
Ilustrasi: Canva
NJOP adalah singkatan dari Nilai Jual Objek Pajak. Kami akan menjelaskannya secara lengkap, karena ini penting untuk menentukan harga jual properti.
Selain menguraikan pengertian, fungsi, cara cek online dan perhitungannya, 99.co Indonesia juga akan memaparkan perbedaannya dengan Nilai Jual Kena Pajak (NJKP).
NJOP dan NJKP perlu diketahui oleh penjual maupun pembeli properti. Pasalnya, kedua nilai ini bisa menjadi patokan resmi saat menentukan harga properti.
Sekilas NJOP dan NJKP terlihat sama, tetapi sebenarnya ada perbedaan mendasar. Tidak perlu berlama-lama, mari kita langsung simak saja penjelasannya.
Apa Itu NJOP?
Ilustrasi: Canva
Pengertian NJOP tertuang dalam Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Berdasarkan peraturan ini, diketahui arti NJOP sebagai berikut.
NJOP artinya harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara wajar, dan bilamana tidak terdapat transaksi jual beli, nilainya ditentukan melalui:
- perbandingan harga dengan objek lain yang sejenis;
- nilai perolehan baru; atau
- Nilai Jual Objek Pajak pengganti.
Nilai jual ini bukan hanya berguna untuk menentukan harga jual properti. Selain itu, juga menjadi dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Peraturannya terdapat dalam Pasal 79 Ayat 1 PDRD, disebutkan bahwa, “Dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan adalah NJOP.”
Ada pun kegunaannya di luar dunia properti, yaitu untuk mengisi pendaftaran Kartu Indonesia Pintar atau KIP Kuliah. Siswa akan diminta mengisi Nilai Jual Objek Pajak/meter.
NJOP/meter adalah nilai jual objek pajak per meter untuk menaksir harga tanah dan rumah. Perhitungannya dilakukan berdasarkan luas dan zona bangunan.
Berdasarkan Pasal 79 Ayat 2 dan 3 PDRD, besarannya ditetapkan setiap tiga tahun sekali oleh Kepala Daerah (walikota atau bupati) masing-masing.
Nah, sekarang Anda sudah mengetahui kepanjangan NJOP, artinya, serta apa itu NJOP/meter. Penjelasan berikutnya yaitu tentang fungsi dan manfaatnya.
Lihat juga: Cepat dan Mudah, Pasang Iklan Jual Properti di 99.co Indonesia
Fungsi dan Manfaatnya
Ilustrasi: Canva
Seperti yang sudah disebutkan, NJOP meter adalah dasar pengenaan tarif PBB-P2 dan menjadi acuan untuk menentukan harga jual properti. Jadi, fungsi dan manfaatnya:
- Mengetahui berapa biaya pajak yang harus ditanggung oleh penjual dan pembeli dalam transaksi jual beli properti.
- Mengetahui kisaran harga tertinggi dan terendah di suatu wilayah.
- Membantu penjual properti menentukan harga jual yang masuk akal, sehingga tidak overpriced ataupun underpriced.
- Membantu pembeli melakukan penawaran, apabila rumah dijual dengan harga tidak sesuai Nilai Jual Objek Pajak.
Cara Cek NJOP Online
Ilustrasi: iStock
Pihak yang menentukan Nilai Jual Objek Pajak adalah Kepala Daerah, maka cara paling mudah cek NJOP adalah mendatangi langsung kantor pemerintah daerah sesuai lokasi tanah atau bangunan.
Namun jika sibuk, maka bisa mencoba alternatif mengecek secara online dengan membuka portal resmi pemerintah daerah. Berikut official site beberapa wilayah untuk cek Nilai Jual Objek Pajak.
DKI Jakarta
- Buka situs Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta pada alamat bprd.jakarta.go.id.
- Klik download di samping tulisan lokasi pelayanan.
- Cari kumpulan regulasi PBB.
- Cari NJOP pada regulasi Kelapa Daerah terbaru.
Kota Bandung
- Buka situs http://202.154.32.11/disyanjak-sipp/cek_njop2
- Masukkan Nomor Objek Pajak (NOP).
- Klik cari, selesai.
