandung

Ilustrasi kos eksklusif di Bandung

Ternyata pindah ke kost Bandung Rp1 jutaan pun sama aja, apalagi jika kost tersebut dihuni mahasiswa atau deadwood maniak game online.

Selain berisik karena diskusi berbobot yang dipenuhi fafifu ala Marx, terkadang mereka juga mengeluarkan banyak suara saat bermain.

Jika pemilik kost kurang tegas, wajar aja kalau penghuni macam itu akan ngerasa se-enaknya dan terus mengganggu orang-orang di sekitar mereka.

Hal itu bisa terjadi di kost Rp1 juta-an, apalagi di kost murah di Bandung yang hanya disekat dengan tembok atau triplek?

Nah, nggak lama setelah tinggal di kost yang diisi mahasiswa, gua akhirnya memutuskan buat pindah ke “kos bebas”.

Ilustrasi kos bebas 24 jam

Ilustrasi kos bebas 24 jam

Perlu diingat, tinggal di kost bebas bukan berarti ingin melakukan maksiat, ya.

Naudzubillah Min Zalik.

Ada banyak benefit tinggal di dalam kost bebas, khususnya bagi gua yang males berurusan dengan aturan-aturan ribet.

Misalnya bisa pulang lebih dari jam 10 malam, teman bebas menginap, dan nggak harus bayar listrik tambahan kalau masak nasi pake rice cooker.

Grup info kos di Facebook adalah salah satu sumber informasi yang biasa gua pakai buat nemuin kost bebas di Bandung.

Tinggal pilih mana yang cocok, hubungi pemilik, lalu survei kosan tersebut.

Sejujurnya, kost bebas 24 jam sangat ideal untuk mahasiswa kura-kura (kuliah rapat, kuliah rapat) dan pekerja yang suka lembur.

Apalagi bagi para karyawan yang kerja shift malam, kalau baru pulang jam 12 malam masa harus tidur di RedDoorz atau OYO?

Alasan orang cari kost bebas simpel, karena nggak mau dapet kost yang aturannya lebih ribet dari protokol masuk Gedung Putih.

Tips Cari Kosan Murah tapi Berkualitas di Bandung

Tips Cari Kosan Murah tapi Berkualitas di Bandung

Ilustrasi kosan mewah

Mendapatkan kost murah di Bandung dengan fasilitas lengkap dan lokasi strategis bukanlah mimpi basah semata, kawan.

Namun, tentu aja kata “murah” di sini bukan berarti Rp500 ribu per bulan juga, ‘lah.

Lu masih bisa dapet kosan hidden gem dengan bujet dari Rp900 ribu sampai Rp1,4 juta-an.

Dari pengalaman gua selama hunting kost dengan kisaran bujet tersebut, kira-kira ini hal yang harus diperhatikan:

  • Lu harus nge-scout area sekitar kampus atau tempat kerja. Selain menyingkat waktu perjalanan, kosan sekitar kampus juga biasanya bagus-bagus.
  • Jangan ragu buat tanya teman yang udah lama tinggal di Bandung. Mereka pasti punya informasi indekos oke dengan harga bersahabat.
  • Di zaman sekarang, aplikasi cari kost kayak 99.co Indonesia bisa menjadi sahabat elu. Banyak banget info kost-kostan di website ini.
  • Pastiin kosan incaran lu punya fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya WiFi kenceng, kamar mandi dalam, atau dapur bersama.
  • Sebelum bayar uang sewa atau DP, baca review dari orang yang pernah tinggal di situ. Ini bisa kasih lu gambaran lebih jelas soal keadaan kosannya.
  • Jangan takut buat nego. Biasanya, pemilik kost bakal nawarin diskon kalo lu nawar dengan baik.
  • Baca kontrak kostan dengan teliti. Pastiin biaya tersembunyi atau peraturan yang ribet.
  • Santai aja, jangan buru-buru ambil keputusan. Cari informasi sebanyak-banyaknya dulu, sebelum putusin kost mana yang paling cocok buat lu.

Ingat, sabar dan teliti adalah kunci buat dapetin kost berkualitas dengan harga worth it di Bandung.

Semoga pengalaman cari kost murah di Bandung ini dapat membantu, ya.

 

Shandy Pradana mulai menulis artikel feature sejak tahun 2018. Kini, ia aktif sebagai penulis properti di Panduan 99.co Indonesia. Biasa menulis soal KPR, desain dan tips properti. Di waktu senggang, ia suka membaca dan membuat tulisan bertemakan sains atau budaya populer.