
Ukuran MCB listrik menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan saat merancang instalasi listrik di rumah.
Pasalnya, pemilihan ukuran yang tepat tidak hanya menjamin keamanan, tetapi juga memastikan sistem listrik berjalan optimal sesuai kebutuhan.
Hal ini karena miniature circuit breaker atau MCB adalah komponen untuk memutuskan aliran listrik secara otomatis ketika terjadi arus listrik yang berlebihan.
MCB tersedia dalam berbagai ukuran yang merujuk pada kapasitas arus maksimum yang sanggup ditahan sebelum perangkat ini secara otomatis memutus aliran listrik.
Ukuran MCB ini sangat krusial karena harus disesuaikan dengan besar beban listrik yang akan diamankan.
Jika ukuran MCB listrik terlalu kecil, komponen tersebut akan sering trip atau putus, meskipun beban listrik sebenarnya masih dalam batas normal.
Sebaliknya, apabila ukuran MCB terlalu besar, komponen ini mungkin tidak akan merespons dengan tepat saat terjadi kelebihan arus yang berisiko membahayakan.
Fungsi MCB

Menurut buku Transmisi dan Distribusi yang disusun oleh Hendro Widiarto Asep Samanhudi, fungsi MCB adalah membatasi arus sekaligus sebagai pengaman dalam suatu instalasi listrik.
Intinya, MCB berfungsi sebagai pengaman hubung singkat (korsleting) dan juga berfungsi sebagai pengaman beban lebih.
MCB akan secara otomatis memutuskan arus apabila arus yang melewatinya melebihi dari arus nominal yang telah ditentukan pada MCB tersebut.
Nah, karena MCB berperan sangat penting dalam sistem kelistrikan, ukurannya pun mesti disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencegah terjadinya korsleting.
Dalam buku Dasar-Dasar Instalasi oleh Agus Adiarta, ukuran MCB antara lain 1A, 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A dan sebagainya.
Ukuran MCB tersebut ditentukan dari besarnya arus yang bisa dihantarkan dengan satuan ampere (A).
Baca Juga:
Biaya Ganti MCB PLN Disertai Cara dan Syaratnya
Ukuran MCB

1. 1A, 2A, 4A, 6A, 10A
Ukuran MCB 1A, 2A, 4A, 6A, dan 10A umumnya digunakan untuk melindungi rangkaian listrik dengan beban yang relatif kecil.
Nah, ukuran ini menunjukkan batas arus maksimum yang bisa dilewati oleh MCB sebelum memutus aliran listrik secara otomatis.
MCB 1A dan 2A biasanya digunakan untuk melindungi sirkuit yang sangat sensitif, seperti sirkuit kontrol, peralatan elektronik kecil, atau sirkuit alarm.
Adapun, MCB 4A sering digunakan untuk melindungi sirkuit penerangan yang menggunakan lampu LED atau lampu hemat energi.
Sementara itu, ukuran MCB 6A cocok untuk melindungi stop kontak biasa di rumah tangga, sirkuit penerangan yang menggunakan lampu pijar, peralatan elektronik kecil, seperti radio, charger, atau kipas angin kecil.
Khusus MCB 10A, MCB ini digunakan untuk melindungi sirkuit yang membutuhkan daya sedikit lebih besar, seperti stop kontak untuk laptop, printer, atau peralatan elektronik lainnya.
2. 16A, 20A
Ukuran MCB listrik 16A dan 20A digunakan untuk melindungi sirkuit yang relatif lebih besar.
Biasanya, ukuran tersebut dipakai untuk stop kontak bagi peralatan elektronik, AC, atau peralatan rumah tangga lainnya.
Adapun, MCB 16A digunakan untuk rangkaian lampu di area yang memerlukan banyak titik pencahayaan, seperti ruang keluarga atau ruang tamu.
Selain itu, cocok pula untuk stop kontak yang digunakan bagi peralatan elektronik dengan daya sedang, seperti televisi, komputer, kulkas kecil, microwave, kipas angin, blender, hingga setrika.
Untuk ukuran MCB 20A, biasanya digunakan untuk beban yang lebih berat, baik untuk lampu atau peralatan listrik dengan daya yang sedikit lebih besar, seperti AC mini, water heater, atau kompor listrik.
Baca Juga:
5 Perbedaan MCB dan MCCB, dari Fungsi hingga Penggunaannya
3. 25A, 32A, 40A
Ukuran ampere MCB lainnya adalah 25A, 32A, hingga 40A.
MCB dengan ukuran 25A, 32A, dan 40A dirancang untuk melindungi sirkuit listrik yang membutuhkan arus lebih besar dibandingkan dengan MCB berukuran lebih kecil, seperti 6A, 10A, atau 16A.
Ukuran ini sering kali digunakan pada instalasi listrik rumah tangga dengan beban yang cukup tinggi atau pada instalasi listrik komersial dan industri.
Kegunaan MCB 25A, 32A, dan 40A antara lain untuk peralatan elektronik berdaya tinggi, seperti AC, water heater, kompor listrik, oven listrik, hingga mesin cuci.
Selain ukuran di atas, sebenarnya ada ukuran lain, yaitu 63A, 80A, hingga 100A.
Namun, ukuran tersebut dipakai khusus untuk gedung bertingkat, pabrik, atau pusat perbelanjaan yang membutuhkan daya listrik sangat besar.
***
Itulah berbagai ukuran MCB listrik.
Semoga informasinya bermanfaat.
Simak ulasan seputar listrik lainnya hanya di Panduan 99 Indonesia.
Kunjungi www.99.co/id untuk mendapatkan hunian terbaik sekarang juga!