
Cara membuat plamir tembok penting diketahui sebelum mengecat dinding agar hasilnya lebih halus, rapi, dan cat dapat menempel dengan sempurna.
Banyak orang yang ingin tahu cara membuat plamir sendiri agar hasil dindingnya lebih kuat dan tidak mudah mengelupas.
Dengan membuat plamir tembok sendiri, kamu bisa menghemat biaya pengerjaan dan mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
Simak ini panduan cara membuat plamir, termasuk perbandingan campuran plamir tembok dan bahan yang diperlukan supaya hasilnya memuaskan.
Apa Itu Plamir Tembok?
Sebelum mengetahui ke langkah-langkahnya, penting untuk tahu dulu apa itu plamir tembok dan fungsinya.
Plamir tembok adalah bahan yang digunakan untuk meratakan permukaan dinding yang masih kasar, berlubang, atau tidak rata sebelum dicat.
Dengan menggunakan plamir, permukaan tembok menjadi halus, retakan kecil tertutup, dan cat akan menempel lebih baik sehingga hasil akhirnya tampak lebih rapi dan profesional.
Saat ini, banyak merek plamir tembok instan yang mudah digunakan.
Meski begitu, tidak sedikit orang yang memilih membuat plamir tembok sendiri dari bahan-bahan sederhana.
Jika kamu tertarik membuatnya sendiri untuk renovasi rumah, simak bahan plamir tembok yang perlu disiapkan.
Bahan untuk Plamir Tembok
Sebelum memulai cara membuat plamir tembok, siapkan dulu bahan untuk plamir tembok berikut:
- Kalsium atau kapur bangunan yang berfungsi sebagai bahan utama untuk mengisi dan meratakan permukaan tembok.
- Lem putih (PVAc) sebagai perekat agar plamir tetap menempel kuat.
- Air bersih untuk mencampur adonan sampai mencapai konsistensi yang tepat.
Namun, menurut akun YouTube Bata Merah Post, kamu juga bisa menggunakan bahan-bahan semen putih dan lem khusus campuran plamir, terutama untuk bagian eksterior.
Bahan-bahan ini umumnya mudah ditemukan di toko bangunan atau material terdekat.
Baca juga:
9 Cara Cat Tembok Tanpa Plamir. Mudah Dilakukan dan Hasilnya Maksimal!
Perbandingan Campuran Plamir Tembok

Dalam proses membuat plamir, keberhasilan sering ditentukan oleh campuran plamir tembok yang tepat.
Berikut adalah perbandingan campuran plamir tembok yang umum digunakan:
- Kalsium : Lem = 3 : 1
Ini berarti untuk setiap 3 bagian kalsium, gunakan 1 bagian lem putih.
Perbandingan ini memberikan campuran yang tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer sehingga mudah diaplikasikan dan hasilnya halus.
Kamu juga bisa menyesuaikan sedikit perbandingan ini tergantung kebutuhan, misalnya, jika tembok terlalu kasar atau banyak lubang, kamu bisa menambah sedikit kalsium agar adonan lebih padat.
Namun, penting untuk tidak membuat campuran terlalu kering karena akan sulit diratakan di tembok.
Cara Membuat Plamir Tembok

1. Siapkan Wadah dan Alat
Cara membuat plamir tembok yang pertama adalah siapkan wadah yang bersih seperti ember atau baskom besar untuk mencampur bahan.
Siapkan juga alat pengaduk seperti sendok semen atau kayu panjang.
2. Campurkan Kalsium dan Air
Selanjutnya adalah masukkan kalsium ke dalam wadah terlebih dahulu.
Kemudian, tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga mendapatkan tekstur yang mirip pasta.
Jangan sampai terlalu encer atau terlalu kental.
3. Tambahkan Lem Putih
Setelah campuran kalsium dan air merata, tambahkan lem putih sesuai perbandingan.
Disaranrkan aduk menggunakan tangan tanpa alat sampai semua bahan tercampur dengan baik dan adonan terlihat halus.
Baca juga:
Cara Agar Cat Dinding Tidak Mengelupas Pakai Plamir Tembok. Terbukti Ampuh!
4. Cek Konsistensi
Pastikan adonan plamir tidak terlalu cair karena akan susah menempel di tembok, tetapi juga tidak terlalu tebal sehingga sulit diratakan.
Konsistensi yang ideal adalah plamir yang mudah diambil dengan sekop kecil dan bisa melekat sempurna di permukaan tembok.
5. Siapkan Tembok yang Akan Diplamir
Sebelum mengaplikasikan plamir, bersihkan dulu tembok dari debu, kotoran atau sisa cat lama.
Cara plamir tembok yang benar adalah memastikan permukaan tembok bersih agar membantu plamir menempel lebih baik.
6. Aplikasikan Plamir Tembok
Cara plamir tembok adalah menggunakan kape, sekop kecil, atau alat khusus untuk mengoleskan plamir secara merata di seluruh permukaan tembok.
Usahakan hasilnya tipis dan rata, sambil menutup setiap lubang atau retakan.
7. Tunggu Sampai Kering dan Amplas
Setelah plamir diaplikasikan, biarkan kering, yaitu sekitar beberapa jam hingga 1 hari tergantung kondisi cuaca.
Setelah benar-benar kering, amplas permukaannya agar lebih halus sebelum pengecatan.
Baca juga:
7 Cara Plamir Tembok yang Tepat. Cat Dinding Jadi Lebih Kuat dan Awet!
***
Semoga informasi cara membuat plamir tembok di atas bermanfaat.
Simak artikel menarik lainnya hanya di Panduan 99.co Indonesia.
Kunjungi www.99.co/id sekarang juga untuk menemukan hunian impian.
**Gambar header: Unsplash/Rodrigo Araya