Rincian Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah Terlengkap Tahun 2020

3 Apr 2020 - Yuhan Al Khairi

Rincian Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah Terlengkap Tahun 2020

Melakukan proses jual-beli lahan tidak bisa dilakukan sembarangan. 

Banyak hal yang harus diperhatikan agar transaksi tersebut berjalan lancar, salah satunya menghitung biaya balik nama sertifikat tanah.

Perlu diketahui, biaya balik nama sertifikat tanah sendiri sepenuhnya ditentukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), dengan besaran tergantung pada luas tanah dan lokasi lahan tersebut berada.

Terdengar cukup rumit memang, namun jika kamu sudah tahu cara menghitung biaya balik nama sertifikat tanah secara benar, proses tersebut sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan.

Lantas, bagaimana sih cara hitung biaya balik nama sertifikat tanah? 

Berapa besaran dana yang harus dipersiapkan sebelum melakukan proses tersebut? 

Untuk mengetahuinya, simak penjabaran berikut ini.

Rincian Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah

Memang, jika kamu ingin membeli sebuah lahan pastinya bukan cuma biaya pembelian tanah saja yang harus dipersiapkan, namun juga biaya balik nama sertifikat tanah tersebut.

Hal ini penting, agar proses jual-beli berjalan lancar dan statusmu sebagai pemilik baru lahan tersebut sah secara hukum. 

Jika demikian, apa saja rincian dana yang harus kamu persiapkan? Berikut di antaranya:

Persiapkan Biaya Pengukuran Tanah

Penting untuk diingat, sebelum mengajukan balik nama sertifikat tanah di kantor pertanahan, biasanya petugas yang berwenang akan meminta seluruh rincian data dari objek yang sedang dibaliknamakan.

Rincian data tersebut umumnya berbentuk surat ukur atau gambar situasi lahan, di dalamnya terdapat informasi perihal letak lahan, batas, bentuk dan luas dari tanah tersebut.

Apabila kamu telah memiliki ukuran pasti dari tanah yang akan diperjualbelikan, maka juru ukur BPN akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi lahan. 

Proses pengukuran ini memakan biaya sebagai berikut:

  • Jika luas tanah berkisar 1-10 hektare, maka perhitungan biayanya menggunakan rumus Tu = (L/500 × HSBKu) + Rp100.000’

  • Jika luas tanah mencapai 10-1.000 hektare, maka rumus perhitungan biayanya menjadi ‘Tu = (L/4.000 x HSBKu) + Rp14.000.000’

  • Jika luas tanah lebih dari 1.000 hektare, maka cara menghitung biaya pengukurannya menggunakan rumus ‘Tu = (L/10.000 × HSBKu) + Rp134.000.000’

*Keterangan: Tu (tarif ukur), L (luas tanah), HSBku (harga satuan biaya khusus kegiatan pengukuran).


Itu tadi rincian biaya balik nama sertifikat tanah berdasarkan pelayanan pengukuran lahan oleh petugas badan pertanahan. 

Setelah mengetahui biaya tersebut, maka kamu bisa lanjut ke tahap berikutnya.

Persiapkan Biaya Cek Keaslian Sertifikat Tanah

Apabila kamu bertindak sebagai pembeli tanah, jangan lupa lakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap keaslian sertifikat tanah sebelum membelinya. 

Pengecekan ini bisa kamu lakukan di kantor BPN setempat.

Namun, sama seperti biaya balik nama sertifikat tanah, proses pengecekan surat juga menelan sejumlah biaya. 

Biasanya, biaya pengecekan tersebut dikenakan sekitar Rp25 ribu hingga Rp 100 ribu-an.

Beda hal jika tanah yang tersebut ternyata belum memiliki sertifikat tanah

Untuk mengecek keasliannya kamu bisa melihat bukti kepemilikan dan riwayat kavling di kantor kelurahan/kecamatan setempat.

Persiapkan Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah

Sudah membayar biaya pengukuran tanah dan biaya cek keaslian sertifikat, maka langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah membayar biaya balik nama sertifikat tanah tersebut.

Perlu dipahami, penentuan biaya balik nama sertifikat tanah sendiri didasarkan pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah tersebut, sehingga masing-masing orang bisa saja dikenakan harga yang berbeda.

Meski begitu, kamu tidak perlu khawatir sebab biasanya biaya tersebut tidak terlalu mahal. 

Seorang yang memiliki NJOP tanah sebesar Rp4 juta misalnya, hanya dikenakan biaya balik nama sebesar Rp54 ribu.

Prosesnya enggak ribet dan terbilang cepat. 

Untuk pengurusan balik namanya sendiri umumnya hanya menelan waktu kurang dari sehari. 

Hanya saja, sertifikat tersebut baru keluar setelah 5 hari berikutnya.

Bagaimana jika proses balik nama sertifikat tanah dilakukan melalui notaris, apakah tetap dikenakan sejumlah biaya? Jawabannya iya. 

Bahkan, kamu harus menyiapkan biaya-biaya tambahan lainnya.

Beberapa dana tambahan yang harus dipersiapkan adalah biaya jasa notaris dan biaya pembuatan Akta Jual Beli (AJB) tanah, besarannya berkisar 0,5 persen sampai 1 persen dari total nilai transaksi lahan.

Bagaimana, setelah membaca penjabaran di atas kamu sudah tahukan berapa biaya balik nama sertifikat tanah, serta biaya-biaya tambahan lain yang harus dibayarkan?

Jika sudah, ketahui juga alasan pentingnya melalukan upaya balik nama sertifikat tanah di bawah ini.

Alasan Pentingnya Melakukan Balik Nama Sertifikat Tanah


Jangan pernah meremehkan proses balik nama sertifikat tanah pada saat proses jual-beli lahan

Pasalnya, proses ini sangatlah penting dan bisa menghindarkanmu dari segala risiko yang terjadi ke depannya.

Misalnya, cukup sering kita temukan adanya pihak-pihak yang bertikai karena klaim sebuah lahan. 

Pihak satu merasa tanah tersebut milik dirinya, sedang yang satunya merasa sudah membeli tanah tersebut.

Jika sudah begitu, maka konflik tak bisa terelakkan. 

Oleh sebab itu, sangat penting melakukan proses balik nama sertifikat tanah agar hak kepemilikan tanah tersebut menjadi semakin jelas.

Berapapun biaya balik nama sertifikat tanah yang harus dikeluarkan, jangan ragu untuk melakukan proses tersebut, supaya masalah-masalah seperti ini tak terjadi kepadamu atau pihak yang lainnya.

Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk kita semua. Untuk mengetahui informasi lebih banyak terkait dunia properti, jangan lupa untuk mengakses laman blog dan panduan 99.co Indonesia.

Selamat mencoba!

Author:

Yuhan Al Khairi