Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Area Perumahan

26 Mar 2021 - Dyah Siwi Tridya

Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Area Perumahan

Setiap harinya ada banyak proyek perumahan baru yang dibangun untuk memenuhi tingginya permintaan hunian di seluruh wilayah.

Rata-rata perumahan tersebut menawarkan keunggulan dan keunikannya sendiri untuk memikat banyak konsumen agar mereka membeli dan betah tinggal di area perumahan.

Misalnya, saja konsep perumahan hijau dengan desain rumah tropis yang sehat jadi tren selama pandemi ini.

Hal ini terjadi karena banyak orang berpikir tinggal di area perumahan lebih aman dan sehat dengan menerapkan standarisasi hunian berkonsep new normal.

Lantas, keunggulan apalagi yang bisa didapatkan jika tinggal di area perumahan? Dan apa saja kekurangannya?

Penasaran? Yuk, simak langsung pembahasannya di bawah ini.

Apa Itu Kawasan Perumahan?

Sebelum kita bahas lebih jauh soal area perumahan, ada baiknya kamu tahu pengertian dari perumahan.

Menurut Undang-undang Nomor 4 Tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman, rumah adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga.

Sementara pengertian perumahan adalah kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau hunian yang dilengkapi dengan prasarana lingkungan.

Prasarana tersebut meliputi kelengkapan dasar fisik lingkungan, misalnya penyediaan air minum, pembuangan sampah,  listrik, telepon, dan jalan.

Biasanya jumlah rumah yang dibangun di area perumahan bisa mencapai puluhan hingga ratusan hunian dengan beragam jumlah lantai baik disusun secara horizontal maupun vertikal.

Keunggulan Tinggal di Area Perumahan

Berikut ini beberapa kriteria yang jadi keunggulan dari kawasan perumahan yang bisa kamu pertimbangkan sebelum membeli hunian.

Kawasan Perumahan Tertata Rapi

area perumahan

Foto: Ciputra Group

Area perumahan memang dikenal memiliki berbagai jenis rumah baik di perumahan cluster ataupun townhouse.

Hal ini dilakukan untuk membuat komplek hunian yang rapi, seragam, dan enak dipandang.

Beberapa pilihan tipe rumah yang umumnya tersedia di residensial, misalnya saja rumah dengan type 21-36 yang dikelompokkan sebagai rumah sederhana atau minimalis.

Sedangkan untuk tipe kavling rumah sedang dan besar dikenal dengan type 45 dan tipe 70.

Lalu, ada keunggulan lain yang bisa kamu rasakan jika memilih komplek perumahan, yakni jalan row yang luas serta ukuran carport yang bisa menampung 2-3 mobil pribadi.

Tentu saja, kriteria di atas tidak bisa kamu temukan di luar perumahan yang cenderung memiliki bentuk rumah hingga desain yang berbeda.

Sistem Keamanan Terjamin

area perumahan

Foto: citralandgamacity

Keamanan memang jadi hal utama yang sangat diperhatikan developer agar penghuni di dalamnya merasa aman dan nyaman.

Dengan menyediakan CCTV 24 di setiap sudut perumahan, lalu dibantu juga dengan pengamanan dan pengecekan dari one gate system, pastinya terhindar dari tindakan kriminal.

Fasilitas yang Menunjang

area perumahan

Foto: pinterest

Tidak hanya keamanan yang terjamin tapi ada aspek penting lainnya yang membuat area residensial paling banyak diminati, yakni fasilitas internal yang lengkap.

Lalu, fasilitas apa yang dianggap lengkap?

Tapi perlu diingatkan sebelumnya bahwa setiap fasilitas yang disediakan selalu berbeda.

Apabila perumahan tersebut menyasar untuk kelas menengah ke atas, maka fasilitas yang didapatkan seperti sport club (kolam renang, lapangan bulu tangkis, basket, futsal, area gym dan lain sebagainya. 

Lalu, ada juga fasilitas taman, playground, serta ruang terbuka hijau yang bisa dimanfaatkan untuk acara keluarga, gym outdoor dan lainnya.

Area komersial pun masuk dalam fasilitas wajib komplek hunian mewah.

Sementara untuk cluster di bawah Rp500.000.000,00 juga memiliki fasilitas namun tidak selengkap dengan perumahan elit.

Tingkat Kenyamanan yang Meningkat

area perumahan

Foto: manual

Tahukah kamu kalau faktor kenyamanan itu bukan hanya hunian yang bagus, tapi faktor akses, biaya hidup dan bisa menghemat waktu dan tenaga.

Semua ini bisa kamu dapatkan jika lokasi hunian berada dekat dengan akses ruas jalan tol, transportasi publik, hingga fasilitas umum yang jaraknya yang mudah dijangkau.

Pengurusan Berkas Dokumen

Ribet mau mengurus dokumen rumah?

Hal ini tidak akan kamu rasakan jika tinggal di komplek perumahan, dimana dokumen rumah seperti, IMB sampai SHM telah diurus oleh pihak pengembang.

Jika, kamu membeli hunian di luar perumahan maka semua pengurusan dokumen sertifikat rumah harus diurus sendiri dengan persyaratan dan alur yang sedikit rumit dan memakan waktu.

Kekurangan Tinggal di Kawasan Perumahan

Meskipun banyak keunggulan yang ditawarkan oleh pengembang, kamu juga wajib tahu kekurangan dari kawasan ini.

Aturan Renovasi dan Desain Rumah

area perumahan

Sering jadi perdebatan oleh banyak penghuni baru mengenai aturan perubahan desain rumah salah satunya di townhouse.

Peraturan ini menjadi aturan main tinggal yang baku dari developer agar rumah tetap terlihat rapi dan tetap menjaga desain asli rumah.

Penghuni yang Tertutup

Masyarakat Indonesia dikenal memiliki sifat yang ramah dan suka menyapa dengan interaksi ringan ke tetangga setiap harinya.

Namun, lain ceritanya jika tinggal di perumahan yang dikenal sebagai kawasan yang tenang atau cenderung sepi ini, apalagi di lingkungan elit.

Sosialisasi yang jarang terjadi, membuat penghuni lebih betah tinggal di dalam rumah seharian dan akan merasa sungkan jika meminta bantuan ke tetangganya.

Meskipun begitu, tinggal di area perumahan memang jadi impian setiap orang untuk memperbaiki kualitas hidupnya.

Buat kamu yang tertarik untuk tinggal di komplek perumahan dengan konsep hijau, rumah yang modern dan fasilitas lengkap di Suvarna Sutera atau Caelus BSD City.

Itu dia informasi mengenai plus minus tinggal di area perumahan yang wajib kamu ketahui sebelum tinggal di hunian ini. Semoga artikel ini membantu!

Author:

Dyah Siwi Tridya