8 Pengembang Properti Terkemuka di Indonesia dengan Karya Berkualitas

Last update: 3 Mei 2025 6 min read
Author:

Pengembang properti adalah pihak yang membangun suatu properti, seperti perumahan, apartemen, superblok, pusat belanja, dan properti lainnya.

Kemudian, developer menjual properti tersebut dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan atau profit.

Tak hanya berbentuk perusahaan, ada juga pengembang properti yang merupakan perorangan.

Apa itu pengembang properti juga termuat dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No.5 Tahun 1974 tentang ketentuan-ketentuan mengenai penyediaan dan pemberian tanah untuk keperluan perusahaan.

Dijelaskan pada pasal 5 ayat 1, bahwa: 

“Perusahaan Pembangunan Perumahan adalah suatu perusahaan yang berusaha dalam bidang pembangunan perumahan dari berbagai jenis dalam jumlah yang besar, di atas suatu areal tanah yang akan merupakan suatu kesatuan lingkungan permukiman, yang dilengkapi dengan prasarana-prasarana lingkungan dan fasilitas-fasilitas sosial yang diperlukan oleh masyarakat yang menghuninya.”

Berikut adalah sejumlah developer properti terkemuka di Indonesia yang telah melahirkan berbagai karya berkualitas.

1. Sinar Mas Land

Gedung Sinar Mas Land

Sinar Mas Land adalah developer rumah ternama di Indonesia yang terkenal akan karya kota mandirinya, yaitu BSD City.

Berdirinya Sinar Mas Land tak terlepas dari mulai menggeliatnya pasar properti pada akhir 1980-an seiring dengan meningkatnya jumlah proyek serta membludaknya konsumen yang menginginkan rumah dengan fasilitas mewah serta harga terjangkau.

Memanfaatkan momentum tersebut, kini Sinar Mas Land telah menjelma menjadi salah satu perusahaan properti terkemuka di Indonesia.

Melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), Sinar Mas Land telah membangun deretan properti berkualitas.

Perusahaan yang berdiri sejak 1984 ini telah melahirkan Terravia, Tanakayu, hingga New Alesha.

Adapun saham dari PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) memiliki market cap Rp19,80 T.

2. PT Intiland Development Tbk (DILD)

Intiland Development adalah perusahaan yang sudah berdiri sejak 1974.

Kisah sukses dari perusahaan pengembang properti ternama Indonesia ini bermula dari pembangunan Perumahan Taman Cilandak pada Januari 1974.

Kemudian, kiprah perusahaan berlanjut pada Januari 1928 dalam membangun Perumahan Taman Harapan Indah, Jakarta.

Seiring berjalannya, sudah puluhan properti yang dikembangkan oleh Intiland.

Termasuk Apartemen South Quarter Residence Tower D dan Tower E Perumahan Townhouse 1 Park Homes

Apartemen South Grove di Jakarta Selatan yang menyabet penghargaan dari BCI Asia di tahun 2021.

3. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)

Suvarna Sutera

Tak lengkap rasanya jika tak membahas mengenai Alam Sutera apabila berbicara mengenai township.

Terletak di lahan Serpong, Tangerang, proyek township ini sudah dibangun sejak 1994.

Hingga saat ini, proyek seluas 800 hektare ini sudah memiliki 37 cluster dan dua bangunan apartemen, di mana setiap cluster-nya memiliki 150-300 rumah.

Setelah sukses dengan Alam Sutera, perusahaan mulai mengembangkan township lainnya bernama Suvarna Sutera di lahan 2.600 hektare di Pasarkemis, Tangerang. 

Alam Sutera Realty mendapat penghargaan berkat dua proyeknya, yakni Cluster Flavio Suvarna Sari dan Cluster Dhana Suvarna Jati di Suvarna Sutera

Lalu, menyusul penghargaan berikutnya yang diberikan kepada proyek Apartemen LLOYD di dalam kawasan Alam Sutera.

4. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

CitraGarden Jakarta

Seperti namanya, developer perumahan dan properti lainnya ini dimiliki oleh keluarga konglomerat Ciputra, yang pendirinya adalah Dr. (HC) Ir. Ciputra.

Awalnya, beliau membangun perusahaan ini dengan nama PT Citra Habitat Indonesia pada 22 Oktober 1981.

