Panduan Menghitung Biaya Bangun Rumah Tipe 36 Terbaru

Last update: 19 Agustus 2025 4 min read
Author:

Urusan membangun rumah tapak tentu tidak mudah. Ada banyak banyak hal yang harus diperhitungkan sebelum membangunnya. 

Salah satunya adalah menghitung biaya bangun rumah tipe 36.

Seperti yang kita ketahui, rumah tipe 36 merupakan salah satu tipe rumah yang paling banyak dibangun atau dibeli orang-orang. 

Keunggulan hunian ini adalah bentuknya yang simpel dan harganya yang murah. Meski begitu, bukan berarti membangunnya tak perlu perhitungan yang matang. 

Naiknya harga bahan baku, ongkos jasa, hingga biaya-biaya lainnya setiap tahun penting untuk diperhitungkan.

Oleh sebab itu, agar anggaran pembangunan rumah tidak jebol, berikut estimasi biaya membangun rumah tipe 36 yang bisa dijadikan referensi.

5 Langkah Menghitung Biaya Bangun Rumah Tipe 36

Banyak orang berpikir, membangun rumah secara pribadi menghabiskan dana yang lebih sedikit daripada membeli rumah yang sudah jadi. 

Persepsi ini bisa saja benar, asal tidak dilakukan secara sembarangan.

Lantas, bagaimana sih caranya menghitung biaya bangun rumah type 36 yang benar? Berikut langkah demi langkahnya yang bisa kamu ikuti:

Hitung Luas Bangunan dan Lahan

Hitung Luas Bangunan dan Lahan

Langkah awal dalam mengetahui biaya bangun rumah tipe 36 adalah menghitung luas bangunan dan lahan hunian. 

Untuk mempermudah menentukan luas bangunan, coba cari referensi desain hunian di internet.

Ada banyak sekali referensi model, desain dan denah rumah tipe 36 yang tersedia di dunia maya. 

Pilihlah salah satu contoh desain yang kamu sukai, misalnya kamu ingin membangun rumah tipe 36/60.

Angka 36 meter persegi adalah luas bangunan rumah, sedang 60 meter persegi adalah luas lahan yang tersedia. 

Menghitung Harga Tanah dan Biaya Kasar Bangunnya

Menghitung Harga Tanah dan Biaya Kasar Bangunnya

Kita asumsikan saja, harga tanah saat ini adalah Rp3.000.000 per meter persegi, maka perhitungannya menjadi:

Rp3.000.000 x 60 meter persegi = Rp180.000.000

Harga di atas merupakan hasil perhitungan untuk luas lahannya saja. 

Selanjutnya, kamu juga harus mencari tahu berapa kisaran biaya membangun rumah tipe 36 di daerah tersebut.

Misalnya, biaya pasaran membangun bangunan rumah bertipe 36 di daerah tersebut mencapai angka Rp1.500.000.

Jika begitu, maka biaya yang dibutuhkan untuk membuat bangunan tersebut adalah:

Rp1.500.000 x 36 meter persegi = Rp54.000.000

Apabila ditotal, maka biaya bangun rumah type 36 berdasarkan luas tanah dan bangunannya mencapai:

Rp180.000.000 + Rp54.000.000 = Rp234.000.000

Menghitung Biaya Bahan Baku Bangunan

Menghitung Biaya Bahan Baku Bangunan

Foto: Unsplash

Langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah mengalkulasi seluruh biaya bahan baku pembangunan rumah.

Untuk rumah tipe 36 satu lantai biasanya kamu memerlukan pembangunan pondasi rumah, dinding, struktur bangunan, genteng, atap, dan lain sebagainya.

Sedang bahan baku yang diperlukan untuk membangun rumah tersebut, di antaranya batako, cakar ayam, besi beton, keramik, cat tembok dan lain-lain.

Jika memang kamu enggan menghitung dan mencari rumah siap huni, bisa juga cek rekomendasinya seperti:

  • Mustika Village Sukamulya
  • Sukamanah Islamic Village
  • Kurnia Puri Harmoni

Hitung Ongkos Jasa Tukang Bangunan

Hitung Ongkos Jasa Tukang Bangunan

Tidak selamanya menghitung ongkos jasa tukang bangunan harus dilakukan di awal.

Kamu juga bisa kok menjadikannya langkah terakhir apabila kamu ingin membeli material bangunan tersebut secara pribadi.

Sebagai tips, untuk mengurangi bujet pembangunan rumah ada baiknya kamu membeli bahan baku bangunan tersebut sendiri. 

Hal ini untuk menghindari risiko kecurangan yang dilakukan tukang bangunan.

Selain itu, gunakanlah jasa tukang bangunan yang kredibel dan dapat dipercaya. 

Untuk mengetahui kisaran ongkos jasa tukang bangunan sesuai tugas dan bidang pekerjaannya, simak penjabaran lengkapnya bawah ini:

Tukang gali

Rp90.000 per hari

Tukang kayu

Rp120.000 per hari

Tukang batu

Rp120.000 per hari

Tukang besi beton

Rp135.000 per hari

Tukang cat/pelitur

Rp120.000 per hari

Tukang besi profil

Rp130.000 per hari

Tukang listrik

Rp125.000 per hari

Tukang ledeng

Rp120.000 per hari

Asisten tukang

Rp100.000 per hari

Mandor bangunan

Rp200.000 per hari

Ingat, untuk jumlah tukang bangunan sendiri sebenarnya bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu. 

Semakin sedikit jumlah tukang yang kamu pekerjakan, maka semakin kecil biaya bangun rumah type 36 tersebut.

Menghitung Biaya Tak Terduga

Menghitung Biaya Tak Terduga

Foto: Pexels 

Sebenarnya, keempat langkah tersebut sudah cukup untuk mengetahui berapa estimasi biaya bangun rumah tipe 36 yang harus kamu siapkan. 

Namun, jangan lupa untuk mempersiapkan biaya-biaya tidak terduga.

Estimasi dana tidak terduga ini penting, besarannya paling tidak 10 persen dari total biaya bangun rumah type 36 tersebut. 

Hal ini dimaksudkan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kedepannya.

Selain itu, dana tak terduga biasanya digunakan sebagai biaya menghias rumah.

Misalnya pembangunan taman, carport minimalis, selokan depan rumah, hingga pengisian properti ruang tamu dan dapur.

Itu tadi estimasi biaya bangun rumah tipe 36 yang harus kamu ketahui. 

Untuk informasi lebih banyak mengenai dunia properti, simak selengkapnya di Panduan 99.co Indonesia ya.

Semoga bermanfaat!

 

 

Menyajikan insight dan panduan seputar dunia properti, dari tren pasar, tips jual beli, hingga strategi investasi yang tepat.