
Perbincangan tentang rumah bebas PPN kembali ramai dewasa ini.
Melansir dari beberapa sumber, pemerintah resmi mengguyurkan insentif fiskal untuk menguatkan sektor perumahan.
Insentif tersebut berupa PPN ditanggung pemerintah (PPN DTP) sampai 100% alias gratis.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, program ini akan berlaku selama 14 bulan mulai dari November 2023 sampai Desember 2024.
Untuk lebih jelasnya, mari simak aturan baru tentang beli rumah bebas PPN di bawah ini.
Aturan Terbaru tentang Program PPN Rumah Gratis
Foto: Top Business
Peraturan terbaru tentang PPN rumah gratis atau PPN DTP 2023 memang masih digodok oleh pemerintah.
Namun, dari penjelasan Menkeu Sri Mulyani, ada beberapa aturan baru yang harus diperhatikan dalam program rumah bebas PPN ini:
- Insentif bebas PPN untuk pembelian rumah dengan harga sampai dengan Rp2 miliar, di mana PPN sebesar 11% ditanggung oleh pemerintah.
- Program ini berlangsung mulai dari November 2023 hingga Desember 2024.
- Pembelian rumah bebas PPN berlaku dari November 2023 sampai Juni 2024. Sedangkan dari Juli–Desember 2024, PPN ditanggung pemerintah sebesar 50%.
- PPN beli rumah 100% ini hanya akan berlaku untuk satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan satu kali pembelian rumah.
- Berlaku aturan bebas PPN untuk pembelian rumah Rp2–5 miliar juga, tapi sampai dengan Rp2 miliar pertama saja. Di atas itu, harus membayar PPN seperti semula.
Baca juga: Rincian Biaya Pajak Pembelian Rumah & Perhitungannya
Perbedaan Rumah Bebas PPN dan Rumah DP 0 Persen
Selain pembelian rumah bebas PPN, ada pula program rumah DP 0 persen yang juga sempat ramai dibahas beberapa waktu lalu.
Lalu, apa perbedaan dari kedua insentif di sektor properti ini?
Rumah bebas PPN adalah program pembebasan sekaligus diskon PPN untuk pembelian rumah tapak dan unit rusun yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan.
Jadi, semisal Anda membeli rumah di Casa Valli atau Anvaya Townhouse, Anda tidak perlu membayar PPN sebesar 11%.
Sedangkan rumah DP 0 persen adalah kredit tanpa uang muka dengan pelonggaran Loan to Value (LTV) sampai 100%.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo sendiri mengatakan, rasio LTV 100% diperpanjang hingga 31 Desember 2024.
Dengan kata lain, kebijakan pelonggaran uang muka (DP) rumah nol persen masih akan dilanjutkan hingga akhir 2024.
Keuntungan Program PPN Rumah Gratis
Foto: Justdial
Sekarang Anda sudah tahu insentif PPN rumah berapa persen, masa berlakunya dan ketentuan lainnya.
Lalu, apa sebenarnya keuntungan yang bisa didapatkan dari program pembebasan PPN rumah 2023? Berikut penjelasannya:
- Dengan PPN DTP 100% alias gratis, Anda tidak perlu membayar PPN atas pembelian properti, sehingga menghemat pengeluaran.
- Pembelian rumah menjadi lebih terjangkau, dan sebagian besar orang akan merasa terdorong untuk memanfaatkan kesempatan ini sebelum kebijakan berakhir.
- Kebijakan ini mungkin akan mendorong pengembang properti untuk menurunkan harga jual rumah agar menarik lebih banyak calon pembeli.
- Ditujukan untuk menguatkan sektor perumahan, sudah jelas kalau stimulan ini memiliki dampak positif pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
- Lewat PPN rumah gratis, Anda pun dapat memanfaatkan peluang untuk memulai investasi properti dengan biaya yang lebih rendah.
Itulah penjelasan tentang PPN rumah gratis yang sedang marak dibicarakan akhir-akhir ini.
Tentunya, kebijakan ini membuat biaya beli rumah menjadi lebih murah.
Perlu diingat juga kalau Anda harus mengecek beberapa syarat dan ketentuan di atas, termasuk masa berlakunya.
Jika Anda tertarik mencari rumah idaman yang mendapatkan insentif ini, langsung saja jelajahi situs 99.co Indonesia.
Semoga informasi di atas bermanfaat!
Baca juga: Jenis-Jenis Pajak Jual-Beli Apartemen Second serta Biaya Lainnya