Adapun proyek pertama yang dikembangkan Ciputra Group adalah CitraGarden City Jakarta (1984).

Sekarang, CitraGarden City telah menjadi salah satu township berkelanjutan yang terus diperluas.

Ciputra banyak menyabet penghargaan, seperti mendapat penghargaan BCI Asia untuk tiga proyeknya.

Dua di antaranya adalah proyek perumahan, yaitu Cluster Silver Sand Citraland Tallasa City dan Cluster Seine Citra Sentul Raya River Park, serta Apartemen Cornel Barsa City.

5. PT PP Properti Tbk (PPRO)

Grand Kamala Lagoon

PT PP Properti Tbk merupakan anak usaha dari PT PP (Persero) Tbk.

Berbeda dari induknya, perusahaan ini bergerak pada bisnis properti non konstruksi, dengan fokus menjadi developer properti.

Setelah resmi menjadi badan usaha tersendiri pada 2014, perusahaan ini terus menelurkan berbagai karya berkualitas.

Adapun karya yang dikembangkannya adalah residensial, mall dan pendidikan hiburan, serta hotel.

Beberapa proyek terkenal adalah Grand Kamala Lagoon, Grand Sungkono Lagoon, Kidzania Surabaya, The Ayoma, dan Palm Park Hotel & Convention Surabaya.

6. PT Jaya Real Property Tbk (JRPT)

Apartemen Silk Town

Awalnya, perusahaan yang didirikan pada 1979 ini bernama PT Bintaro Raya.

Namun kemudian, perusahaan berganti nama pada tahun 1992 menjadi PT Jaya Real Property.

Lalu, perusahaan melakukan IPO pada tahun 1994, dan bergabung dengan Grup Pembangunan Jaya yang fokus di bidang properti, konstruksi, dan pariwisata.

Perusahaan mengembangkan kawasan residensial dan mengelola properti komersial di Jakarta Selatan dan Tangerang.

Beberapa contoh karya propertinya adalah proyek Perumahan Serpong Jaya dan Apartemen Tower Alexandria – Silk Town di Tangerang Selatan.

7. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)

Summarecon Bandung

Summarecon Agung Tbk (“Summarecon”) didirikan pada 1975 oleh Soetjipto Nagaria dan rekan dengan tujuan untuk membangun dan mengembangkan properti berkualitas.

Kemudian, perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada 1976.

Salah satu prestasi gemilang perusahaan ini adalah berhasil mengubah Kelapa Gading menjadi kawasan perumahan dan komersial di Jakarta.

Setelah IPO pada 1990, perusahaan kini fokus pada pengembangan properti, investasi, manajemen properti, rekreasi, dan perhotelan.

Perusahaan ini juga telah mendapatkan penghargaan berkat pembangunan perumahan di tiga lokasi berbeda. 

Ketiga proyek tersebut adalah Cluster Morizen fase 2 di Summarecon Bekasi, Cluster Symphonia di Summarecon Serpong, dan Cluster Emily di Summarecon Bandung.

Lihat juga: The Morizen at Summarecon Mutiara Makassar

8. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)

Podomoro Park Bandung

Agung Podomoro Group (APG) didirikan pada 1969 oleh Anton Haliman.

Awal kiprah perusahaan ini bermulai dari pembangunan kompleks perumahan di kawasan Simprug, Jakarta Selatan yang selesai dibangun pada tahun 1973

Kemudian, masih di tahun yang sama, APG juga menjadi pelopor konsep real estat dengan memulai proyek di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Kini, Agung Podomoro Land telah menyabet berbagai penghargaan, termasuk pada empat proyek berkualitas mereka.

Empat proyek tersebut adalah Cluster Amagriya Dwi dan Amagriya Eka di Podomoro Park Bandung, Cluster Iroko di Podomoro River View, dan Taruma Shopping Arcade.

Demikian sejumlah pengembang properti terbaik di Indonesia yang bisa dijadikan referensi.

 

Yongky Yulius adalah penulis yang berpengalaman sebagai reporter dan editor berita di media massa. Telah berkarier lebih dari lima tahun. Kini fokus mengulas soal desain hunian, investasi properti, dan info KPR.