Bentuk Dalam Rumah Walet Agar Walet Terpancing dan Betah

Last update: 6 November 2024 4 min read
Author:

Pasar penjualan sarang burung walet memang terbilang menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Salah satu permintaan terbesar datang dari Tiongkok. 

Sarang burung walet di budaya Cina memiliki nilai yang tinggi karena langka dan memiliki kandungan nutrisi yang baik seperti protein, dan memiliki rasa yang kaya.

Dirangkai oleh burung walet menggunakan salivanya, sarang burung walet juga menjadi jamu yang terkenal dalam pengobatan tradisional Cina. 

Khasiatnya juga banyak, dapat meningkatkan daya tahan tubuh, membantu pemulihan dari sakit, menjaga kesehatan bagi lansia, dan suplemen pertumbuhan bagi anak-anak.

Karena pasarnya yang selalu ada dan permintaan yang besar dari Tiongkok ini, tentunya menjadi hal yang wajar jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut dan menakar prospek bisnis sarang burung walet.

Salah satu hal yang mesti Anda ketahui adalah rumah walet, sebuah rumah yang dikhususkan sebagai tempat burung walet masuk dan membuat sarang.

Dalam artikel ini akan dibahas salah satu aspek mengenai rumah walet, lebih tepatnya bentuk dalam rumah walet. Memang seperti apa sih bentuknya? Yuk, ketahui lebih lanjut.

Buat Bangunan Menyerupai Habitat Asli

(Foto: audubon.org)

Ada beberapa desain rumah walet yang dapat Anda terapkan ketika membangun. Mungkin Anda berpikir bahwa untuk hasil yang lebih baik, memerlukan bangunan yang besar. 

Namun sebenarnya rumah walet yang bagus itu tidak wajib harus besar. Rumah walet yang kecil saja sudah dapat membuat burung walet mau bersarang dan betah.

Ada hal-hal yang lebih penting dan berpengaruh selain besarnya bangunan, misalnya bentuk dalam rumah walet dan lingkungan yang kondusif untuk mengundang walet. Pastikan lingkungan tempat Anda membangun rumah walet jauh dari kebisingan dan gangguan agar nyaman bagi walet bersarang.

(Foto: manado.tribunnews.com)

Anda mesti memikirkan bagaimana menciptakan lingkungan yang menyerupai habitat asli burung walet agar burung ini dating dan membangun sarang di rumah walet Anda.

Habitat alami burung walet adalah gua kapur yang jauh dari kebisingan dan aktivitas manusia. Untuk membuat rumah walet yang bagus, Anda mesti membangun rumah yang menghadirkan nuansa seperti gua kapur, menyerupai gua kapur.

Ukuran Ruangan Bentuk Dalam Rumah Walet

(Foto: burungnya.com)

Mayoritas jenis burung senang terbang bebas. Ini artinya bentuk dalam rumah walet harus memiliki ruangan yang luas tanpa banyak penghalang yang dapat merintangi burung untuk melintasi ruangan.

Paling tidak, bagian tengah dari bangunannya mesti luas. Selain untuk memudahkan walet terbang ke sana ke mari, ini juga memudahkan proses perkawinan burung jantan dan betina. 

Tambahkan Papan Sirip

(Foto: macamdesainrumahindonesia.blogspot.com)

Cukup tambahkan sekat saja sebagai tempat yang potensial bagi walet merangkai sarangnya. Perlu diperhatikan pula jumlah sekat yang Anda tambahkan pada bentuk dalam rumah walet ini. Karena kalau terlalu banyak, dapat menyebabkan suhu ruangan menjadi terlalu panas. 

Untuk pemasangannya, berikan jarak antar sekat atau papan sirip lebih kurang 30 cm sampai 50 cm. Agar walet merasa lebih nyaman, buatlah papan sirip ini dari bahan kayu agar terasa seperti di alam liar.

Penggunaan kayu sebagai bahan papan sirip rumah walet memiliki beberapa keunggulan. Biaya bahan dan pembuatannya terjangkau. 

Anda juga lebih mudah untuk memasangkan bagian lainnya seperti speaker untuk memanggil walet. Keunggulan yang paling utama dari bahan kayu adalah bahan ini menghasilkan sarang walet bermutu unggul.

Dinding Dalam Rumah Walet

(Foto: duniawalet.co.id)

Ada 3 pilihan bahan yang dapat Anda gunakan untuk membangun bentuk dalam rumah walet: bata merah, batako, dan hebel. Bata merah memiliki keunggulan kuat dan tahan lama.

Berbeda dengan bata merah, batako lebih mudah jebol dan lebih menyerap panas namun harganya lebih murah. 

Yang ketiga adalah hebel. Material ini lebih adem karena dapat menolak panas sinar matahari namun tetap tidak sekuat bata merah.

Menggunakan bata merah sebagai bahan dinding rumah walet adalah pilihan yang lebih baik. Kondisi ruangan tetap sejuk dan lembap. 

Untuk susunan bata merahnya Anda dapat menyusunnya dalam 2 lapis dengan lebar sekitar 45 cm.

Membuat Kolam

(Foto: indonesiawalet.blogspot.com)

Seperti yang telah dijelaskan di atas, untuk memancing burung walet memasuki bangunan rumah walet Anda, Anda mesti membentuk rumah walet Anda menyerupai habitat alami burung ini, yaitu gua kapur.

Salah satu hal yang lumrah ditemui dalam bentuk dalam rumah walet adalah kolam. Dengan adanya kolam ini, rumah walet akan terasa dingin dan lembap seperti di gua yang biasanya memiliki genangan atau aliran air yang membuat suhunya lembap dan sejuk. 

Alternatif yang dapat Anda terapkan selain membuat kolam adalah dengan menggunakan AC atau kipas angin yang besar. Hanya saja peralatan pendukung ini memerlukan biaya dan perawatan yang mahal.

Maka dari itu, kolam air menjadi pilihan yang banyak diterapkan oleh para peternak walet. Pilihan lainnya adalah dengan menempatkan ember-ember berisi air dalam bangunan rumah walet.

Nah, itulah beberapa bagian yang menjadi penyusun bentuk dalam rumah walet. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda untuk memulai merencanakan membangun rumah walet Anda sendiri. Selamat mencoba!

 

Content Editor di 99.co Indonesia. Imam punya pengalaman menulis lebih dari 7 tahun dan menulis konten properti sejak 2019. Ia menyukai buku dan menghindari tsundoku.