
Membeli sebuah rumah untuk keluarga tercinta tentu cita-cita setiap orang.
Pemenuhan akan kebutuhan hunian merupakan sesuatu yang bersifat hakiki bagi manusia.
Kendati begitu, sudah menjadi rahasia umum bahwa di zaman sekarang, kegiatan mencari rumah bukanlah perkara mudah.
Sulitnya mencari rumah sesuai budget dan keinginan kita, yang dapat mengakomodir kebutuhan sehari-hari, menjadi masalah hampir sebagian besar orang.
Bayangkan, jika Anda menemukan sebuah rumah yang sesuai dengan keinginan serta dijual dengan harga murah, apakah Anda tertarik untuk membelinya?
Tentu dengan cepat semua orang akan menjawab, “IYA!”
Tapi tunggu dulu, sudah sepatutnya kita menaruh curiga.
Apa yang membuat rumah tersebut berharga begitu murah padahal terletak di lokasi yang strategis dan dengan kondisi yang masih tampak terawat?
Seperti deretan rumah di bawah ini. Dijual dengan harga murah, ternyata rumah-rumah ini disinyalir angker dan berhantu serta memiliki kisah menyeramkan di baliknya.
Rumah Gregory Leeson
Foto: Forbes
Terbang jauh ke Amerika Serikat, tepatnya di Marion Street, Pennsylvania terdapat sebuah rumah yang dibangun pada tahun 1901,.
Bila kita lihat dari depan tampak normal, tanpa ada kesan angker di dalamnya.
Namun siapa sangka, rumah kediaman Lewson ini menyimpan cerita mistis di dalamnya.
Mulai dari adanya suara jejak kaki misterius di lorong rumah, suara ketukan aneh dan teriakan pada pukul tiga pagi yang bisa terjadi seminggu sekali atau bahkan dua minggu sekali.
Tidak hanya itu, pada dua kamar mandi Leeson juga terdapat penampakan sesosok wajah mengerikan yang bersembunyi di belakang cerminnya.
Rumah berwarna merah maroon dengan gaya farmhouse ini memiliki dua lantai utama dan satu lantai yang ditujukan sebagai loteng tempat menyimpan barang atau gudang.
Memiliki luas 3.367 meter persegi rumah dengan kubah kerucut yang menyerupai menara istana ini, pada akhirnya dijual dengan harga US$ 144 ribu saja.
Menariknya, Leeson mengaku, sejak listing perdananya dilakukan justru sudah banyak penawar yang berminat untuk membeli rumah berhantu tersebut.
Leeson mengatakan, bahwa kejujurannya untuk mengatakan bahwa rumahnya berhantu kepada publik justru menjadi strategi marketing yang menaikkan popularitas rumahnya.
Villa Paula
Foto: Haunted Houses
Dibangun pada tahun 1926, kediaman Domingo Milord dan istrinya Paula terbilang rumah mewah.
Berada di kawasan elit Miami Ave, rumah berukuran 2.533 kaki persegi dengan langit-langit mencapai tinggi 18 kaki ini dijual seharga US$ 4,5 juta atau sekitar Rp60 miliar.
Dilengkapi dengan 10 kamar tidur dan desain yang memukau seperti tak ubahnya miniatur museum, rumah Milord dan istrinya menyimpan cerita tragis yang melegenda sampai sekarang.
Hal tersebut bermula dari musibah yang menimpa istri Milord.
Paula didiagnosis terkena suatu penyakit komplikasi yang membuat kakinya diamputasi.
Naasnya, Paula tak mampu bertahan melawan penyakitnya tersebut dan akhirnya meninggal dunia.
Sepeninggalan sang istri, Milord lantas menjual rumah mewah mereka.
Kepemilikan rumah tersebut kemudian berganti beberapa kali, tidak ada seorang pun yang betah berlama-lama bermukim di rumah tersebut karena dianggap angker.
Salah satu kisah yang terkenal adalah saat rumah tersebut dihuni pria bernama Cliff Ensor pada dekade 70-an.
Kejadian janggal terjadi saat Ensor melakukan renovasi rumah tersebut.
Ia mengaku melihat sosok perempuan berkaki satu yang mengambang di lorong diiringi aroma mawar serta kopi yang pekat.
Sejak saat itulah rumah ini lebih dikenal sebagai Villa Paula, karena sosok perempuan berkaki satu tersebut dipercaya masyarakat sebagai arwah Paula.
Maison Hantee
Foto: Fimela
Tidak banyak informasi yang diberikan terkait rumah yang dijual lewat situs jual beli eBay Perancis ini.
Namun satu hal yang menarik adalah, rumah tersebut dijual dengan harga hanya 1 Euro atau sebesar Rp14 ribu saja, serta diberi judul Maison Hantee atau dalam Bahasa Indonesia berarti rumah berhantu.
Dengan luas tanah 350 meter persegi dan luas bangunan 110 meter persegi, pemilik rumah tersebut memutuskan menjual rumahnya dengan harga yang sangat murah.
Sang pemilik sendiri menjelaskan telah terjadi pembunuhan mengerikan di rumah tersebut pada tahun 1950-an, yang membuatnya menjadi angker dan berhantu.
Beberapa kejadian kerap terjadi menghantui rumah ini seperti suara ketukan misterius pada jendela, serta suara-suara aneh dan benda yang bergerak sendiri.
Rumah berhantu memengaruhi minat orang Indonesia
Bila kita melihat ke Indonesia, banyak rumah atau apartemen yang dijual dan disewakan dengan harga murah karena menyimpan cerita menyeramkan di baliknya.
Tidak selalu berhubungan dengan hantu dan penampakan, sebuah rumah bekas kejadian pembunuhan, bunuh diri, dan musibah lain kerap memberikan stigma di masyarakat bahwa rumah tersebut berhantu, padahal tentu saja tidak selalu demikian.
Background masyarakat Indonesia yang masih percaya dengan hal-hal mistis membuat para pembeli atau pencari properti menjadikan ‘rumah bebas dari hantu’ sebagai salah satu kriteria mereka dalam mencari hunian.
Dikutip dari Kumparan, Associate Director Residential Sales & Leasing Colliers International Aleviery Akbar mengatakan, rumah berhantu tidak hanya bisa menurunkan nilai jual, namun juga akan berpengaruh terhadap jumlah penyewa atau pembeli rumah tersebut.
Bagaimana menurut Anda, apakah Anda salah satu orang yang menjadikan rumah berhantu sebagai list rumah yang tidak akan Anda beli?
Atau mungkin Anda tertarik untuk membeli rumah-rumah tersebut karena alasan harganya yang murah?
Semua kembali kepada pilihan Anda masing-masing.
Baca juga:
Harus Tahu! 6 Hal Menyeramkan di Rumah Hantu Darmo Surabaya