10 Cara Membuat Tanah Humus Sendiri, Ternyata Mudah Dilakukan!

Last update: 6 Maret 2025 5 min read
Author:

Cara membuat tanah humus sendiri sangat penting untuk diketahui, terutama bagi kamu yang memiliki hobi bercocok tanam. 

Pasalnya, tanah humus memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah dapat meningkatkan kualitas tanah.

Hal tersebut tentunya berbanding terbalik dengan pupuk kimia yang digunakan secara berlebihan justru dapat merusak tanah atau bahkan meracuni lingkungan sekitar. 

Selain tanah humus, mungkin kamu juga sering mendengar istilah kompos.

Keduanya memang sama-sama berfungsi untuk menyuburkan tanah, tetapi memiliki perbedaan. 

Secara singkat, tanah humus adalah kompos yang terbentuk secara alami. 

Bisa dilihat dari materi organik seperti sisa hewan dan tumbuhan yang menumpuk di permukaan selama tahunan lalu mengalami proses pembusukan oleh mikroorganisme, hingga kemudian tanah terlihat berwarna gelap. 

Sedangkan kompos, biasanya dibuat oleh manusia dengan meniru proses terbentuknya humus, dengan waktu pembuatan yang lebih cepat, yakni sekitar 1 – 3 bulan.

Ya, tanah humus dan kompos memang memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. 

Namun, saat ini banyak orang yang lebih memilih menggunakan tanah humus karena dapat mempertahankan kesuburan tanah dalam jangka panjang. 

Agar lebih jelas, berikut cara membuat tanah humus sendiri yang mudah dilakukan. 

Cara Membuat Tanah Humus yang Mudah

cara membuat tanah humus sendiri
Sumber: Thespruce.com

1. Kumpulkan dedaunan

Cara pertama membuat tanah humus sendiri di rumah adalah dengan mengumpulkan daun, rumput, atau bahan sejenis lainnya. 

Jika sudah terkumpul, kamu bisa memasukkan bahan-bahan tersebut ke dalam wadah atau kantong.

Tak masalah jika kamu ingin mencampurkan antara dedaunan dan rumput segar maupun yang sudah kering. 

Baca juga: 9 Tanaman Hias dalam Rumah Cantik dan Minim Perawatan

2. Tambahkan kotoran hewan

Jika kamu punya peliharaan seperti anjing atau kucing, bisa manfaatkan kotorannya dalam campuran tanah humus ini.

3. Perhatikan Proporsi Bahan Organik

Supaya berhasil, kamu wajib untuk memperhatikan proporsi bahan organik yang digunakan.

Campuran tanah humus sebaiknya terdiri dari 30 sampai 50 persen bahan organik terurai. 

Ingat, jangan sampai bahan terlalu basah karena ini justru akan menyulitkan pertumbuhan akar karena tanah cenderung menjadi berlumpur dan lengket. 

Sebaliknya, jika terlalu kering ini dapat membuat tanah keras dan mudah retak.  

4. Tentukan lokasi untuk tanah humus

Untuk lokasi tanah humus, kamu bisa memilih tempat di belakang rumah, atau area yang agak terpencil, agar aman dari gangguan hewan dan lain sebagainya.

Gali tanah di area tersebut, lalu masukkan campuran yang tadi sudah dibuat di tahap satu dan dua ke dalam lubang. 

Basahi tumpukan sebelum akhirnya ditutup dengan dengan plastik atau terpal.

5. Lakukan pengecekan rutin

Tambahkan secara berkala bahan kompos yang berasal dari sampah seperti dedaunan atau rumput dan tanaman lainnya.

Kemudian, tutup lagi dengan lapisan tanah baru. 

Aduk tanah humus setiap satu atau dua minggu sambil tambahkan air ke tumpukan kompos untuk menjaganya tetap lembap.

Setelah 3 minggu, tanah humus ini siap kamu gunakan untuk jadi pupuk bagi tanaman di sekitar halaman rumah.

Terakhir, siramlah tanah yang bercampur humus dengan air.

Cara Membuat Tanah Humus dalam Jumlah Banyak

cara membuat tanah humus dengan em4
Sumber: Ecofarmingdaily.com

1. Siapkan peralatan

Peralatan yang dibutuhkan adalah sekop, penyemprot air dan cangkul.

Kemudian, siapkan juga wadah seperti ember, tali, mulsa plastik hitam atau kantung plastik, bambu atau material kayu hingga terpal.

2. Siapkan bahan

Untuk membuat tanah humus atau pupuk organik, bahan yang harus disiapkan antara lain air dan larutan EM4 yang bisa dibeli dari toko pertanian. 

Larutan ini bertujuan untuk mempercepat dan membantu proses pengomposan.

Kemudian siapkan dua jenis daun yaitu daun basah dan kering. 

Untuk daun basah, kamu bisa menggunakan jenis daun apapun.

Meski begitu, sebaiknya pastikan untuk memilih jenis daun segar yang sudah tua dan belum menguning.

Sedangkan untuk daun kering gunakan yang masih bersih.

Tak hanya dedaunan, bahan lain yang harus disiapkan adalah tanah untuk pelapis.

3. Buat media pengomposan

Sebagai informasi, lahan atau ruang untuk menempatkan media pengomposan harus dalam kondisi lembap dan tidak boleh terkena sinar matahari langsung.

Jika memungkinkan, pilih area yang berukuran luas dan mudah dijangkau karena nantinya kamu harus mengecek secara rutin. 

Media pengomposan bisa dibuat dengan mulai membuat tempat berbentuk kota dari kayu atau bambu dengan ukuran 1 x 2 x 1 meter serta memiliki penutup.

Setelah itu buatlah kantung pengomposan dari mulsa plastik hitam dengan yang ukuran sama dengan media pengomposan.

Jangan lupa untuk membuat lubang-lubang kecil di bagian bawah plastik untuk menyaring air dan lubang di bagian samping supaya udara bisa masuk dengan baik. 

4. Buat lapisan

Cara membuat tanah humus selanjutnya adalah dengan memasukkan sedikit tanah sebagai pelapis pada media pengomposan.

Setelah itu masukkan dedaunan yang sudah dicincang dan lapisi atas daun dengan sedikit tanah. Ulangi tahap ini hingga daun habis. 

Selanjutnya padatkan daun dan tanah menggunakan sekop, barulah siram dengan cairan EM4 yang sudah dilarutkan dengan air.

Terakhir, tutup bagian atas menggunakan plastik ataupun terpal dengan rapat lalu biarkan selama setidaknya 6 minggu.

5. Perawatan dan pemeliharaan

Langkah terakhir, selalu cek kondisi media pengomposan di mana kamu harus pastian suhunya tetap lembab dan sirkulasi udara berjalan lancar.

Untuk menjaga kelembapan bantu dengan menyemprotkan sedikit air secara rutin, misalnya seminggu sekali, lalu aduk menggunakan sekop untuk meratakan proses pengomposan.

Tanda bahwa tanah humus atau pupuk kompos siap digunakan adalah jika saat membuka tutup media pengomposan, kamu akan mencium bau busuk dan tekstur pupuk sudah menyerupai tanah.

Penting untuk dicatat, menggunakan ke tanaman, saringlah terlebih dahulu untuk memisahkan kotoran ataupun material yang masih menggumpal.

Baca juga: Cara Membuat Lubang Biopori di Rumah. Mudah dan Murah!

Demikian ulasan mengenai cara membuat tanah humus sendiri di rumah.

Semoga bermanfaat!

 

Penulis di 99 Group. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.