5 Perbedaan MCB dan MCCB, dari Fungsi hingga Penggunaannya

Last update: 21 Juli 2025 3 min read
Author:

Perbedaan MCB dan MCCB dapat dilihat dari segi ukuran, kapasitas, hingga penggunaannya.

Memahami perbedaan miniature circuit breaker (MCB) dan molded case circuit breaker (MCCB) sangatlah penting dalam sistem kelistrikan.

Dengan mengetahui perbedaan ini, kamu dapat memilih jenis pemutus arus yang paling sesuai untuk kebutuhan instalasi listrik.

Selain itu, hal ini tentunya menjamin perlindungan optimal bagi peralatan listrik dan keselamatan pengguna sekaligus meningkatkan efisiensi sistem kelistrikan.

Lantas, apa perbedaan MCB dan MCCB?

Simak ulasannya di bawah ini!

5 Perbedaan MCB dan MCCB

1. Apa Itu MCB dan MCCB?

Sumber: Freepik/pvproductions

Menurut buku Dasar-Dasar Instalasi oleh Agus Adiarta, MCB adalah suatu rangkaian dengan komponen thermis untuk pengaman beban lebih dan juga dilengkapi relai elektromagnetik untuk pengaman hubung singkat.

Sebaliknya, MCCB adalah salah satu alat pengaman yang dalam operasinya mempunyai dua fungsi, yaitu sebagai pengaman dan alat penghubung.

Berbeda dengan MCB yang bersifat tetap, MCCB memiliki kemampuan pemutusan yang dapat diatur sesuai keinginan.

Baca Juga:

Cara Memasang MCB Pengganti Sekring dengan Aman. Disertai Sistem Kerjanya!

2. Ukuran MCB dan MCCB

Ukuran MCB dan MCCB diukur dalam satuan ampere (A).

Dalam buku Dasar-Dasar Instalasi, ukuran MCB terdiri dari 1A, 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A, hingga 40A.

Sementara itu, ukuran MCCB memiliki kapasitas arus yang lebih besar, mulai dari 100A hingga 1.600A.

Dengan kata lain, ukuran MCB lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran MCCB.

3. Fungsi MCB dan MCCB

Sumber: Freepik/pvproductions

MCB dan MCCB memiliki fungsi utama yang sama, yaitu melindungi sirkuit listrik dari kerusakan akibat kelebihan arus listrik akibat hubungan singkat (short circuit) dan beban berlebih.

Namun, dalam buku Transmisi dan Distribusi yang ditulis oleh Hendro Widiarto Asep Samanhudi, MCCB juga berfungsi sebagai pemutus sirkuit pada tegangan menengah.

Jadi, MCCB lebih cocok untuk aplikasi yang lebih kompleks.

Baca Juga:

Bukan hanya dari MCB, Ini 6 Penyebab Meteran Listrik Sering Mati yang Tak Boleh Diabaikan

4. Kapasitas Pemutusan Arus Pendek

Perbedaan MCB dan MCCB selanjutnya adalah dari kapasitas pemutusan arus pendek.

Kapasitas pemutusan arus adalah kemampuan suatu pemutus arus (circuit breaker) untuk memutus aliran listrik ketika terjadi hubungan singkat (short circuit) atau beban lebih (overload).

Nah, baik MCB dan MCCB memiliki perbedaan signifikan dalam kapasitas pemutusan arus ini.

MCB dirancang untuk melindungi sirkuit dengan beban yang lebih ringan sehingga sering digunakan dalam instalasi rumah tangga.

Sebaliknya, MCCB memiliki kapasitas pemutusan arus yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan MCB.

Pasalnya, MCCB mampu memutus arus yang jauh lebih besar hingga ribuan ampere sehingga cocok untuk kebutuhan yang lebih berat.

5. Penggunaan MCB dan MCCB

Dari segi kemampuan pemutusan arus pendek, MCB dan MCCB dapat digunakan dalam area yang berbeda.

MCB adalah pilihan terbaik untuk melindungi sirkuit cabang di rumah, perkantoran kecil, dan bangunan komersial skala menengah.

Pasalnya, MCB listrik memiliki kapasitas rating arus yang lebih kecil sehingga cocok untuk dipasang di rumah.

Sementara itu, MCCB digunakan secara luas di industri, gedung-gedung besar, pusat data, hingga bangunan komersial skala besar karena mampu menangani peralatan berat.

MCCB dibutuhkan pada level industri dan bangunan komersial skala menengah ke atas karena dirancang untuk melindungi peralatan listrik dengan beban berat.

Selain itu, perbedaan keduanya ada pada trip level, pada MCB tidak bisa diatur, sedangkan pada MCCB bisa diatur sesuai kebutuhan pengguna.

***

Itulah perbedaan MCB dan MCCB dari segi ukuran, kapasitas, hingga penggunaannya.

Semoga ulasannya bermanfaat.

Simak informasi lainnya hanya di Panduan 99 Indonesia.

Kunjungi www.99.co/id untuk mendapatkan hunian impian sekarang juga!

**Foto cover: Freepik/pvproductions

 

Lulusan Sastra Unpad yang pernah berkarier sebagai wartawan sejak 2017 dengan fokus liputan properti, infrastruktur, hukum, logistik, dan transportasi. Kini, aktif sebagai penulis di 99 Group.