Menyelisik Desain Arsitektur Masjid Kubah Emas Depok yang Mendunia

Last update: 19 Agustus 2025 4 min read
Author:

Siapa sangka di dalam kota kecil seperti Depok, terdapat sebuah lokasi wisata religi yang memiliki desain arsitektur menarik dan mendunia, tempat tersebut tak lain adalah Masjid Kubah Emas Depok.

Masjid yang satu ini memang sempat booming beberapa waktu lalu. Banyak orang membagikan foto-foto Masjid Kubah Emas Depok di media sosial karena gaya arsitekturnya yang unik dan megah.

Bayangkan saja, kubah masjid tersebut dibuat dengan lapisan emas seberat 24 karat, yang memiliki ketebalan 2-3 milimeter, serta dihiasi dengan mozaik kristal yang sangat indah.

Saking mewahnya, di dalam buku Marketing to the Middle Class Muslim yang terbit pada tahun 2014 lalu, masjid ini sempat disebut sebagai masjid termegah dan termewah yang ada di kawasan Asia Tenggara.

Menarik sekali, bukan? Oleh sebab itu, untuk mengetahui lebih banyak mengenai desain arsitektur Masjid Kubah Emas Depok,  simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Sejarah Masjid Kubah Emas Depok

Sebelum kita membahas desain arsitektur Masjid Kubah Emas Depok, ada baiknya jika kamu mengetahui sejarah singkat pembangunan masjid yang satu ini.

Dimulai pada tahun 2001, Masjid Kubah Emas Depok dibangun di atas lahan seluas 8.000 meter persegi, dengan total lahan sebesar 50 hektare, serta diproyeksikan mampu menampung sekitar 20.000 jamaah.

Proses pembangunan masjid tersebut memakan waktu sekitar 7 tahun, yakni mulai dari tahun 2001 hingga 31 Desember 2006 (bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha).

Awalnya, Almarhumah Dian Al Mahri bersama suaminya Maimun Al Rasyid, membeli lahan di Kecamatan Limo, Depok pada tahun 1996. Lahan inilah yang kemudian dijadikan lokasi Masjid Kubah Emas Depok.

Dian Al Mahri atau Dian Djuriah Rais binti Muhammad Rais sendiri adalah seorang pengusaha asal Banten yang memiliki beberapa bidang bisnis, salah satunya seperti tambang minyak bumi di Brunei Darussalam.

Selain itu, Almarhumah Dian juga terkenal sebagai seorang dermawan karena gemar membantu anak yatim piatu dan membantu masyarakat membangun masjid di berbagai daerah.

Bahkan, saking seringnya Dian membangun sebuah masjid, total masjid yang telah ia bangun diperkirakan telah mencapai lebih dari 1000 bangunan yang tersebar di berbagai kawasan di Indonesia.

Menurut Dian, masjid adalah representasi rumah Tuhan, sehingga membangun masjid yang indah dan megah adalah bagian dari ibadah.

Selain itu, ia juga berpendapat bahwa kemegahan sebuah masjid dapat mengantarkan perasaan takjub, menggetarkan jiwa, menggenapkan niat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT.

Sedang, keindahan masjid sendiri mampu mengingatkan manusia akan kebesaran Sang Pencipta. Itulah alasan, mengapa Dian berniat membangun Masjid Kubah Emas Depok.

Desain Arsitektur Masjid Kubah Emas Depok

Semua orang tentu bersepakat, jika Masjid Kubah Emas Depok memiliki desain arsitektur yang luar biasa indah dan megahnya. Namun, tak banyak yang mengetahui dari mana ide desain masjid tersebut berasal.

Uniknya, selain dikenal sebagai pendiri Masjid Kubah Emas Depok, Dian Al-Mahri sendiri jugalah yang mengkonsep dan mendesain bangunan masjid yang megah tersebut.

Dian mengungkapkan, jika ia mendapatkan ide desain Masjid Kubah Emas Depok dari arsitektur masjid-masjid yang ada di Timur Tengah, yang memiliki ciri berkubah, menara, dan halaman dalam yang luas.

Sehingga, tidak heran jika Masjid Kubah Emas Depok memiliki nuansa Timur Tengah yang sangat kentara.

Eksterior Masjid Kubah Emas Depok

Pada eksterior masjid tersebut, terdapat satu kubah utama dan empat kubah kecil yang kesemuanya dilapisi dengan emas setebal 2-3 milimeter dan mozaik kristal.

Jika diperhatikan, bentuk kubah utama masjid ini terlihat menyerupai kubah Masjid Taj Mahal yang terkenal, dengan diameter bawah 16 meter, diameter tengah 20 meter, dan tinggi 25 meter.

Sedang, empat kubah kecil dibuat dengan diameter bawah 6 meter, tengah 7 meter, dan tinggi 8 meter.

Selain itu, penggunaan detail atau hiasan dekoratif dengan elemen geometris dan obelisk yang sering diaplikasikan pada masjid-masjid di Timur Tengah juga Dian terapkan pada kubah dan pilar masjidnya.

Untuk menaranya sendiri, terdapat enam menara berbentuk heksagonal atau segi enam di halaman Masjid Kubah Emas Depok. Keenam menara tersebut melambangkan rukun iman dalam ajaran Islam.

Kemewahan juga terlihat dari keenam menara Masjid Kubah Emas Depok. Pasalnya, menara-menara ini dibalut dengan batu granit abu-abu dengan ornamen melingkar yang diimpor dari Italia.

Interior Masjid Kubah Emas Depok

Tak jauh berbeda dengan eksteriornya, eksterior Masjid Kubah Emas Depok juga dibangun dengan material premium dan sangat mewah. Lihat saja lampu gantung yang terdapat di dalam masjid tersebut.

Diketahui lampu tersebut didatangkan langsung dari Negara Italia dengan berat mencapai 8 ton. Tak kalah menariknya, relief hiasan mimbar, pagar, dan kaligrafi langit-langit masjid juga dibuat dari emas 18 karat.

Selain itu, mahkota pilar Masjid Kubah Emas Depok yang berjumlah 168 itu juga dibuat dengan lapisan bahan prado atau sisa emas, sehingga terlihat sangat mewah dan juga indah.

Dominasi warna krim yang digunakan pada interior masjid membuat suasana jadi lebih tenang dan hangat. Sedang, warna biru dan gambar awan putih pada langit-langit membuat tampilan masjid semakin indah.

Nah, setelah membaca ulasan di atas, kamu kini sudah pahamkan bagaimana desain arsitektur dari Masjid Kubah Emas Depok. Semoga artikel di atas bermanfaat untuk kita semua ya!

 

Menyajikan insight dan panduan seputar dunia properti, dari tren pasar, tips jual beli, hingga strategi investasi yang tepat.