Kota Bekasi
- Unduh aplikasi “Info Pajak PBB Kota Bekasi”.
- Pilih “Info Pembayaran”
- Masukkan NOP setelah itu akan muncul lokasi objek pajak, Nilai Jual Objek Pajak bangunan tahun berjalan dan cara pembayaran pajak.
Begitulah cara cek NJOP/meter secara online di beberapa wilayah. Lalu, bagaimana Kepala Daerah yang berwenang menentukan nilai jual ini?
Lihat juga: Pasang Iklan Rumah agar Cepat Mendapatkan Peminat!
Cara Menentukan NJOP
Ilustrasi: Canva
Berdasarkan pengertian Nilai Jual Objek Pajak pada UU Nomor 28 Tahun 2009, bisa disimpulkan bahwa Kepala Daerah menentukan nilai ini dengan empat cara, yaitu:
- Melihat harga rata-rata dalam transaksi jual beli tanah dan bangunan.
- Membandingkan harga dengan objek lain yang sejenis.
- Menentukan nilai perolehan baru.
- Mengacu pada pemasukan dari objek pajak yang dinilai (Nilai Jual Objek Pajak pengganti).
Kepala Daerah menentukan NJOP tanah dengan satuan rupiah per meter persegi tanah sesuai lokasi tanah yang tercermin dalam zona nilai tanah.
Sementara NJOP bangunan ditetapkan berdasar besarnya biaya per meter persegi material dan upah yang melekat pada setiap komponen bangunan.
Cara Menghitung NJOP Tanah Per Meter
Ilustrasi: iStock
Jika berencana menjual rumah, Anda dapat menentukan harga rumah berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak. Begini perhitungannya:
- Cari tahu mengenai NJOP per m2 tanah dan bangunan di lokasi rumah tersebut
- Hitung total luas tanah
- Hitung total luas bangunan.
Setelah mengetahui Nilai Jual Objek Pajak per m2 dan luas tanah serta bangunannya, ikuti rumus penghitungan NJOP berikut:
- Total harga tanah = luas tanah x NJOP/meter tanah
- Total harga bangunan = luas bangunan x NJOP/meter bangunan
- Nilai jual rumah = nilai harga tanah + nilai harga bangunan
Berikut cara menghitung harga tanah dari Nilai Jual Objek Pajak untuk menentukan harga jual rumah, misalnya Anda menjual rumah di Samira Regency Bekasi.
- Luas tanah = 72 m2
- Luas bangunan = 45 m2
- NJOP/meter tanah = Rp1.000.000 per m2
- NJOP/meter bangunan = Rp2.000.000 per m2
- Total harga tanah = 72 x Rp1.000.000 = Rp72.000.000
- Total harga bangunan = 45 x Rp2.000.000 = Rp90.000.000
- Nilai jual rumah = Rp72.000.000 + Rp90.000.000 = Rp162.000.000
Perbedaan NJOP dan NJKP
Ilustrasi: Canva
Nilai Jual Kena Pajak atau NJKP adalah nilai yang digunakan sebagai dasar perhitungan pajak dari nilai jual sebenarnya. Nilai ini sering disebut juga sebagai assessment value.
Pemerintah menetapkan ketentuan persentase NJKP berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 201/KMK.04/2000 paling rendah 20% dan maksimal 100%.
NJKP bisa berada di angka yang sama dengan nilai jual, bahkan lebih rendah atau tinggi dari nilai jual. Adapun perbedaan dari NJOP dan NJKP yaitu sebagai berikut.
| NJOP | NJKP |
| Surat persentasenya berdasarkan keputusan kepala daerah. | Persentasenya berdasarkan ketentuan pemerintah yakni 20% hingga 40%. |
| Harga rata-rata transaksi jual beli. | Besaran nilai objek pajak. |
| Disesuaikan dengan lokasi tanah dan bangunan. | Disesuaikan dengan NJOP. |
Nah, itulah pembahasan lengkap terkait pengertian NJOP, fungsi dan manfaat, cara cek online, cara menghitung sampai perbedaannya dengan NJKP.
Semoga informasinya bermanfaat!
Lihat juga: Pasang Iklan Rumah agar Cepat Mendapatkan Peminat!





